$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Era Jokowi, Satu Persatu Preteli Aset Milik Keluarga Cendana, Titiek: Granadi Enggak Bisa Disita

INDONESIAKININEWS.COM -  Pemerintah mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita (YHK) milik Kelua...



INDONESIAKININEWS.COM - Pemerintah mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita (YHK) milik Keluarga Cendana.

Dua tahun sebelumnya, yayasan lain milik Keluarga Cendana juga menjadi sorotan terkait aset-asetnya yang disita oleh pemerintah.

Sederet aset Presiden ke-2 Soeharto dan keluarga, satu per satu sudah di tangan negara.
Sebagian disita lantaran terkait kasus hukum.

Sisanya diambil alih pengelolaannya. Semua dilakukan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2018 silam.

Dua Aset milik keluarga Cendana itu kini diambil alih negara, yakni Gedung Granada yang beralamat Jl.Hr.Rasuna Said Jakarta Selatan dan Vila Mega mendung.

Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu, Tri Wahyuningsih, menjelaskan bahwa bukan Kemenkeu ataupun DJKN yang melakukan pengambilalihan. Melainkan, Jaksa Agung dengan mekanisme sita eksekusi.

Saat ini dua aset milik Keluarga Cendana masih ditangani Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Negeri Cibinong

Setelah proses penyitaan itu selesai, baru akan dikelola oleh DJKN.

"Kalau itu sudah proses, baru nanti akan dikelola oleh DJKN". ujar Wahyuni.

Saat ini keduanya, posisinya disita oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Negeri Cibinong," jelanya.

Sementara itu, Titiek Soeharto menjelaskan pendirian Yayasan Supersemar merupakan upaya sang ayah untuk membantu mencerdaskan bangsa.

Sekitar 2 juta orang sudah mendapatkan beasiswa dari yayasan tersebut. Bahkan sekitar 70 persen rektor universitas di Indonesia pernah merasakan bantuan beasiswa dari yayasan milik Keluarga Cendana tersebut.

Untuk Gedung Granadi, kata Titiek, seharusnya tidak bisa disita dengan lantar belakang kesalahan Yayasan Supersemar.

Sehingga pada November 2018 lalu, dirinya dan keluarga menolak keras penyitaan. Apalagi gedung tersebut bukan hanya milik Yayasan Supersemar.

Di dalam juga terdapat saham gabungan dari sejumlah pihak dari institusi. "Granadi ini enggak bisa disita lantaran kesalahan Yayasan Supersemar," Titiek .


s: pikiran-rakyat.com


Name

Berita,14443,H,4,HUMOR,5,Internasional,159,Kesehatan,11,Nasional,14313,News,72,OPINI,76,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Era Jokowi, Satu Persatu Preteli Aset Milik Keluarga Cendana, Titiek: Granadi Enggak Bisa Disita
Era Jokowi, Satu Persatu Preteli Aset Milik Keluarga Cendana, Titiek: Granadi Enggak Bisa Disita
https://1.bp.blogspot.com/-L6KsGuesgro/YJDXCeQk3-I/AAAAAAAAKoU/QOFI4U2I6K8MKBITAhS4X77NwpmgVEf7ACLcBGAsYHQ/w640-h480/we2090551760.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-L6KsGuesgro/YJDXCeQk3-I/AAAAAAAAKoU/QOFI4U2I6K8MKBITAhS4X77NwpmgVEf7ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h480/we2090551760.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/05/era-jokowi-satu-persatu-preteli-aset.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/05/era-jokowi-satu-persatu-preteli-aset.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy