$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Pandji Pragiwaksono: Mohon Maaf, tapi…

INDONESIAKININEWS.COM -  Pandji Pragiwaksono tengah menjadi sorotan dan pergunjingan publik. Itu setelah ia membandingkan FPI dengan Nahdlat...



INDONESIAKININEWS.COM - Pandji Pragiwaksono tengah menjadi sorotan dan pergunjingan publik. Itu setelah ia membandingkan FPI dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Pandji mengatakan, bahwa FPI jauh lebih dekat dengan masyarakat dan selalu ada saat dibutuhkan masyarakat.

Sedangkan dua ormas Islam terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah tidak seperti itu.
 
Hal itu lantas membuat Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid angkat suara.

Bahkan, Muannas menyebut Pandji sebagai komedian karbitan

“Ini tuduhan, kemaren ada Haikal Hassan terus Mbak You, sekarang komedian karbitan,” ujar Muannas dikutip dari akun Twitter pribadinya.

Muannas menyatakan, perbandingan yang dilakukan Pandji itu tidak sepadan.

Sebab, baik NU dan Muhammadiyah, sudah tak terbilang lagi jasanya untuk kemerdekaan dan pembangunan di tanah air.

“Jasa NU dan Muhammadiyah terhadap bangsa ini besar tak sepadan dibanding FPI,” sambungnya.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu meminta Pandji segera meminta maaf kepada NU dan Muhammadiyah.

“Jadilah komedian yang baik, jangan komentarin dan menghukumi sesuatu yang anda @pandji tidak ketahui, dzolim Anda,” tegasnya.

Muannas juga menyatakan bahwa NU dan Muhammadiyah sangat berjasa ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dan kehidupan masyarakat.

“Saran saya untuk para pembohong dan pengadu domba sebaiknya MINTA MAAF kepada ke-2 ormas Islam terbesar tersebut,” sambungnya.

Melalui akun Twitter pribadinya, Pandji Pragiwaksono pun membalas cuitan Muannas.

“Mohon maaf, tapi blom ditonton ya sumber video yang dijadikan kutipan?” balas Pandji.

Ia kembali menekankan bahwa hal itu bukan pernyataannya sendiri.

“Saya blang bahwa itu ucapan Sosiolog, Pak Thamrin Tomagola waktu saya interview beliau di Hard Rock FM Jakarta awal 2012,” sambungnya.




Untuk diketahui, pernyataan Pandji Pragiwaksono itu ada dalam video wawancara virtual antara dirinya dengan dua mantan anggota FPI, Rabu (20/1/2021).

Dalam video tersebut, Pandji menyatakan, pembubaran FPI itu bukan langkah tepat karena hanya akan melahirkan bentuk ormas yang berbeda.

“Ngebubarin itu percuma, karena nanti akan ada yang lain lagi, Front Pejuang Islam atau lainnya. Ngebubarin percuma kaya nutup situs bokep, entar juga kebuka lagi ga ada ujungnya gitu,” ujar Pandji.

Menurutnya, banyak simpatisan FPI di tengah masyarakat, utamanya dari kalangan bawah.

Itu karena FPI selalu ada ketika masyarakat kalangan bawah meminta bantuan.

Kata Pandji Pragiwaksono, pendapat itu dia dengar dari Sosiolog Thamrin Amal Tomagola ketika diwawancarainya di Hard Rock FM Jakarta tahun 2012 lalu.

“FPI itu dekat dengan masyarakat. ini gue dengar dari Pak Thamrin Tomagola, dulu tahun 2012,” ujarnya.

Pandji lantas menceritakan, misalnya ada anak mau masuk di sebuah sekolah, tapi tidak bisa masuk, biasanya orang tuanya mendatangi FPI untuk minta surat.

Selanjutnya, FPI membuatkan surat yang kemudian dibawa orang tuanya untuk diserahkan kepada pihak sekolah.

“Itu anak (akhirnya) bisa masuk, terlepas dari isi surat itu menakutkan atau tidak, tapi nolong warga gitu,” ujar Pandji.

Pandji melanjutkan, FPI terkenal dan disukai di masyarakat kalangan bawah ketika para elit dari ormas Islam besar, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah jauh dari masyarakat.

“FPI itu hadir gara-gara dua ormas besar Islam (NU dan Muhamamdiyah) jauh dari rakyat. Mereka elit-elit politik,” ucap Pandji.

“Sementara FPI itu dekat (dengan masyarakat). Kalau ada yang sakit, ada warga yang sakit mau berobat, ga punya duit, ke FPI,”

“Kadang-kadang FPI ngasih duit, kadang FPI ngasih surat. suratnya dibawa ke dokter jadi diterima,” ujarnya.

Pandji melanjutkan, menurut Tamrin Tomagola, pintu ulama-ulama dari kalangan FPI selalu terbuka untuk membantu masyarakat yang sedang kesusahan.

Sementara NU dan Muhammadiyah, terlalu elitis, sehingga masyarakat enggan untuk mendekat.

“Kata Pak Tamrin Tomagola, pintu rumahnya ulama-ulama FPI kebuka untuk warga, jadi orang kalau mau datang bisa.”

“Nah, yang NU dan Muhammadiyah yang terlalu tinggi dan elitis, warga tuh ngga kesitu, warga justru ke FPI. Makanya mereka pada pro FPI, karena FPI ada ketika mereka butuhkan,” ungkap pria 41 tahun ini.

Menurutnya, jika pemerintah tidak mau melihat FPI eksis, maka harus menyelesaikan masalah sosial lingkungan.

“Makanya gue bilang, bubarin FPI itu gampang tapi gak menyelesaikan masalahnya karena FPI menyediakan bantuan ketika rakyat lagi butuh selama elu ga kasi bantuan ketika rakyat lagi butuh, maka rakyat akan cari ormas lain untuk dapat bantuan,” ucap Pandji.

“Jadi kalau lu ga mau ormas itu tambah gede, tambah kekuatan, ya elu harus bisa menyelesaikan masalah sosial di lingkungan elu.”

“Karena ketidak kepedulian lu terkait pemasalahan sosial, akan berbalik dalam bentuk pemasalahan sosial lagi,” ujarnya lagi.



 

S: Pojoksatu


Name

Berita,13783,H,2,HUMOR,5,Internasional,159,Kesehatan,9,Nasional,13655,News,72,OPINI,76,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Pandji Pragiwaksono: Mohon Maaf, tapi…
Pandji Pragiwaksono: Mohon Maaf, tapi…
https://1.bp.blogspot.com/-ekfhlUVUydk/YAmS0Jeiq5I/AAAAAAAAJCk/6Xj8r9z0FLIJJOU3XwRaAlMV4gw5DyY8wCLcBGAsYHQ/w640-h340/Screenshot_2021-01-21-21-41-08-54.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ekfhlUVUydk/YAmS0Jeiq5I/AAAAAAAAJCk/6Xj8r9z0FLIJJOU3XwRaAlMV4gw5DyY8wCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h340/Screenshot_2021-01-21-21-41-08-54.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/01/pandji-pragiwaksono-mohon-maaf-tapi.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/01/pandji-pragiwaksono-mohon-maaf-tapi.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy