$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Pria Penganiaya Perawat Keringat Dingin Minta Maaf ke Korban, Istri Malah Tulis Cacian Ini di Medsos

INDONESIAKININEWS.COM -  Kemarin sangar menganiaya perawat RS Siloam Palembang, JT kini hanya bisa tertunduk lesu. Dalam konferensi pers yan...



INDONESIAKININEWS.COM - Kemarin sangar menganiaya perawat RS Siloam Palembang, JT kini hanya bisa tertunduk lesu.

Dalam konferensi pers yang digelar Polrestabes Palembang pada Sabtu (17/4/2021), JT mengurai alasan tega menganiaya perawat CRS.

Sebelumnya diwartakan, aksi kekerasan yang dilakukan JT terhadap seorang perawat, CRS terjadi pada Kamis (15/4/2021).

Berdasarkan hasil visum, perawat CRS mengalami luka memar di bagian mata kiri dan bengkak di bagian bibir.

Tak hanya luka fisik, perawat CRS juga mengalami trauma akibat dianiaya oleh JT.

Tak menunggu waktu lama, JT pun akhirnya ditangkap pihak kepolisian.

Dengan wajah tertunduk malu, JT pun langsung digiring petugas dari Ruang Reskrim menuju aula depan Polrestabes Palembang.

Saat digiring sekali-kali dengan wajah tegangnya JT mengusak kening yang terlihat mengeluarkan keringat.

JT lantas mengurai permintaan maaf dengan keringat dingin yang ia rasakan.

"Mau kemana ini pak," tanya JT kepada petugas dilansir dari Sripoku.

"Mau rilis nanti, jawab saja yang bener saat wartawan tanya, " timpal petugas kepada JT.

Usai perkaranya di gelar, JT pun mengakui perbuatannya salah dan mengaku tersulut emosi saat itu.

"Saya saat itu tidak di TKP pak. Lalu ditelepon istri, yang mengatakan bahwa tangan anak saya keluar darah usai dilepas infus. Nah mengetahui hal itu saya langsung cepat -cepat menuju kamar ruang anak saya di 6026 lantai 6 RS Siloam Palembang," ungkapnya.

Melihat hal tersebut, JT melanjutkan bahwa emosinya pun langsung tersulut, memarahi korban dan memukulinya.

Hingga peristiwa ini pun diketahui perawat yang lain.

"Jujur pak saya saat itu merasa panik. Melihat anak saya tanggan mengeluarkan darah, saat itulah saya langsung memarahi korban dan memukulinya,' katanya.

Atas peristiwa ini, JT pun meminta maaf sebesar-besarnya kepada korban, keluarga korban, dan semua pihak RS Siloam.

"Saya saat itu panik, dan emosi sesaat. Jadi melihat anak saya begitu saya tepancing emosi. Sekali lagi saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada korban dan keluarga korban," ungkap JT singkat.

Istri JT Caci Maki Perawat CRS di Medsos

Sebelum sang suami diciduk polisi, perangai istri JT, Melisa sempat membuat khalayak geram.

Pasalnya, istri JT tampaknya tak merasa bersalah atas apa yang telah dilakukan sang suami terhadap perawat CRS.

Melisa malah menuduh sang perawat yang menganiaya anaknya.

Melisa bahkan memotret perawat CRS dengan menuliskan caption tuduhan berikut: "Pelaku penganiayaan pada anak saya".

Tak pelak, warganet menyerbu akun Instagram-nya, Jumat (16/4/2021).

Namun, Melisa membalas sambil menuduh korban berinisal CRS sebagai psikopat.

"Kira2 anakmu dibahayakan nyawanya kamu diam saja atau kamu melawan? Menghadapi seorang yg menurut saya perawat psikopat," balas @halomelisa21.

Saat itu, seorang pengguna mampir ke akun @halomelisa21 yang diduga milik istri JT seraya berkomentar mengecam tindakan JT.

Usai membalas, warganet ikut menyerang tanggapan @halomelisa21 yang menuduh tanpa bukti.

"Mangkonyo bik, men ado perawat lagi tindakan sesuai SOP diperhatike, ditengok, jgn galak muter balikke fakta ini," ujar @jodamlani.

(Makanya Bi, kalau ada perawat sedang bertindak sesuai SOP diperhatikan, ditengok. Jangan suka memutarbalikkan fakta ini)

"Ibu pikir RS sereceh itu nerima nurse ga berpengalaman dan punya gangguan mental alias psikopat?? Pasalnya jelas bu kalo nyerang duluan, pidana bu, apalagi ada bekas dan divisum," balas @i.love.ken.maudy.

Akunnya diserbu warganet, kini Melisa memilih mengunci akun Instagram-nya.

Video penganiayaannya terhadap perawat CRS viral, JT akhirnya diamankan pihak kepolisian.

Semalam, Jumat (16/4/2021), JT dijemput pihak kepolisian di rumahnya.

Video penangkapan JT pun tersebar di media sosial.

Termasuk dengan detik-detik sebelum JT dibawa pihak kepolisian.

Didatangi polisi malam-malam, JT langsung keluar rumah.

JT pun sempat melayangkan beberapa pertanyaan kepada polisi.

"Bawa barang enggak ?" tanya JT.

"Iya. Ganti pakaian ya," jawab aparat.

Tampak gelisah, JT sempat bolak-balik di depan rumahnya.

JT lantas memainkan ponselnya seraya menelepon seseorang.

Ia juga terlihat menghindari kamera dan menyembunyikan diri di belakang mobil.

Dikutip dari Tribunnews, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi, membenarkan penangkapan tersebut.

Ia mengatakan pelaku saat ini tengah di bawa ke Polrestabes Palembang.

"Nanti ya sabar kita masih di perjalanan menuju Polrestabes Palembang," ujarnya singkat, Jumat (16/4/2021).

Informasi yang dihimpun pelaku ditangkap di kawasan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.

Kronologi Penganiayaan Perawat

Peristiwa itu berawal saat JT pergi ke rumah sakit untuk menjemput anaknya yang sedang dirawat.

Lalu, JT melihat tangan anaknya berdarah setelah jarum infus dicabut oleh CRS.

Diduga, JT emosi dan memanggil korban ke kamar perawatan.

Setelah CRS datang, JT marah dan langsung menampar wajah korban.

Selain itu, CRS diduga dipaksa untuk bersujud oleh JT dan meminta maaf.

Dari video yang beredar, rekan-rekan korban segera datang menenangkan JT dan juga membawa keluar CRS.
Sejumlah petugas keamanan rumah sakit pun segera datang masuk ke dalam ruang perawatan.

Kondisi Terkini Korban

Sementara itu, Direktur RS Siloam Palembang, dr Bona Fernando menyampaikan kondisi terkini perawat yang mengalami penganiayaan kemarin.

Bona mengatakan, saat ini kondisi memar yang dialami korban mulai berangsur membaik seperti di bagian bibir, tetapi untuk paha kondisinya masih lumayan memar.

"Yang di bibir sudah membaik, untuk di paha masih lumayan. Tapi hari ini saya belum cek lagi ya," ujarnya, Sabtu (17/4/2021).

Bone mengatakan, memar di bagian paha diduga karena tendangan pelaku terhadap perawat yang bersangkutan.

"Iya akibat tendangan. Sedangkan yang lain sudah membaik. Selain itu, kita ada tim psikolog dari RS yang mendampingi korban. Begitu juga rekan-rekan sejawat perawat juga banyak yang memberikan support ke beliau," jelasnya.

Sebab, pasca kejadian kondisi korban mengalami trauma psikis yang harus mendapatkan penanganan intensif.

Pihak RS pun telah memberikan waktu untuk yang bersangkutan beristirahat sembari mendapatkan pendampingan psikolog.

"Kita berikan waktu untuk Christina sampai siap bekerja kembali," ujarnya.


s: tribunnews.com


Name

Berita,14390,H,4,HUMOR,5,Internasional,159,Kesehatan,10,Nasional,14261,News,72,OPINI,76,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Pria Penganiaya Perawat Keringat Dingin Minta Maaf ke Korban, Istri Malah Tulis Cacian Ini di Medsos
Pria Penganiaya Perawat Keringat Dingin Minta Maaf ke Korban, Istri Malah Tulis Cacian Ini di Medsos
https://1.bp.blogspot.com/-ijTSUlwr8sw/YHrD4j0WTtI/AAAAAAAAKQc/BgzOcziHfN4CMbTur0AV5Y64cxRMZDKwQCLcBGAsYHQ/w640-h360/okeniha.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ijTSUlwr8sw/YHrD4j0WTtI/AAAAAAAAKQc/BgzOcziHfN4CMbTur0AV5Y64cxRMZDKwQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/okeniha.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/04/pria-penganiaya-perawat-keringat-dingin.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/04/pria-penganiaya-perawat-keringat-dingin.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy