IndonesiaKiniNews.com - WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menggap wajar tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tinggi. Seb...
IndonesiaKiniNews.com - WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menggap wajar tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tinggi.
Sebab, menurut Fahri, saat ini belum diketahui siapa penantang Jokowi pada Pilpres 2019.
"Problemnya itu karena sama dengan Ahok, itu kan karena belum ada lawannya. Coba anda bayangkan, incumbent baik Ahok maupun Jokowi itu menikmati ketiadaan lawan, sampai sekarang itu yang miss dari semua survei-survei ini. Dia lupa bahwa incumbent belum ada lawan, Prabowo belum pasti," tuturnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/4/2018).
Menurut Fahri, Jokowi saat ini sedang menikmati popularitasnya sendiri, karena belum diketahui lawannya.
Menurut dia, bila penantang Jokowi telah resmi diketahui, maka tingkat kepuasan akan berubah.
Bahkan, kata Fahri, bukan hanya tingkat elektabilitas, konstelasi politik akan berubah, termasuk kemungkinan Jokowi tidak mendapatkan tiket pada Pilpres 2019.
"Dugaan saya bukan cuma bubar (koalisi), tapi enggak dapat tiket. Ini petanya goncang," katanya.
Fahri mengatakan, meski dicitrakan sebaik apa pun, ada satu permasalahan yang tidak bisa dijawab Jokowi, yakni belum lunasnya janji yang ia kampanyekan pada Pemilihan Presiden 2014 lalu.
"Karena gini loh, kita enggak bisa sembunyi faktanya bahwa Anda mau make up jokowi kayak apa pun, satu saja yang dia engak bisa jawab, kenapa semua janji pemilunya enggak dipenuhi? Enggak usah muter-muter cari argumen lain. Contohnya kayak trans Papua, Kalimantan, dan segala macam," paparnya.
Berdasarkan survei Litbang Kompas terbaru, kepuasan terhadap pemerintahan Jokowi mencapai 70,8 persen.
Sedangkan yang menyatakan tidak puas terhadap pemerintahan Jokowi hanya 29,2 persen.
sumber: tribunnews.com
