$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Pemkot Jakut Sebut Banjir Rob Tak Dapat Dikendalikan, Coba Tanya Dulu Sama Anies

INDONESIAKININEWS.COM -  Selain banjir karena hujan deras atau kiriman dari kota tetangga, Jakarta juga mengalami banjir rob. Secara singkat...



INDONESIAKININEWS.COM - Selain banjir karena hujan deras atau kiriman dari kota tetangga, Jakarta juga mengalami banjir rob.

Secara singkat, banjir rob adalah naiknya permukaan laut atau air laut ke daratan yang disebabkan oleh air laut pasang.

Jalan RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara terendam rob. Warga mengeluhkan genangan rob itu selalu muncul setiap hari dalam sepekan terakhir.

Menurut pantauan detikcom, pada Minggu pagi, genangan rob menggenangi Jalan RE Martadinata, tepatnya di seberang Taman Kampung Muka. Genangan air setidaknya setinggi 30 cm.

Seorang penjual warung di sekitar lokasi bernama Cito mengatakan banjir sudah menggenangi jalan tersebut dalam seminggu ini. Dia menyebut banjir biasanya datang ketika pagi hari.

"Udah seminggu yang lalulah. Pagi pas saya ke pasar tadi jam setengah 6 belum ada air. Pas jam setengah 7 itu udah kegenang kayak gini. Biasanya pagi (banjir)," kata Cito saat ditemui di lokasi.

Cito mengungkapkan ketinggian air bervariasi hingga 50 cm. Menurut dia, rob biasanya surut ketika hari sudah menjelang siang. "Pernah juga sampai setinggi taman yang di tengah itu. 50 cm. Cepat surut kalau udah siang kalau pompa dinyalain," terang Cito.

Sebenarnya ini diperparah oleh penurunan tanah di Jakarta beberapa sentimeter tiap tahunnya akibat penggunaan air tanah yang berlebihan. Sehingga air laut naik dan lebih mudah menjangkau daratan. Bahkan saya membaca (lupa baca di mana), kalau penurunan tanah sangat masif, maka wilayah Jakarta Utara yang akan menjadi korban pertama banjir rob.

Banjir rob di Jalan RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara ini mungkin menjadi tanda awal sekaligus warning buat Pemprov DKI.

Ada satu hal yang menarik.

Pemkot Jakarta Utara menilai rob itu tidak dapat dikendalikan.

"Memang rutin (rob). Yang nggak bisa di-handle sampai sekarang itu rob," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara Adrian Mara Maulana.


 
Adrian mengatakan kejadian rob dalam sepekan terakhir ini bukan hanya karena air laut pasang, tapi juga karena adanya gerhana bulan. Oleh karena itulah, dia mengatakan air laut tengah mengalami ketinggian.

"Karena itu kan dari ujung ke ujung itu kan. Kalau rob itu emang rutin kalau pasangnya tinggi saat ini memang lagi tinggi-tingginya. Karena kan bercampur dengan gerhana, nah kita nggak bisa apa-apa," kata Adrian.

Adrian juga menyebut menyebut rob di Jalan RE Martadinata tidak dapat dikendalikan dengan menggunakan pompa penyedot air. Menurutnya, tidak ada tempat yang bisa menampung karena kondisi sungai terdekat juga tengah naik.

"Kalau main pompa saya juga bingung. Karena kan emang posisinya kalinya sedang tinggi ini, kalau saya taruh pompa mobil misal di Marina (depan Aston Marina Jakut), masa saya buang air ke kali kalinya ke laut, lautnya sedang tinggi kan juga nggak bisa," katanya.

Tapi kata Anies banjir bisa dikendalikan, kan? Kenapa banjir rob di Jakut tak bisa dikendalikan. Mungkin Pak Adrian harus belajar dulu ilmu mengendalikan air dari Anies.

Jadi maksudnya banjir rob ini tak bisa dikendalikan dan warga yang terdampak banjir harus pasrah saja kah? Banjir ya ngelus dada sambil berdoa agar banjir cepat surut?

Sebenarnya adalah solusi yaitu membangun giant sea wall. Proyek ini sudah lama dicanangkan. Tapi apa daya, gubernur saat ini terlalu banyak drama dan mempolitisasi sehingga proyek ini menjadi tak ada kejelasan. Silakan Googling saja. Anies memberikan kesan kalau dia tidak setuju dengan proyek ini.

Oke, dia tak setuju, lantas solusi dia apa? Tak ada. Hanya modal kata-kata indah yang tak bisa dieksekusi.

Banjir rob ini jauh lebih kompleks dan penanganannya jauh lebih rumit dibanding banjir biasa atau banjir kiriman dari hulu. Ini terkait dengan alam. Tapi memang sial saja Anies hadir dengan segudang janji manis bikin mual.

Kalau pun tak setuju giant sea wall, Anies bisa belajar dari Belanda yang dianggap ahli soal ini. Memang dasarnya dia lebih hobi tata kata, action tidak ada. Tak bisa kerja, malah suka mempolitisasi proyek sehingga jadi polemik dan tak dilanjutkan.

Sudah lah tak ada solusi, warga pun hanya bisa pasrah sambil diminta sabar. Kacau dan hancur.

Bagaimana menurut Anda



S: Xhardy


Name

Berita,18527,H,134,HUMOR,7,Internasional,159,Kesehatan,21,Nasional,18392,News,896,OPINI,78,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Pemkot Jakut Sebut Banjir Rob Tak Dapat Dikendalikan, Coba Tanya Dulu Sama Anies
Pemkot Jakut Sebut Banjir Rob Tak Dapat Dikendalikan, Coba Tanya Dulu Sama Anies
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjYFfmPNzrgvq0OOXV4GjkALXvGoa4QyS7IFwMlqa0qtb12vr25TkylzykWD2UeWirbvXwpEL9ke3G39qgPmcMUGu4JHMUC_zZs-DAQsig6S9GcKlxyn8nfdFXFWZvqS5Lu_bfSZkkk8epT6iQZHFJQ4lD8bbJ5mwaMG2l64E3d4LJH_ETt73NSc5dp=w640-h466
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjYFfmPNzrgvq0OOXV4GjkALXvGoa4QyS7IFwMlqa0qtb12vr25TkylzykWD2UeWirbvXwpEL9ke3G39qgPmcMUGu4JHMUC_zZs-DAQsig6S9GcKlxyn8nfdFXFWZvqS5Lu_bfSZkkk8epT6iQZHFJQ4lD8bbJ5mwaMG2l64E3d4LJH_ETt73NSc5dp=s72-w640-c-h466
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/11/pemkot-jakut-sebut-banjir-rob-tak-dapat.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/11/pemkot-jakut-sebut-banjir-rob-tak-dapat.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy