$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

KASAT Nark*ba Gemetar Dibentak Jenderal, Ngaku Terima Rp 300 Juta dari Istri Bandar Nark*ba

INDONESIAKININEWS.COM - "Siap Ada Jenderal", ucapan itu terdengar dari mulut seorang oknum polisi berpangkat kompol yang tampak ge...


INDONESIAKININEWS.COM -
"Siap Ada Jenderal", ucapan itu terdengar dari mulut seorang oknum polisi berpangkat kompol yang tampak gemetar usai dibentak oleh Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak.

Oknum polisi itu ialah Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan.
Dia bahkan nyaris dipukul pakai kertas oleh Kabid Propam Polda Sumut Kombes Joas, lantaran sempat berusaha berbohong saat ditanya Kapolda Sumut.

Hal itu terjadi di press conference di Mapolda Sumut. Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak menghadirkan AKP Paul Simamora yang mengaku menerima uang Rp 300 juta dari istri bandar narkoba.

Di depan Irjen Panca Simanjuntak, Paul mengaku menerima Rp 300 juta untuk pelepasan Irmayanti.

Kapolda Sumut bertanya, apakah betul ada uang Rp 300 juta dari bandar narkoba. Paul membenarkannya.

"Saya menghadap ke ruangan (Kompol Oloan), melaporkan proses penyidikan Irmayanti," ujarnya ke Kapolda Sumut.

Dia ditanya untuk apa menghadap Kompol Oloan.

"Siap, untuk proses penyelidikan pelepasan," tegasnya.


"Pelepasan Irmayanti sebesar Rp 300 juta, betul itu?," tanya Kapolda Sumut.

"Siap Jendral," katanya.

Tak berhenti disitu, jenderal bintang dua itu lalu menanyakan siapa yang menerima uang tersebut, lalu Paul mengakui dirinya sendiri.


"Siap, dari pengacara kepada saya sendiri," lanjut Paul.

Lalu Kapolda kembali menanyakan apakah uang untuk press rilis, pembelian sepeda motor, dan warsik atas perintah Kapolrestabes.

"Siap tidak ada jendral," ungkapnya.

Nah, setelah itu, Kapolda giliran bertanya pada Kompol Oloan untuk mengklarifikasi.
Awalnya, Kompol Oloan sempat membantah.

"Siap tidak ada jendral," kata Kompol Oloan.


Kapolda Sumut mengernyitkan dahi.

Kembali bertanya pada Kompol Oloan untuk memastikan jawaban dari anak buahnya itu.

"Yang bener yang mana ini? Yang bener yang mana Oloan. Kamu jangan lari - lari (pernyataannya). Benar gak ada ngomong gitu," balas Irjen Panca Simanjuntak.

Kali ini, Kompol Oloan menjawab dengan bimbang. Sehingga apa yang diucapkan Kompol Oloan membuat Kapolda Sumut kembali bertanya.

"Siap," kata Oloan.

"Siap apanya. Ada atau tidak?," balas Kapolda Sumut dengan nada tegas.

Kompol Oloan pun akhirnya mengakuinya. "Siap ada Jendral," kata Kompol Oloan.

Nah, saat itulah, Kompol Oloan nyaris dipukul pakai kertas oleh Kabid Propam yangada di belakang Kapolda Sumut.

"Biarkan saja Joas. Biarkan dia ini menjadi sampai clear," kata Panca.

Saat itu, Kompol Oloan wajahnya memerah, menahan rasa sedih dan malu serta ingin nangis.

Bahkan, ketika Kapolda Sumut menanyai beberapa pertanyaan, Oloan tampak menghiraukan.

Dugaan Kapolrestabes Terima Uang dari Istri Bandar Narkoba

Sementara itu, di kasus lain, dugaan Kapolrestabes Medan terima uang dari bandar narkoba masih terus ditelusuri.

Saat ini Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko masih menjalani pemeriksaaan di Propam Sumut.

Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Pol Joas Feriko Panjaitan menyebut bahwa ini adalah pemeriksaaan kali kedua terhadap Kombes Pol Riko Sunarko.


Tak hanya Kombes Riko, bekas anak buahnya juga ikut diperiksa dalam kasus ini.

Dia adalah mantan Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan dan juga beberapa orang penyidik.


Pemeriksaaan dilakukan, setelah adanya pengakuan dari anak buahnya Bripka Rikardo Siahaan, yang membeberkan Kombes Pol Riko Sunarko menerima uang curiga dari bandar narkoba sebanyak Rp 75 juta.

"Semua diperiksa terkait dengan Kapolrestabes dan Kasat Res Narkoba, Kanit, dan beberapa personel lainnya. Total yang kita periksa saat ini berdasarkan keterangan dari pengadilan," kata dia dilansir dari Tribun Medan, Senin (17/1/2022) malam.

Panjaitan menyebutkan, selain anggotanya pihaknya juga memeriksa penjual sepeda motor yang dibeli oleh kapolrestabes Medan, sebagai hadiah untuk anggota Koramil 13/Percut Seituan, Kodim 0201/Medan.

"Sudah kita dalam juga termasuk keterangan dari dealer ataupun tempat pembelian kendaraan bermotor, serta pemeriksaan Kapolrestabes Medan," ujarnya.

Namun, ia belum membeberkan hasil dari pemeriksaan Kapolrestabes Medan beserta anak buahnya.

"Hasil pemeriksaan saya pikir ini ada undang -undang yang mengatur, ini masih dalam proses semua pendalaman, jadi ini kan bersifat juga belum tuntas masih berjalan semua pemeriksaan, dan belum finis," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan pemeriksaan yang dilakukan terhadap Kapolrestabes Medan beserta anak buahnya mencakup materi penyidikan, berkaitan dengan dugaan penerimaan suap.

"Teknis dan taktis kepolisian yang dilakukan awal, ini kan tidak diketahui oleh Kapolres yang menyebabkan terjadi penggelapan terhadap barang bukti tersebut, oleh para penyidik dan penyidik pembantu yang menangani kasus pelaku narkoba tersebut," ucapnya.

Kendati demikian, ia mengaku sampai saat ini pihaknya masih terus mendalami terkait adanya dugaan suap yang menyeret-nyeret nama Kapolrestabes Medan tersebut.

"Kita sudah dalami dan ini masih materi penyelidikan. Bid Propam Polda Sumatera Utara ini masih bekerjasama dengan dari Propam Polri melakukan pendalaman," katanya.

Panjaitan memastikan, jika Kapolrestabes Medan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko dan anak buahnya terbukti menerima suap, pihaknya akan memberikan sanksi yang tegas.

"Saya pikir semua kalau terbukti pasti ada sanksi yang akan diberikan pimpinan, jadi semua anggota kepolisian Republik Indonesia bila melakukan pelanggaran pasti ada sanksi.
Tetapi kita juga harus menghormati proses pembuktian ke arah permasalahan tersebut," tegas Panjaitan.

S: Tribunnews


Name

Berita,22118,H,151,HUMOR,7,Internasional,226,Kesehatan,26,Nasional,21914,News,1319,OPINI,80,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: KASAT Nark*ba Gemetar Dibentak Jenderal, Ngaku Terima Rp 300 Juta dari Istri Bandar Nark*ba
KASAT Nark*ba Gemetar Dibentak Jenderal, Ngaku Terima Rp 300 Juta dari Istri Bandar Nark*ba
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjCR5u11Q5TVjKuXngu1szu1dvrHU09fZfxzd7PofpWZa3dYjEoxIPr81VbdlbIf-5KuwQIzXXmnuFzOA0XQNIPR3wQTuBh1Tx3KHNTgYPqwo5hvZaORvLasMuxnfRw2iOjOrZGHbu2YObg36-o_T8IT0ppWnIzU_a2vKDc6lJEpho0kiPXEsWXTKoI-Q=w640-h358
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjCR5u11Q5TVjKuXngu1szu1dvrHU09fZfxzd7PofpWZa3dYjEoxIPr81VbdlbIf-5KuwQIzXXmnuFzOA0XQNIPR3wQTuBh1Tx3KHNTgYPqwo5hvZaORvLasMuxnfRw2iOjOrZGHbu2YObg36-o_T8IT0ppWnIzU_a2vKDc6lJEpho0kiPXEsWXTKoI-Q=s72-w640-c-h358
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2022/01/kasat-narkba-gemetar-dibentak-jenderal.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2022/01/kasat-narkba-gemetar-dibentak-jenderal.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy