$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Ingat Antasari Azhar? Mantan Ketua KPK Ungkap Penyesalan Terbesar: Keluarga Merasakan Bedanya

I NDONESIAKININEWS.COM -  Nama Antasari Azhar tentu pernah melekat di ingatan banyak orang. Namanya dulu begitu populer bahkan sangat disega...



INDONESIAKININEWS.COM - Nama Antasari Azhar tentu pernah melekat di ingatan banyak orang.

Namanya dulu begitu populer bahkan sangat disegani orang pejabat-pejabat penting.

Maklum saja, saat itu Antasari Azhar menduduki jabatan penting dan powerfull.

Ya, Antasari Azhar merupakan mantan Ketua Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Ia menjabat sebagai ketua KPK di Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun sayang, kariernya yang cemerlang di KPK berakhir tragis.

Ia justru dipenjara akibat kasus lain. Banyak publik yang tak menyangka saat itu.


Usai menjalani hukumannya, Antasari Azhar bak menghilang dari publik.

Mengenai kabarnya sekarang cukup membuat publik penasaran.

Apalagi setelah bebas penjara, Antasari Azhar memberi pengakuan menghebohkan soal dalang di balik ia masuk penjara.

Tak lain tak bukan adalah SBY, ayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Antasari Azhar diketahui terjerat kasus pembunuhan dan telah bebas bersyarat pada Kamis (10/11/2016) lalu.

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu akan bebas dari Lapas Tangerang setelah menjalani dua pertiga masa pidana.

Pada tahun 2009, Antasari Azhar divonis 18 tahun penjara atas pembunuhan bos PT Putra Rajawali Bantaran, Nasrudin Zulkarnain.

Mulai dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, Mahkamah Agung, hingga peninjauan kembali, Antasari dinyatakan bersalah.


Setelah bebas, Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar, mulai buka suara soal kasus pembunuhan yang menjeratnya.

Antasari dipidana dalam kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

Selama delapan tahun, ia mendekam di penjara karena dianggap terbukti terlibat dalam pembunuhan Nasrudin.

Kini, Antasari menyatakan bahwa kasus yang menjeratnya adalah tindakan kriminalisasi dan direkayasa.

Ia menduga, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) menjadi bagian dari kriminalisasi itu.


 
Pada Maret 2009, Antasari mengatakan, CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mendatanginya.

Hary mengaku diutus SBY untuk meminta Antasari agar tidak menahan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aulia Pohan, yang merupakan besan SBY.

Antasari menolak permintaan itu.

Mendengar jawaban itu, kata dia, Hary mengingatkannya untuk berhati-hati.

Dua bulan kemudian, Antasari ditangkap polisi.

Satu bukti yang memberatkan adalah SMS bernada ancaman yang seolah dikirim Antasari kepada Nasrudin.

Penyesalan terbesar Antasari Azhar

Selama menjalani tugasnya sebagai jaksa hingga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), eks Ketua KPK Antasari Azhar mengaku selalu menomorduakan keluarga.

Dia mengungkapkan, pekerjaan yang menumpuk membuat dirinya harus rela meluangkan waktu lebih untuk bekerja daripada berkumpul bersama istri dan anak-anak tercinta.

Saat tersandera kasus pembunuhan pengusaha Nasrudin Zulkarnaen, Antasari baru menyadari, hanya keluarga yang selalu setia mendampinginya.

Selama mendekam di penjara, kenang Antasari, praktis keluarganya tak memiliki pemasukan apa pun.

"Saya 32 tahun penegak hukum, tidak pernah berbisnis. Jadi, pemasukan saya betul-betul profesional, hanya mengharapkan gaji. Oleh karena itu, saat saya ada di dalam dan di luar, tentu keluarga langsung merasakan bedanya," papar Antasari.

Pria kelahiran Pangkal Pinang, 18 Maret 1953, ini merasa tak enak hati tatkala istrinya datang berkunjung.

Satu per satu perhiasan tak tampak lagi dikenakan.

"Saya salut dengan istri saya. Dia bisa manage keuangan rumah tangga, sedemikian rupa. Penghasilan saya di KPK Rp 62 juta per bulan, masuk ke rekening, oleh istri saya dipisahkan dengan rekening pribadinya. Dari situ dia manage untuk keluarga," imbuh Antasari.

Dua putrinya, dia melanjutkan, juga melakukan hal yang sama.

TWK KPK - Mantan Ketua KPK Antasari Buka Suara Soal TWK: Evaluasi Tapi bukan Asal Pecat. FOTO: ANTASARI AZHAR
TWK KPK - Mantan Ketua KPK Antasari Buka Suara Soal TWK: Evaluasi Tapi bukan Asal Pecat. FOTO: ANTASARI AZHAR (ISTIMEWA)
Putri sulungnya yang menempuh pendidikan dokter langsung banting setir mencari pekerjaan lain.

Sementara itu, anaknya yang kedua, yang awalnya bercita-cita bekerja di Bapepam, kini juga sudah bekerja di tempat lain.

Tak ada keluh kesah dari keluarga akan kondisi Antasari.

Maka dari itu, apabila bebas nanti, ada dua hal yang akan dilakukan Antasari, yakni meluangkan waktu bersama keluarga dan mengganti semua barang yang telah dikorbankan keluarga untuk bertahan hidup.

"Selama ini saya telah membuang waktu saya untuk kantor dan untuk negara. Saya ingin mengganti apa yang sudah istri saya keluarkan," sesal Antasari.

Kabar Antasari Azhar sekarang, diperiksa Bareskrim Polri

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar diperiksa penyidik Bareskrim Polri, Kamis (13/8/2020) pekan kemarin.

Pimpinan KPK periode 2007-2009 itu diperiksa kapasitasnya sebagai penyidik dan jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali yang menjerat Djoko Tjandra.

"Saya diminta keterangan sebagai kapasitas yang pernah menangani perkaranya dulu (perkara pengalihan hak tagih Bank Bali). Penyidik ingin mengetahui rentang kejadian kasus tersebut," kata Antasari kepada Tribunnews.com, Jumat (21/8/2020).

Antasari mengungkapkan bahwa dirinya dicecar sekira 10 pertanyaan oleh tim penyidik Bareskrim Polri waktu itu.

“Sekitar 10-an. Penyidik ingin jelas seperti kasusnya dulu, saya sebagai penyidiknya dan 1999 sidang saya ditunjuk lagi sebagai penuntut umumnya,” ungkapnya.

Patut diketahui, Antasari menangani kasus ini saat menjadi jaksa di Kejaksaan Agung pada 1998 sampai 2001. Setelah itu ia dipindahtugaskan hingga terpilih menjadi ketua KPK.

“Selanjutnya tidak menangani lagi karena pindah sebagai Aspidum DKI dan Wakajati Riau,” Antasari menjelaskan.

Pemeriksaan dirinya sebagai saksi dalam perkara Djoko Tjandra sebelumnya telah dibenarkan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Menurut Argo, Bareskrim menggali keterangan Antasari perihal masalah hukum yang menjerat Djoko Tjandra terkait kasus Bank Bali.

“AA dimintai keterangan terkait penyelidikan dugaan permasalahan hukum JC, khususnya tentang latar belakang permasalahan JC,” kata Argo, Kamis (20/8/2020).

Dalam kasus ini, Bareskrim menangani dua kasus berbeda.

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menangani kasus pelarian Djoko Tjandra termasuk perihal surat jalan palsu.

(*)

Info batam


Name

Berita,16341,H,10,HUMOR,5,Internasional,159,Kesehatan,12,Nasional,16211,News,226,OPINI,76,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Ingat Antasari Azhar? Mantan Ketua KPK Ungkap Penyesalan Terbesar: Keluarga Merasakan Bedanya
Ingat Antasari Azhar? Mantan Ketua KPK Ungkap Penyesalan Terbesar: Keluarga Merasakan Bedanya
https://1.bp.blogspot.com/-cROLyB77zIw/YNXxB2t0OAI/AAAAAAAAPLY/8hH17b2Ulkw8WzyR8hi52lu07hpPpntBQCLcBGAsYHQ/w640-h368/Screenshot_2021-06-25-22-05-36-31.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-cROLyB77zIw/YNXxB2t0OAI/AAAAAAAAPLY/8hH17b2Ulkw8WzyR8hi52lu07hpPpntBQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h368/Screenshot_2021-06-25-22-05-36-31.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/06/ingat-antasari-azhar-mantan-ketua-kpk.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/06/ingat-antasari-azhar-mantan-ketua-kpk.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy