$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Kapolda: Massa Aksi 1310 Tolak Omnibus Law Hanya 1.000 Orang

INDONESIAKININEWS.COM -  Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana mengatakan pihaknya siap mengamankan aksi demonstrasi tolak  Und...



INDONESIAKININEWS.COM - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana mengatakan pihaknya siap mengamankan aksi demonstrasi tolak 

Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja yang digelar Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI pada Selasa (13/10) besok.

Terdapat tiga ormas besar tergabung dalam aliansi tersebut, yakni Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Nana mengaku pihaknya telah menerima surat pemberitahuan aksi 1310 tolak Omnibus Law Cipta Kerja. Ia menyebut aksi tersebut hanya diikuti oleh 1.000 orang.

"Pemberitahuan sudah, massanya hanya 1.000. Tinggal tunjukkan apakah mereka 1000 atau bukan," kata Nana di Polda Metro Jaya, Senin (12/10).

Nana tak membeberkan berapa personel yang akan pihaknya kerahkan untuk mengamankan unjuk rasa tersebut. Jenderal bintang dua itu hanya menyebut pihaknya siap mengamankan jalannya aksi 1310 tersebut.

"Intinya kita menyesuaikan dengan jumlah massa, kita untuk anggota dalam hal ini Polri-TNI sudah siap mengamankan aksi unjuk rasa. Kita akan kawal. Kita akan amankan," ujarnya.

Meskipun demikian, kata Nana, pihaknya akan memperketat pengamanan di sekitar Istana Negara, Jakarta. Pasalnya, rencana aksi demo yang digelar FPI Cs tersebut akan digelar di Istana Negara.

"Khusus untuk di Istana tentunya kami maksimalkan untuk pengamanannya," katanya.

Ajak KAMI Bergabung
Komandan Lapangan aksi 1310 Tolak Omnibus Cipta Kerja, Abdul Qadir mengatakan pihaknya sudah menyerahkan surat pemberitahuan aksi besok, Selasa (13/10). Surat diserahkan oleh Koordinator Lapangan aksi, Damai Hari Lubis (DHL) sejak Jumat (9/10) lalu.

"Surat oleh DHL. Sudah diserahkan. Surat pemberitahuan untuk aksi hari Jumat," ujar Qadir saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (12/10).

Qadir memperkirakan 1.000 orang akan turun dalam aksi 1310. Mereka berasal dari puluhan organisasi masyarakat (ormas) Islam, seperti FPI, PA 212, hingga GNPF Ulama.

Menurut Qadir, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) pimpinan Din Syamsuddin untuk bergabung dalam aksi tersebut.

Namun, ia belum bisa memastikan apakah KAMI juga akan bergabung dalam aksi tersebut. Qadir menyebut aksi akan digelar di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

"KAMI juga mengizinkan. Belum menghubungi KAMI, dari orang sana ada sudah menghubungi semua," kata Qadir.

Qadir menyebut aksi tersebut menjadi rangkaian aksi menolak Omnibus Law yang sudah dilakukan kelompok buruh dan mahasiswa. Ia mengaku sengaja tak bergabung dengan buruh dan mahasiswa agar aksi menolak Omnibus Law tetap berlanjut.

Selain menyuarakan penolakan Onibus Law Cipta Kerja, kata Qadir, pihaknya juga akan menyuarakan penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan komunisme.

"Terus yang ketiga mohon maaf, yang jelas semua masalah urusan ini dari China Komunis, semua urusan ini jadi masalah, entah itu dari semua perubahan hukum dan lain-lain banyak masalah dari sana," ujarnya.

Sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Heru Novianto mengatakan unjuk rasa FPI CS tersebut hanya akan diizinkan digelar di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, kawasan Monas, Jakarta Pusat.

"Kami tidak akan (memberikan izin) di depan Istana, tapi hanya di sini saja (sekitar patung kuda)," kata Heru kepada wartawan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (12/10).

Aksi unjuk rasa bakal dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Foto seruan Aksi 1310 beredar di media sosial. Dalam foto poster tersebut tertulis "Aksi 1310" Aksi tolak UU Ciptaker/Cilaka. Dalam poster juga terdapat sejumlah tuntutan, yakni selamatkan NKRI dan kaum buruh, tolak RUU HIP/BPIP dan bubarkan BPIP.

Demonstrasi menolak pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja sudah dilakukan terlebih dahulu oleh sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari kalangan buruh, tani, mahasiswa, pelajar dan lain sebagainya pada pekan lalu. Namun, demo tersebut berakhir ricuh di sejumlah daerah

Sumber : cnnindonesia


Name

Berita,8606,HUMOR,5,Internasional,152,Kesehatan,1,Nasional,8493,News,66,OPINI,74,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Kapolda: Massa Aksi 1310 Tolak Omnibus Law Hanya 1.000 Orang
Kapolda: Massa Aksi 1310 Tolak Omnibus Law Hanya 1.000 Orang
https://1.bp.blogspot.com/-1wShYqpslh4/X4cD2GqlAUI/AAAAAAAACyU/jx8T6tPmcNsMtpvjpde2GpXPMDbIG7F4ACLcBGAsYHQ/w640-h426/images%2B%25288%2529.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-1wShYqpslh4/X4cD2GqlAUI/AAAAAAAACyU/jx8T6tPmcNsMtpvjpde2GpXPMDbIG7F4ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h426/images%2B%25288%2529.jpeg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2020/10/kapolda-massa-aksi-1310-tolak-omnibus.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2020/10/kapolda-massa-aksi-1310-tolak-omnibus.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy