$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Akhirnya Bos Robot Trading Hendry Susanto Jadi Tersangka, Ini Awal Mula Penetapan, Bermula dari Sini

INDONESIAKININEWS.COM -  Sosok Hendry Susanto jadi sorotan. Itu setelah ditangkapnya sejumlah Crazy Rich Tanah Air. Ini berkaitan dengan dun...



INDONESIAKININEWS.COM - Sosok Hendry Susanto jadi sorotan.

Itu setelah ditangkapnya sejumlah Crazy Rich Tanah Air.

Ini berkaitan dengan dunia trading.

Setelah Indra Kenz dan Doni Salmanan, kini Hendry Susanto yang ditetapkan jadi tersangka.

Ya Bos perusahaan pengelola robot trading aplikasi Fahrenheit, Hendry Susanto, ditangkap oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas kasus dugaan penipuan investasi.

Hendry telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Dia pun kini ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Kronologi penangkapan Kronologi penangkapan Hendry diungkap oleh Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Kombes Pol Ma'mun.

Senin (21/3/2022), pihak Bareskrim Polri memanggil Hendry untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus ini. Hendry pun datang memenuhi panggilan sekitar pukul 12.30 WIB.

"Kita panggil dia hari Senin, lalu yang bersangkutan memenuhi panggilan saya," kata Ma'mun dalam keterangannya, Rabu (23/3/2022).

Setelah dilakukan pemeriksaan, didapati temuan bahwa Hendry ternyata adalah bos dari perusahaan robot trading Fahrenheit.

Berangkat dari temuan tersebut, polisi menaikkan status Hendry menjadi tersangka dan langsung melakukan penangkapan pada Senin malam.

“Lalu sudah kita naikkan sidik, setelah kita periksa pendapat kita ini adalah bosnya. Ya sudah kita lakukan penangkapan,” terang Ma'mun.

Usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap, Hendry langsung ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Dia akan ditahan selama 20 hari ke depan. Kini polisi masih terus melakukan pendalaman terhadap Hendry untuk mencari pihak lain yang terlibat.

“Sementara belum kita temukan bos yang lain, nanti kita dalami dulu apakah ada keterkaitan dengan yang lain,” terang Ma'mun.

Ma'mun menambahkan, jumlah kerugian korban robot trading Fahrenheit ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.

“Dari 18 korban yang kita mintai keterangan (kerugian) baru ratusan miliar,” ucapnya.

Sebelum menangkap Hendry, Polda Metro Jaya lebih dulu menangkap empat pelaku robot trading aplikasi Fahrenheit yakni D, IL, DB, dan MF.

Tiga orang pelaku ditangkap di kawasan Taman Anggrek, Jakarta Barat. Sedangkan satu lainnya diamankan di Alam Sutera, Tangerang.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis, mengatakan, pelaku memiliki peran berbeda-beda.

"Perannya ada yang mengajak, ada yang admin, dan satu lagi itu pengelola website-nya," kata Auliansyah saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (20/3/2022).

Dari hasil pemeriksaan terhadap empat tersangka, kata polisi, terungkap bahwa Hendry menjabat sebagai direktur di PT FSP Akademi Pro yang merupakan perusahaan pengelola investasi ilegal Fahrenheit.

"Hasil pemeriksaan empat orang yang sudah kami amankan, menurut mereka dia direktur," ujar Auliansyah, Selasa (22/3/2022).

Dihentikan sejak Desember 2021

Fahrenheit adalah platform investasi berkedok robot trading kripto. Platform ini dikelola oleh PT FSP Academy Pro.

Adapun laman resmi PT FSP Academy Pro beralamatkan https://fspro.id telah diblokir dan tidak dapat diakses.

Meski begitu, arsip dari https://fspro.id masih dapat diakses melalui laman web archive.

Fahrenheit sendiri menawarkan autopilot trader yang memungkinkan trader atau konsumen bisa trading tanpa harus memperhatikan market dan berita, sebagaimana tertulis dalam lamannya.

Hal ini sesuai dengan klaim mereka sebagai perangkat lunak auto trading pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) pada pasar kripto.

Mereka juga mengklaim menghasilkan keuntungan secara konsisten dengan pengelolaan keuangan yang baik.

Dalam laman tersebut juga tercantum informasi PT FSP Academy Pro yang meresmikan kantor operasional pertamanya di Gedung New Soho Capital pada 9 Oktober 2021.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing mengatakan, telah menghentikan seluruh kegiatan robot trading Fahrenheit sejak tahun lalu, tepatnya pada Desember 2021.

“SWI sudah menghentikan kegiatan Fahrenheit pada Desember 2021,” ujarnya, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (20/3/2022).

Tongam mengimbuhkan, pihaknya menghentikan kegiatan robot trading tersebut lantaran melakukan kegiatan investasi ilegal.

“(Diberhentikan) karena melakukan kegiatan investasi ilegal,” imbuhnya.

Selain itu, Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan telah memblokir platfrom aplikasi Fahrenheit bersama 1.222 situs web lainnya, pada (2/2/2022).

Pemblokiran massal tersebut dilakukan lantaran ribuan situs web tersebut melakukan perdagangan berjangka komoditi ilegal dan permainan judi berkedok trading.

“Sepanjang 2021, Bappebti bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memblokir 1.222 domain situs website perdagangan berjangka komoditi tanpa izin dan judi berkedok trading,” tegas Plt.

Dari ribuan daftar panjang situs web yang diblokir tersebut, sebanyak 21 entitas dnegan alamat situs yang berbeda mengatasnamakan nama Fahrenheit atau PT FSP Academy Pro.

Beberapa alamat situs tersebut, di antaranya https://fspro.id/, https://fahrenheit.id/, http://fahrenheitbot.net/, dan https://fahrenheitbot.my.id/.

Usai Bappebti mengumumkan ribuan situs investasi bodong pada awal Februari lalu, para anggota investasi robot trading yang termasuk ke dalam daftar panjang tersebut mulai sadar. Begitu juga para anggota robot trading Fahrenheit.

Berdasarkan keterangan Sukma Bambang Susilo, kuasa hukum salah satu korban, yaitu Chris Ryan, jumlah korban yang ditanganinya mencapai 80 orang.

Kedelapan puluh orang tersebut mengaku menjadi korban penipuan investasi bodong berkedok robot trading aplikasi Fahrenheit. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Penangkapan Hendry Susanto, Bos Robot Trading Fahrenheit yang Kini Jadi Tersangka.

s; tribunnews.com



Name

Berita,23275,H,151,HUMOR,7,Internasional,946,Kesehatan,29,Nasional,22349,News,1358,OPINI,81,Seleb,3,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Akhirnya Bos Robot Trading Hendry Susanto Jadi Tersangka, Ini Awal Mula Penetapan, Bermula dari Sini
Akhirnya Bos Robot Trading Hendry Susanto Jadi Tersangka, Ini Awal Mula Penetapan, Bermula dari Sini
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEioLxbS8Ew1efygdUoCAkb9JHIbyyQ_w0L7_viiCa507MUyenF7i5SwjHqmVtFuM8TOevPSnXNburN34WksqRnYL2uggdOB6p6omG4FaeJ3Gmaiip61z85qNk_raE76vzHQ60cpC38dk8wXX0fgyXJeOXpSuz2E1U5CTH5nUgGZnaJoTcVuKTjvytThEw/w640-h360/73590ff51c7364a754b39f2650d5e2a9.webp
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEioLxbS8Ew1efygdUoCAkb9JHIbyyQ_w0L7_viiCa507MUyenF7i5SwjHqmVtFuM8TOevPSnXNburN34WksqRnYL2uggdOB6p6omG4FaeJ3Gmaiip61z85qNk_raE76vzHQ60cpC38dk8wXX0fgyXJeOXpSuz2E1U5CTH5nUgGZnaJoTcVuKTjvytThEw/s72-w640-c-h360/73590ff51c7364a754b39f2650d5e2a9.webp
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2022/03/akhirnya-bos-robot-trading-hendry.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2022/03/akhirnya-bos-robot-trading-hendry.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy