$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Usut Kasus Pembobolan Bank BNI, Bareskrim Periksa 11 Komplotan Maria Pauline Lumowa

INDONESIAKININEWS.COM -  Penyidik Bareskrim Polri bergerak cepat mengusut kasus pembobolan kas Bank BNI sebesar Rp 1,7 triliun dengan ters...

Kronologi Lengkap Kasus Maria Pauline, Pembobol BNI Rp 1,7 Triliun ...

INDONESIAKININEWS.COM - Penyidik Bareskrim Polri bergerak cepat mengusut kasus pembobolan kas Bank BNI sebesar Rp 1,7 triliun dengan tersangka Maria Pauline Lumowa.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya akan memeriksa saksi-saksi untuk melacak aset dan dana yang mengalir ke Maria Pauline Lumowa.

"Memeriksa saksi-saksi yang memperkuat tentang peran dan keterlibatan Maria Pauline Lumowa, dan kami tracing aset terhadap aliran dana yang masuk ke MPL (Maria Pauline Lumowa)," kata Komjen Sigit saat konferensi pers di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (10/7).

"Kami sudah melaksanakan (pemeriksaan) 11 saksi yang juga terpidana dalam kasus pembobolan Bank BNI," ujarnya. Dalam konferensi pers ini, Kabareskrim Sigit didampingi Karo Penmas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono dan Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika.

Tersangka Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia ke Indonesia pada Rabu (8/7), dan tiba di Indonesia pada Kamis (9/7).

Setibanya di Indonesia, Pauline langsung dibawa ke Bareskrim Polri.

Dalam kasus pembobolan kas Bank BNI Cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif, polisi menetapkan 16 orang sebagai tersangka termasuk Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu.

"Adrian dan 14 orang lainnya telah menjalani hukuman. Adrian melaksanakan hukuman seumur hidup, ada juga yang sudah dibebaskan dan ada yang sudah meninggal dunia," ujar Sigit.

Pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003, Bank BNI mengucurkan pinjaman senilai Rp1,2 triliun kepada PT Gramarindo Group yang dimiliki Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu.

Pada Juni 2003, pihak BNI yang curiga dengan transaksi keuangan PT Gramarindo Group mulai melakukan penyelidikan dan mendapati perusahaan tersebut tak pernah melakukan ekspor.

Dugaan L/C fiktif ini kemudian dilaporkan ke Mabes Polri, namun Maria Pauline Lumowa sudah lebih dahulu terbang ke Singapura pada September 2003 alias sebulan sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh tim khusus yang dibentuk Mabes Polri.

S. JPNN 


Name

Berita,7241,HUMOR,3,Internasional,129,Nasional,7151,News,57,OPINI,73,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Usut Kasus Pembobolan Bank BNI, Bareskrim Periksa 11 Komplotan Maria Pauline Lumowa
Usut Kasus Pembobolan Bank BNI, Bareskrim Periksa 11 Komplotan Maria Pauline Lumowa
https://asset.kompas.com/crops/XFI3RCQEIk-M3CispobpIPGnteA=/0x0:1082x721/750x500/data/photo/2020/07/09/5f06a5876912b.jpeg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2020/07/usut-kasus-pembobolan-bank-bni.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2020/07/usut-kasus-pembobolan-bank-bni.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy