$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Mengapa banyak saksi Hambalang meninggal misterius, sengaja dibun*h?

INDONESIAKININEWS.COM -  Pegiat media sosial Alifurrahman menyoroti keanehan banyaknya saksi kunci kasus korupsi Hambalang yang meninggal mi...


INDONESIAKININEWS.COM - 
Pegiat media sosial Alifurrahman menyoroti keanehan banyaknya saksi kunci kasus korupsi Hambalang yang meninggal misterius. Menurutnya, jika diperhatikan dengan seksama, kasus ini sangat mengerikan sekali.

Setidaknya dari sana dia menyinggung mengapa Demokrat saat ini mengklaim justru Pemerintahan mereka lebih baik dari pemerintahan Jokowi. Sementara tangan mereka disebut-sebut berlumuran darah.

Ini lagi-lagi terkait ada banyaknya cerita kematian misterius dan tak masuk akal. Seperti apa narasi yang disampaikan?

Cerita ngeri saksi Hambalang
Untuk menyegarkan ingatan, Alifurrahman lantas menjelaskan soal minimnya pengetahuan publik soal Hambalang. Ketika ini, orang hanya disebut tahu kalau Hambalang merupakan proyek mangkrak, bangunan seram, atau proyek yang melibas elite-elite partai Demokrat mulai dari ketua, sekjen, bendahara, kena semua. Atau juga melibatkan Menpora.

Padahal, kata dia, cerita hambalang ada cerita-cerita berdarah-darahnya. Ada kasus pembunuhannya. “Sebagian saksi-saksinya mati misterius, mati dibunuh,” kata dia di saluran Youtube 2045, dikutip Hops.id, Jumat 29 Oktober 2021.

Ali lalu menceritakan kisah awal ini dimulai dari kesaksian Lisa Lukitawati. Lisa adalah asistensi dari proyek hambalang. Dalam sebuah kesaksiannya, dia tiba-tiba mengaku bahwa dia diancam untuk dibunuh. Dia diancam banyak orang, salah satu yang mengancam adalah Bu Pur atau Sylvia Soleha.

Bu Pur ini adalah orang yang disebut-sebut kepercayaan yang bertugas menarik uang-uang korupsi dari beberapa pos. Dia adalah seorang istri dari seorang Kombes Pol. Bu Pur juga punya akses ‘ngeri’.


Dalam beberapa pernyataan, dia disebut begitu berkuasa sekali, yakni bisa menghubungi menteri, mengadukan menteri, dan bahkan menyuruh-nyuruh Polisi. Menurut saksi Lisa, dia ditemui Bu Pur dan mengancam agar tak membongkar soal aliran uang di kasus korupsi Hambalang.

“Bu Pur ini menemui Lisa dan bilang bahwa kalau kamu sampai membuka soal aliran uang, maka dia akan bernasib sama dengan Arif Gunawan atau Arif Gundul, Direktur CV Rifa Medika yang sudah meninggal lebih dulu. Dia (Arif) juga jadi saksi kunci kasus Hambalang,” katanya.

Sebelum Lisa datang bersaksi, Arif sebenarnya lebih dulu sempat menelepon Lisa, dia bilang jangan sampai dia buka rahasia. Sebab perasaannya ketika itu sudah sangat tidak enak terhadap Lisa.

Arif meninggal mendadak pada akhir 2012 dan dimakamkan di Yogyakarta.

Daftar saksi meninggal aneh
Dalam kesaksiannya Lisa tiba-tiba cerita kasus itu. Dan langsung meminta perlindungan pada siapapun.

“Itu waktu 2013, sekarang sudah 2021, entah apakah Lisa masih hidup atau enggak. Namun cerita ini sempat terdengar di ruang sidang,” katanya.

Soal peran, Lisa dan Arif disebutkan menyetor uang ke Bu Pur. Selain cerita dua orang di atas, ada nama Muchayat. Ketika Andi Mallarangeng ditangkap KPK, Rizal Mallarangeng yang ketika itu menjadi juru bicara kemudian membentuk tim investigasi independen.

Dan dari sana, mengarah ke satu kesimpulan, yakni Muchayat harus diperiksa. Tetapi baru diperiksa sekali, Muchayat kemudian ikut meninggal mendadak. Entah karena struk atau apapun, namun Ali bilang dia meninggal usai sekali memberi kesaksian.


Ada nama lain yakni Direktur Operasi PT Wijaya Karya Ikuten Sinulingga yang juga meninggal usai jatuh dari jembatan layang Cawang, Jakarta Timur. Dari beberapa keterangan, kematiannya terbilang janggal. Ada yang bilang bunuh diri, ada yang bilang terpeleset, dan kemungkinan dibunuh baik sengaja ataupun tidak.

“Dari pihak keluarga mencurigai ada aksi kriminal pembunuhan baik sengaja atau tidak sengaja. Itu dilihat dari tanda-tanda pada jam tangannya yang ikut sampai rusak dan sesobek itu,” katanya.

Lalu ada juga nama saksi Hambalang bernama Asep Wibowo, dia adalah Direktur Utama PT Metaphora Solusi Global, yang sakit terserang struk. Dia bersaksi sekali dipanggil KPK lalu meninggal.

“Dari cerita-cerita itu sangat mengerikan, bukan karena bangunan belum selesai, tetapi ada kematian-kematian aneh di sana,” katanya.

S:HopsID


Name

Berita,18528,H,134,HUMOR,7,Internasional,159,Kesehatan,21,Nasional,18393,News,896,OPINI,78,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Mengapa banyak saksi Hambalang meninggal misterius, sengaja dibun*h?
Mengapa banyak saksi Hambalang meninggal misterius, sengaja dibun*h?
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEiTXo-2tW9dv_FyfERruQ_pwAlKNORA3uqX469cFDyf7gSSaKVzsh3g6aoO9MpnH3n-OQqt0zzocdtniYbxhA8lW-vlLzU-1NKjwaGC0C4fT4kTTovANTT9wJNlvNhtoAiLAGZKKK6BpG4vEFjZWRW4yh997fhbSZ_ovOIL3Jv_ygXm8na-I3raPw3-Gw=w640-h360
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEiTXo-2tW9dv_FyfERruQ_pwAlKNORA3uqX469cFDyf7gSSaKVzsh3g6aoO9MpnH3n-OQqt0zzocdtniYbxhA8lW-vlLzU-1NKjwaGC0C4fT4kTTovANTT9wJNlvNhtoAiLAGZKKK6BpG4vEFjZWRW4yh997fhbSZ_ovOIL3Jv_ygXm8na-I3raPw3-Gw=s72-w640-c-h360
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/10/mengapa-banyak-saksi-hambalang.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/10/mengapa-banyak-saksi-hambalang.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy