INDONESIAKININEWS.COM - Benarkah Anies Baswedan bakal kalah di Pilkada Jakarta nanti? Sosok ini minta Gubenur DKI Jakarta diganti berdasark...
INDONESIAKININEWS.COM - Benarkah Anies Baswedan bakal kalah di Pilkada Jakarta nanti? Sosok ini minta Gubenur DKI Jakarta diganti berdasarkan hasil survey
Beberapa waktu lalu masyarakat heboh membicarakan nama-nama bursa caln di Pilkada DKI. Sebelumnya diisukan pria yang diusung Prabowo dengan partainya Gerindra ini akan digantikan beberapa nama.
Meliputi Gibran Rakabuming Raka, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY), hingga nama Artis seperti Raffi Ahmad hingga Agnez MO.
Namun kini Anies Baswedan patut berjaga jaga, pasanya berdasarkan hasil Riset Media Survei Nasional ( Median), cukup tinggi jumlah masyarakat Jakarta yang ingin sang Gubenur selesaikan masa jabatan tahun ini.
Direktur Median Ade Irfan Abdurrahman menyatakan sekitar 38 persen masyarakat Jakarta inginkan tokoh lain jadi Gubernur DKI Jakarta periode selanjutnya.
Meski begitu, mayoritas masih menginginkan Anies Baswedan tetap memimpin ibukota Jakarta.
"Yang ingin diganti tokoh lain di angka 38,0 persen," ujar Ade dalam konferensi pers secara virtual, Senin (15/2/2021).
Kata dia, hasil survei itu merupakan jawab responden atas pertanyaan 'Apakah sebaiknya Anies kembali maju menjadi Gubenur DKI Jakarta atau digantikan tokoh lain?'.
Sementara warga yang tetap menginginkan Anies tetap menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta lebih banyak.
"Publik yang ingin Anies maju kembali sebagai Gubernur DKI Jakarta sebesar 48,0 persen," kata Ade.
Sisanya 14 persen absen atau tidak memilih.
Selain itu, pihak Median juga merilis tingkat kepuasan terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta di bawah Anies, memuaskan.
30,0 persen menjawab tidak puas, 2,5 persen menjawab sangat tidak puas, dan 15,0 persen tidak menjawab.
Survei tersebut dilakukan dengan cara face to face interview dengan target survei adalah warga Jakarta yang memiliki hak pilih.
Survei dilakukan dengan teknik multistage random sampling dan proporsional terkait komposisi populasi dan gender.
Untuk diketahui, sampel yang dipakai adalah 400 responden dengan margin of error sebesar +/- 4,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei tersebut digelar pada 31 Januari-3 Februari 2021.
Ade mengaku survei itu didanai dengan anggaran milik Median dari sisa dana survei-survei yang dilakukan sebelumnya.
"Survei ini kami danai sendiri dan kami gunakan dana lebih dari survei-survei kami sebelumnya," ujar Ade.
(RASNIGANI/TRIBUNTIMUR - KOMPAS.COM)
