$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Pengakuan Selengkapnya Ramadhini Sari, Bongkar Pesugihan Arisan Sosialita Tumbal Berondong

INDONESIAKININEWS.COM -  BELAKANGAN ini sedang viral video yang berisi pengakuan seorang wanita yang menceritakan soal arisan pesugihan sosi...



INDONESIAKININEWS.COM - BELAKANGAN ini sedang viral video yang berisi pengakuan seorang wanita yang menceritakan soal arisan pesugihan sosialita di kawasan Pondok Indah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Aparat kepolisian dari  Polsek Kebayoran Lama langsung turun tangan melacak kebenaran informasi itu.

Seperti dalam video yang beredar, wanita yang tak menyebutkan namanya itu mengatakan, bahwa dalam arisan itu terdapat acara ritual yang menumbalkan seorang manusia, tepatnya seorang brondong.

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Doni Bagus Wibisono mengaku baru mengetahui adanya video viral tersebut.

"Saya lacak dulu sejauh mana kebenarannya. Lagi ditelusuri. Nanti kita kabari perkembangannya," kata Donni saat dikonfirmasi, Rabu (30/6/2021), dikutip dari Tribunnews.com.

Menurut Doni, aparat butuh waktu dalam mengungkap video tersebut. 

Terbaru, Donni Bagus pun mengungkapkan bahwa telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.

"Ya, dipimpin Kanit Reskrim," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Donni Bagus Wibisono, Kamis (1/7/2021).

Donni belum membeberkan lebih jauh perihal tim khusus tersebut.

Dia mengatakan timnya masih bekerja mengumpulkan alat bukti dari informasi yang viral tersebut.

Terkait kemungkinan polisi memanggil pembuat video viral tersebut, Doni enggan berkomentar.

Dia menyebut hal itu masuk teknis penyelidikan pihaknya. "Nanti itu teknis. Saya nggak mungkin membeberkan. Itu hal teknis," ujar Donni.

Sebagaimana dalam pemberitaan sebelumnya, video yang dibuat dari aplikasi media sosial TikTok itu awalnya memuat pengakuan seorang wanita yang semula ditawari menjadi Master of Ceremony alias MC.

Perempuan tersebut mengaku awalnya ditawari bayaran untuk mengisi acara.

Kemudian tawarannya dinaikkan menjadi Rp10 juta per jam di acara arisan sosialita tersebut.

Setelah itu, kata wanita tersebut dalam pengakuannya mengatakan bakal ada pria muda alias berondong yang akan dijadikan tumbal untuk pesugihan.

“Di sini dia bilang berondong ini setuju untuk jadi tumbal, dan dia sempet bilang juga tenang aja jangan takut,” kata perempuan itu.

“Karena gue kepo di situ gue nanya ini buat pesugihan, terus dia jawab bener seperti pesugihan, terus gue nanya lagi kalau boleh tahu pesugihan untuk apa kak, awet muda, kecantikan, kekayaan, karir, dan lain-lain,” tutur perempuan itu.

Dia juga mengungkapkan jika acara itu digelar oleh sosialita kaya raya.

“Dan juga ini bener banget kayaknya memang sekte elit karena memang acaranya itu adanya juga di Jakarta Selatan, yang di mana itu adalah tempat rumahnya orang-orang kaya,” tambahnya.

Bila pengakuan dalam video ini benar, maka ini terbilang kasus pertama arisan dicampur pesugihan.

Dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), kriminalitas terkait pesugihan tercantum dalam Pasal 293 ayat (1). "Setiap orang yang menyatakan dirinya mempunyai kekuatan gaib, memberitahukan, memberikan harapan, menawarkan, atau memberikan bantuan jasa yang dapat menimbulkan penyakit, kematian, penderitaan mental atau fisik dipidana penjara paling lama lima tahun. Demikian dikutip dari artikel Tribun-Timur.com

Belakangan diketahui, sosok wanita master of ceremony (MC) yang membocorkan itu adalah Ramadhinisari.

Dia pun mengaku siap memberi bukti kepada polisi.

Sebab, dia tidak ingin dituding sebagai penyebar hoaks.

Minta Kalau Bisa Jangan Diperiksa Polisi: Ribet

Dia mengaku siap membeberkan bukti yang dikantonginya kepada polisi jika dibutuhkan.

Ramadhinisari juga mengaku bakal bersikap kooperatif jika dalam proses penyelidikan pihak kepolisian membutuhkan keterangannya.

"Kalau bisa jangan sampai ya karena urusannya jadi lumayan ribet kalau sampai ketemu polisi. Cuma kalau aku tidak memenuhi panggilannya takutnya aku kenanya hoax, jadi mau nggak mau," kata Ramadhinisari.

"Kalaupun misalkan dari pihak kepolisian minta keterangan atau gimana ya, aku paling menjelaskan dari yang ada aja sih. Karena maksudnya aku kan ada bukti konkret chating-an aku. Jadi maksudnya aku pun di media sosial ceritanya tidak melebihkan memang sesuai dengan si orang ini ceritakan gitu," kata Ramadhinisari lagi.

Menurut Ramadhinisari, dia tidak pernah punya niat untuk membuat heboh masyarakat saat mengunggah videonya tentang tawaran memandu acara arisan sosialita tersebut.

Dia mengaku ingin membuat rekan sejawatnya lebih waspada terhadap tawaran serupa.

Arisan yang dia ceritakan via video TikTok itu disebut bertumbalkan manusia berondong.

Kronologi Ditawarkan Jadi MC Arisan Ritual Tumbal Berondong
Ramadhinisari kemudian menjelaskan awal mula mendapatkan tawaran menjadi master of ceremony (MC) di acara tersebut.

Dia mengaku awalnya mendapat direct message di Instagram dari seorang pria terkait pekerjaan tersebut.

Tidak berselang lama, Ramadhinisari kemudian menjalin komunikasi dengan seorang perempuan untuk negosiasi harga jika bersedia memandu acara tersebut.

Dalam proses itu, calon kliennya ini secara terang-terangan membeberkan susunan acara yang menyelipkan adanya ritual penumbalan tersebut.

"Aku sempat nanya gini, 'Rundown-nya gimana, Kak?" Aku tuh nanyain rundown mulu kan karena dia tuh ceritanya acara.

Akhirnya kata dia, 'Aku ceritakan yang eksekusinya dulu ya, Sis, biar kamu nggak kaget,' gitu," terang Ramadhinisari.

Menurut Ramadhinisari, karena curiga akan susunan acaranya, dia pun belum memberikan jawaban untuk setuju menerima pekerjaan calon kliennya. Namun, pada bulan lalu, kliennya menyebut acara itu telah diundur.

"Sampai pada akhirnya dia konfirmasi bilang, 'Kak Dhini, acaranya diundur nggak jadi tanggal 19 Mei.' Waktu itu dia konfirmasinya di bulan Juni.

Tapi akhirnya udah deh nggak ada kabar lagi dan kayaknya ini bukan acara yang gimana. Akhirnya aku nggak respons dia lagi dan aku udah nggak kontak-kontak lagi," papar Ramadhinisari.

Ketika ditanya soal tanggapan kepolisian yang tengah mengusut informasi ritual penumbalan itu, Ramadhinisari menyambut terbuka.

Dia mengaku akan menjelaskan sesuai apa yang pernah dialaminya saat ditawari pekerjaan di acara 'aneh' tersebut.

"Kalaupun aku nggak siap, justru nanti aku disangkainmya penyebar hoax. Jadi kalau memang sampai harus ketemu polisi ya aku kan ada bukti, jadi aku menjelaskan yang sesuai aku alami aja gitu," terangnya.

Mengaku Rekannya Dapat Tawaran Serupa
Selain itu, dari percakapannya dengan sesama rekan profesinya, Ramadhinisari menyebut banyak rekan kerjanya yang juga pernah mendapatkan tawaran pekerjaan yang sama seperti yang telah dia beberkan di media sosial.

"Nah terus kenapa aku bikin konten TikTok karena ini banyak ditanyain juga ya rata-rata kenapa kok berani?

Jadi yang kejadian ini tuh bukan aku aja. Karena ada beberapa temen aku yang seprofesi entah itu MC, dancer, dan lain-lain juga ada yang up cerita yang sama," ujar Ramadhinisari.

"Maksudnya mereka ditawari job yang sama gitu. Nah aku tuh takutnya ini tuh oknum dari orang iseng yang misalkan ujung-ujungnya penipuan temen-temen entertain lain yang mengiyakan, makanya aku cerita," sambungnya.

Ramadhinisari menambahkan, dia menyambut terbuka jika polisi bakal mengusut kasus tersebut. Dia berharap ada kejelasan dari tawaran pekerjaan 'aneh' tersebut.

"Jadi ya nggak apa-apa sih kalau sampai gitu (dimintai keterangan polisi). Aku cerita sesuai dengan nyatanya aja mungkin kalau pihak kepolisian mengusut kalau pun itu oknum berarti kalau sampai ketahuan kan bagus juga ya. Jadi nggak ada temen-temen lagi yang kena penipuannya," katanya.

Hingga saat ini, Ramadhinisari mengaku belum ada pihak kepolisian yang meminta keterangannya.

Meski begitu, dia mengaku akan datang jika nantinya dipanggil untuk diklarifikasi polisi.

"Karena kalau pun aku nggak siap justru nanti aku disangkainnya penyebar hoax. Jadi kalau memang sampai harus ketemu polisi, ya, aku kan ada bukti jadi aku menjelaskan yang sesuai aku alami aja gitu," sebut Ramadhinisari.


s: tribunnews.com


Name

Berita,17599,H,113,HUMOR,7,Internasional,159,Kesehatan,15,Nasional,17469,News,732,OPINI,77,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Pengakuan Selengkapnya Ramadhini Sari, Bongkar Pesugihan Arisan Sosialita Tumbal Berondong
Pengakuan Selengkapnya Ramadhini Sari, Bongkar Pesugihan Arisan Sosialita Tumbal Berondong
https://1.bp.blogspot.com/-IH21FxhvWps/YN_-XB0T4iI/AAAAAAAAL2c/PSpxRhylkgUJNF7sUmdEKY2t1IO30R6nwCLcBGAsYHQ/w640-h358/050b1aa3cdfd2a482e907c37ddf671e0.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-IH21FxhvWps/YN_-XB0T4iI/AAAAAAAAL2c/PSpxRhylkgUJNF7sUmdEKY2t1IO30R6nwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h358/050b1aa3cdfd2a482e907c37ddf671e0.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/07/pengakuan-selengkapnya-ramadhini-sari.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/07/pengakuan-selengkapnya-ramadhini-sari.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy