$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Din Syamsuddin Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Yang Patut Disalahkan Jokowi

INDONESIAKININEWS.COM -  Kebijakan Program Organisasi Penggerak (POP) untuk pendidikan yang dinilai tidak bijak dan tidak populis (merakya...

Din Syamsuddin Ungkap 3 Syarat Pemakzulan Pemimpin

INDONESIAKININEWS.COM - Kebijakan Program Organisasi Penggerak (POP) untuk pendidikan yang dinilai tidak bijak dan tidak populis (merakyat) kesalahannya bukan terletak pada Mendikbud Nadiem Makarim. Melainkan orang yang menunjuknya sebagai Menteri, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Demikian kara mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam keterangannya seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/7).

“Kesalahan bukan pada Nadiem Makarim. Yang sangat bersalah dan patut dipersalahkan, serta harus bertanggung jawab, pada pendapat saya, adalah Presiden Jokowi sendiri. Dialah yang berkeputusan mengangkat seorang menteri,” ujarnya.

Menurut Din Syamsuddin, Nadiem Makarim hanya seorang anak muda yang mungkin karena lebih banyak berada di luar negeri dan tidak cukup mafhum dan memiliki pengetahuan serta penghayatan tentang masalah dalam negeri.

“Dan hanya memiliki obsesi yang tidak menerpa di bumi,” kata Din Syamsuddin.

Adapun terkait Presiden Jokowi yang telah memilih Nadiem sebagai Mendikbud sudah selayaknya diminta pertanggungjawaban. Sebab, keputusan mengangkat seorang menteri walaupun menyempal dari fatsun politik sedianya turut disalahkan.

“Atau, jangan-jangan Presiden Jokowi sendiri tidak cukup memahami sejarah kebangsaan Indonesia dan berani mengambil keputusan yang meninggalkan kelaziman politik?” tuturnya.

Untuk saat ini, POP Kemendikbud kadung bergulir dan ditolak banyak kalangan termasuk dua ormas bersejarah di Indonesia yakni PP Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) serta teranyar PGRI menyatakan mundur dari POP Kemendikbud tersebut. Maka sudah sepatutnya, POP Kemendikbud dihentikan serta fokus pada penanganan Covid-19 pada sektor pendidikan.

“Sekarang nasi sudah menjadi bubur. Sebaiknya program itu dihentikan. Lebih baik Kemendikbud bekerja keras dan cerdas mengatasi masalah pendidikan generasi bangsa yg akibat pandemi Covid-19 telah, menurut seorang pakar pendidikan, menimbulkan the potential loss bahkan generation loss (hilangnya potensi dan hilangnya generasi),” demikian Din Syamsuddin.

S. Rmol


Name

Berita,7940,HUMOR,5,Internasional,138,Nasional,7838,News,65,OPINI,73,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Din Syamsuddin Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Yang Patut Disalahkan Jokowi
Din Syamsuddin Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Yang Patut Disalahkan Jokowi
https://akcdn.detik.net.id/visual/2015/08/03/8dfacd5c-7b18-4d85-b4f4-065de9509028_169.jpg?w=650
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2020/07/din-syamsuddin-sebut-nadiem-makarim-tak.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2020/07/din-syamsuddin-sebut-nadiem-makarim-tak.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy