INDONESIAKININEWS.COM - YouTuber yang viral karena memilih menyelamatkan kamera ketimbang nyawanya ternyata bernama Rina Bono. Dikutip dari ...
INDONESIAKININEWS.COM - YouTuber yang viral karena memilih menyelamatkan kamera ketimbang nyawanya ternyata bernama Rina Bono.
Dikutip dari kanal YouTubenya, Rina Bono Channel, ia mengungkapkan bahwa aksi yang dilakukannya tersebut bukan uji nyali.
"Saya hanya ingin tahu bagaimana rasanya digulung ombak Bono. Ternyata mantap juga," ucapnya.
Ditambahkan, ini untuk pertama kalinya ia menantang ombak Bono di pinggir Pantai Teluk Maranti.
Ia pun berdiri di pinggir pantai, menunggu ombak Bono datang. Jarak antara ia berdiri dengan datangnya Ombak Bono sekitar 50 meter.
Ketika ombak Bono akan menerjang ke pantai, Rina pun segera berlari ke pinggir daratan.
Setelah itu, ia membiarkan tubuhnya digulung ombak Bono.
"Kawan, bagaimana sensasinya?," tanya Rina Bono kepada teman-temannya yang ikut tergulung ombak Bono.
"Mantap," jawab teman-temannya sambil mengacungkan jempol.
"Untung kameranya gak basah, alhamdulillah. Ini untuk pertama kalinya kamera gak basah," tutur Rina Bono.
Sebelumnya, video Rina Bono viral di media sosial, terutama Tiktok dan Instagram.
Soalnya, Rina Bono lebih memilih menyelamatkan kameranya ketimbang nyawanya.
"Saya berlari mengejar waktu supaya saya dapat ombak Bononya yang besar," ucap wanita dalam video yang viral tersebut.
Si wanita pun tergulung ombak Bono. Lalu, ia berteriak kepada orang-orang di sekitarnya agar menyelamatkan kameranya.
"Ambil kamera, ambil kamera," teriak wanita tersebut.
Orang-orang pun mengambil kameranya, sementara si wanita dibiarkan tergulung ombak Bono.
ombak Bono adalah fenomena alam yang sering terjadi di Muara Sungai Kampar, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Fenomena alam akibat adanya pertemuan arus sungai menuju laut dan arus laut yang masuk ke sungai akibat pasang.
Ombak Bono menjadi salah satu objek wisata di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Soalnya, para peselancar yang biasanya beraksi di laut, kini mereka bisa berselancar di sungai.
Ombak Bono yang berukuran besar biasanya terjadi ketika musim penghujan di mana debit air Sungai Kampar cukup besar, yaitu sekitar bulan November dan Desember.***
S: PikiranRakyat