$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Ahok Buka-bukaan Soal Gajinya Jadi Komisaris Pertamina di Mata Najwa, Hingga Singgung Bonus Bos Pertamina Senilai RP 25 Miliar

INDONESIAKININEWS.COM -  Basuki Tjahaja Purnama atau yang beken dipanggil Ahok blak-blakan soal gajinya di PT Pertamina (Persero). Suami Pup...

Ahok Dipilih Benahi Kekacauan yang Disebabkan Pertamina

INDONESIAKININEWS.COM - 
Basuki Tjahaja Purnama atau yang beken dipanggil Ahok blak-blakan soal gajinya di PT Pertamina (Persero).

Suami Puput Nastiti Devi saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Kepada Najwa Shihab, Ahok berterus terang jika gajinya di Pertamina saat ini sebesar Rp 170 juta per bulan.

"Rp 170 juta lah kira-kira," kata Ahok seperti dikutip dari akun Youtube Najwa Shihab.

Gaji yang diterima Ahok ini belum termasuk bonus tantiem. 

Kepada Najwa Shihab, Ahok tidak menyebut nilai bonusnya saat ini.

Tapi Ahok memberi gambaran, dulu bonus tantiem Dirut Pertamina saja bisa mencapai Rp 25 miliar.

Itu baru bonus direktur utama, bagaimana kalau Komisaris Utama? Wow!

Bonus tantiem adalah bonus yang diberikan berdasarkan pencapaian kinerja perusahaan.

Bonus ini baru diberikan apabila perusahaan berhasil mencatatkan laba.

Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina pada November tahun lalu.

Penunjukkan itu bersamaan dengan perubahan di posisi direksi.

Emma Sri Martini, eks direktur utama Telkomsel, ditunjuk menjadi Direktur Keuangan Pertamina menggantikan Pahala Nugraha Mansury.

Pahala sendiri bergeser menjadi dirut PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pahala dibantu oleh Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama BTN.

Ditunjuk Erick Thohir, Ini Tujuan Ahok Masuk Pertamina

Ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir dan digaji Rp 170 juta, Ahok akhirnya ungkap misinya masuk Pertamina.

Pengangkatan Ahok sebagai komisaris utama di BUMN minyak dan gas itu awalnya sempat menuai sorotan sebab dia sosok kontroversial.

Terlepas dari itu, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meminta kepada siapapun untuk tak mencoba korupsi di perusahaan minyak plat merah itu.

Sebab, saat ini, kata Ahok, Pertamina telah menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ) untuk mengamati keuangan perusahaan tersebut.

“Jadi sekarang kita ada MoU dengan KPK. KPK setiap saat bisa minta data apa saja dengan kita. Kita mau kejar PPATK. Jadi sekali lagi siapapun yang mau korup di Pertamina, hati-hati, Anda nikmati, kami akan lacak Anda melalui PPATK,” ujar Ahok dalam akun YouTube resmi Pertamina yang dikutip Kompas.com, Senin (3/8/2020).

Ahok mengaku akan berupaya membuat Pertamina semakin transparan.

Dia tak ingin ada lagi yang ditutup-tutupi.

“Saya katakan enggak ada rahasia di sini (Pertamina), semua terbuka. Nah ini yang kita lakukan sekarang. Dan yang paling penting bagi saya, insan Pertamina harus yakin atas Pertamina, harus memiliki Pertamina,” kata Ahok.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, dirinya ditempatkan di Pertamina agar perusahaan tersebut lebih baik ke depannya.

Atas dasar itu, dia mengingatkan agar jangan ada lagi orang yang berniat ingin merusak perusahaan minyak dan gas pelat merah tersebut.

“Kan saya ditaruh di sini untuk menyelamatkan uang Pertamina. Saya digaji untuk menyelamatkan uang Pertamina. Ya sudah saya akan berupaya untuk lakukan. Walaupun kalian bisa main politik macam-macam, saya kan orang politik, main politik sama saya mah sudah biasa,” ucap dia. 

Ahok ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina oleh Menteri BUMN Erick Thohir November 2019.

Ahok didampingi Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin sebagai Wakil Komisaris Utama PT Pertamina.

Erick Thohir memilih Ahok lantaran menganggap mantan Gubernur DKI Jakarta itu mempunyai kemampuan pengawasan yang baik.

Penunjukkan Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina sendiri terjadi di tengah penolakan sejumlah pihak.

Sebab, ia pernah berstatus sebagai narapidana dan kini ia merupakan kader PDIP.

Gaji Rp 170 Juta

Selain mengungkapkan misi dirinya membebaskan Pertamina dari praktik korupsi, Ahok juga pernah menyebutkan berapa besar gajinya kini sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Dalam siaran langsung Instagram @kickandyshow, Sabtu (27/6/2020) malam, Ahok secara terbuka menyebutkan gajinya sebagai Komut Pertamina cukup besar dibandingkan saat dia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sebagai Komut Pertamina, dia mendapatkan gaji Rp 170 juta per bulan.

"Kalau gaji, gedean komisarislah. Jauh (dibanding sebagai gubernur). Kalau di Pertamina kita bisa dapat Rp 170 juta gaji," ujar dia.

Namun, Ahok mengaku bahwa lebih enak menjadi gubernur atau kepala daerah, jika ukurannya adalah pengaruh dan kewenangan.

Menurut dia, keuntungan menjadi gubernur tak lain karena bisa menolong orang banyak.

"Jadi gubernur lebih enak karena bisa menolong orang banyak," kata Ahok dalam siaran langsung Instagram itu.

Dia mengemukakan, saat menjadi gubernur dia memiliki dana operasional sebesar Rp 3 miliar yang bisa dibagikan kepada masyarakat miskin, langsung ke rekening mereka masing-masing.

Bantuan diutamakan untuk menyelesaikan masalah ijazah yang ditahan sekolah karena adanya tunggakan pembayaran sekolah.

Bahkan dana operasional gubernur itu bisa bertambah jadi Rp 4 miliar jika tak memiliki wakil gubernur.

"Saya punya dana operasional Rp 3 miliar langsung dibagi ke warga miskin ke rekening dia masing-masing. Kalau tanpa gubernur bisa Rp 4 miliar," katanya mengungkapkan Berbeda halnya ketika menjadi Komut Pertamina.

Dana operasional semacam itu tidak dimiliki.

Berikut susunan dewan komisaris Pertamina saat ini:

1. Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama

2. Wakil Komisaris Utama Budi Gunadi Sadikin

3. Komisaris Ego Syahrial

4. Komisaris Condro Kirono

5. Komisaris Isa Rachmatarwata

6. Komisaris Alexander Lay

7. Komisaris David Bingei.

S. Tribunnews 


Name

Berita,8430,HUMOR,5,Internasional,149,Kesehatan,1,Nasional,8320,News,66,OPINI,73,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Ahok Buka-bukaan Soal Gajinya Jadi Komisaris Pertamina di Mata Najwa, Hingga Singgung Bonus Bos Pertamina Senilai RP 25 Miliar
Ahok Buka-bukaan Soal Gajinya Jadi Komisaris Pertamina di Mata Najwa, Hingga Singgung Bonus Bos Pertamina Senilai RP 25 Miliar
https://img.gesuri.id/img/content/2019/12/11/57076/ahok-dipilih-benahi-kekacauan-yang-disebabkan-pertamina-01gbj3FoeF.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2020/08/ahok-buka-bukaan-soal-gajinya-jadi.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2020/08/ahok-buka-bukaan-soal-gajinya-jadi.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy