$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Beda Dengan Yang Dilakukan Anies, Ahok Beberkan Rencana Revitalisasi Monas Pada Zamannya, Bukan Untuk Bangun Plaza Tapi...

foto antara INDONESIAKININEWS.COM -  Kontroversi revitalisasi Monas terus bergulir.  Mantan Gubernur DKI yang sekarang menjadi Komisa...

foto antara

INDONESIAKININEWS.COM - Kontroversi revitalisasi Monas terus bergulir. 

Mantan Gubernur DKI yang sekarang menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama pun ikut berkomentar.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, desain revitalisasi Monas telah lama ada saat dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Bahkan berdasarkan desain tersebut, bila revitalisasi Monas rampung akan dipergunakan untuk penyimpanan alat tempur militer milik TNI di bawah tanah.

"Sudah ada desainnya selesai. Cuma waktu itu terhambat (proses pengerjaannya). Dulu kayaknya dari Kemenhan ingin nyimpan tank (di bawah tanah), kan nggak mungkin," katanya ditemui di Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Meski mengaku tak begitu mengingat jelas desain tersebut, namun menurut dia akan ada tempat berdagang bagi para Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Selain itu, dibuat jalur bawah tanah bagi pedestrian yang akan menghubungkan Stasiun Mass Rapid Transit (MRT) hingga ke Balai Kota.

"Dulu itu kita (desain) bawah tanah yang saya tahu. Dari bawah tanah. Dulu desainnya sudah selesai kok. Dari bawah tanah, bisa jalan, kan ada MRT, lewat RRI juga bisa ke Balai Kota. Pusat toko-toko, UMKM, ada di bawah (penempatannya) dulu. Parkir mobil semua di bawah, itu yang saya tahu," ujarnya.

Pada pemberitaan sebelumya, Pemprov DKI Jakarta sedang merevitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas). 

Revitalisasi dimulai setelah penandatangan kontrak dengan pemenang lelang PT Bahana Prima Nusantara pada November 2019 lalu.

PT Bahana Prima Nusantara mengerjakan proyek revitalisasi pelataran sisi selatan kawasan Monas.

Anggaran diambil dari APBD DKI Jakarta tahun 2019.

Heru Hermawanto mengatakan, Pemprov DKI akan membangun plaza di pelataran sisi selatan.

Area itu akan menjadi ruang terbuka publik yang juga berfungsi untuk menampung kegiatan pemerintahan, seperti apel atau upacara.

Menurut rencana, area kuliner Lenggang Jakarta yang berada di samping eks Lapangan IRTI akan dipindahkan ke area pintu tenggara, yaitu pintu masuk yang dekat Stasiun Gambir.

Kemudian, dalam rancangan revitalidasi Monas, Pemprov DKI akan membangun lapangan plaza sebagai wadah ekspresi warga di setiap sisi Monas, baik di wilayah selatan, timur, maupun barat.

Pemprov DKI juga akan membangun kolam yang dapat merefleksikan bayangan Tugu Monas.

Revitalisasi ini bersamaan dengan revitalisasi Masjid Istiqlal dan kawasan di sekitar Lapangan Banteng. 

Ketiga wilayah tersebut nantinya akan terhubung dengan jalur pejalan kaki yang lebar dan rapi.

Revitalisasi Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat menimbulkan berbagai polemik.

Salah satunya karena pembangunan plaza upacara dan kolam di sisi selatan Monas namun dengan menebang pohon.

Sebetulnya, seperti apa desainnya ?

Arsitek pemenang sayembara desain kawasan Monas Deddy Wahjudi memaparkan sejumlah konsep revitalisasi Monas.

Hal ini dipaparkan oleh Deddy di depan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan juri seperti yang diunggah oleh akun youtube Pemprov DKI Jakarta dengan judul "Evaluasi Presentasi Sayembara Desain Interior Tugu Monas".

Konsep yang pertama adalah Deddy beserta tim desainnya menginginkan agar masyarakat bisa lebih dekat dengan ikon Ibu Kota tersebut.

"Bagaimana sebetulnya persepsi masyarakat sekarang itu memiliki membutuhkan intimasi yang dekat dengan sebuah monumen. 

Jadi monumen yang dulu dengan skala yang cukup jauh berjarak ditinggikan dan segala macam. 

Tapi kebutuhan dari masyarakat sekarang sudah berubah persepsinya sebuah hal yang monumental itu didekati kalau bisa disentuh," ucap Deddy dalam video yang diunggah pada Sabtu (8/2/2019).

Konsep kedua dinamakan dengan spirit of conservation di mana Deddy menuturkan desainnya disesuaikan dengan master plan Monas yang pernah dirancang pada Tahun 1976 dan 1993.

Menurut dia, desainnya tak mengubah ruang terbuka hijau (RTH) yang sudah ada sebelumnya.

"Kita cukup hati-hati untuk mengeksekusi apa yang sesuatu yang baru. Jadi tanpa mengubah ruang terbuka hijau yang ada," kata dia.


S. tribunnews.com


Name

Berita,7908,HUMOR,5,Internasional,138,Nasional,7806,News,65,OPINI,73,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Beda Dengan Yang Dilakukan Anies, Ahok Beberkan Rencana Revitalisasi Monas Pada Zamannya, Bukan Untuk Bangun Plaza Tapi...
Beda Dengan Yang Dilakukan Anies, Ahok Beberkan Rencana Revitalisasi Monas Pada Zamannya, Bukan Untuk Bangun Plaza Tapi...
https://1.bp.blogspot.com/-LeFd6e4yRs0/XjWfP-627HI/AAAAAAAAeFk/O4z7-7oTHmMBidSQBrUdP5H4dBucteZNQCLcBGAsYHQ/s640/86189-ahok.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-LeFd6e4yRs0/XjWfP-627HI/AAAAAAAAeFk/O4z7-7oTHmMBidSQBrUdP5H4dBucteZNQCLcBGAsYHQ/s72-c/86189-ahok.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2020/02/revitalisasi-monas-jadi-kontroversi.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2020/02/revitalisasi-monas-jadi-kontroversi.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy