$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Cerita Gede Pasek soal Keikhlasan Anas Urbaningrum dan Pengkhianatan SBY

INDONESIAKININEWS.COM -  Mantan petinggi Partai Demokrat Gede Pasek Suardika buka-bukaan terkait sifat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ...



INDONESIAKININEWS.COM - Mantan petinggi Partai Demokrat Gede Pasek Suardika buka-bukaan terkait sifat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai pelaksanaan kongres luar biasa partai berlambang mercy itu di Bali, 2013 lalu.

Gede Pasek yang kini menjabat Sekjen DPP Partai Hanura ini bercerita secara gamblang lewat media sosial Twitter.

Saat dikonfirmasi terkait kicauan lewat akun @G_paseksuardika, mantan anggota DPR dan DPD RI itu membenarkan dirinya yang membuat kicauan tersebut dan mempersilakan JPNN.com untuk mengutipnya.  

Menurutnya, langkah menceritakan sejarah KLB di Bali 2013 lalu karena terpanggil mengungkap fakta kebenaran dan atas permintaan banyak pihak. 

Ia pun mempersilakan bagi pihak yang memiliki cerita lain terhadap apa yang ia sampaikan, untuk menyampaikan bantahan.

Gede Pasek mengawali kicauannya dengan menyebut bahwa pihak yang pertama kali mengusulkan agar SBY menjadi ketua umum pada KLB 2013 itu adalah dirinya.

Ia pun membagikan dua buah link berita pada media online nasional yang mengangkat judul, 'Pasek: SBY Jadi Ketua Umum itu Ide Saya.' Berita lainnya mengangkat judul, 'Pasek: Ketua Umum Demokrat Sebaiknya SBY.'

"Kisah ide menjadikan @SBYudhoyono sbg Ketum itu berawal sehari sebelumnya Saya dengan @anasurbaningrum diskusi memikirkan nasib PD ke depan. Saat itu nasib teman2 yg akan ikut Pileg kebingungan. Lalu muncul ide selamatkan partai dg cara menjadikan SBY ketum agar tdk pecah," twit Pasek.


Menurut Direktur Berdikari Law Office ini, saat ide menjadikan SBY sebagai ketua umum mengemuka, para calon kepala daerah banyak yang uring-uringan.

Pasek bahkan mengaku banyak di bully, namun dirinya tetap kukuh mempertahankan ide dimaksud, karena meyakini hanya SBY yang bisa menjaga kekompakan demi menyelematkan semua pihak terkait PD yang akan ikut pemilu.

"Saya dan @anasurbaningrum sangat paham, di balik hingar bingarnya kasus korupsi yang ditempelkan ke AU (Anas Urbaningrum), ada motivasi besar Cikeas ingin kuasai penuh PD lagi. Demi teman2 yang akan nyalon, AU setuju ide untuk mengusung SBY, jika tidak bersedia maka kubu Duren Sawit siapkan calon," kicaunya.

Pasek mengakui, ketika itu terjadi perdebatan seru terkait keinginannya dan AU menjadikan SBY menjadi ketua umum.

Bahkan, petinggi PD yang dulu kerap membela SBY, Ruhut Sitompul, malah pasang badan untuk almarhum Pramono Edi Wibowo yang diyakininya diinginkan Cikeas.

Di tengah polemik itu, Pasek mengaku ditelpon untuk menghadap SBY, yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden ke-6 RI.

Dalam pertemuan Pasek menjelaskan semua idenya setelah ditanya oleh SBY. Pertemuan itu hanya 3-4 hari sebelum pelaksanaan kongres.

Singkat cerita, SBY akhirnya menyatakan bersedia dan meminta bantuan Anas Urbaningrum untuk mengkondisikan dan berjanji mengendalikan Marzuki Alie agar tidak maju.


"Malam itu, usai pertemuan, Saya pun meluncur ke Duren Sawit menemui @anasurbaningrum. Bahwa hasilnya, @SBYudhoyono bersedia jadi ketum dan ini langkah taktis selamatkan teman2 untuk maju Pileg tidak terganggu. AU tersenyum penuh makna tetapi langsung mulai menelpon daerah," kicaunya.

Menurut Pasek, arahan Anas ketika itu, kasus hukum yang menimpanya akan dihadapi sendiri dan meminta kader di daerah mendukung serta memilih SBY sebagai ketua umum, demi menyelamatkan partai.  

"Banyak daerah yg awalnya menolak walau tahu saat itu Beliau sedang powerfull di pemerintahan tp tdk ikhlas AU diperlakukan sebaliknya. Di situ saya lihat kematangan AU. Oya, saat pertemuan di Istana tersebut, @SBYudhoyono berjanji akan merangkul semua dan bangkit bersama. Bahkan juga mengajak saya bertemu di Bali untuk lebih lanjutnya. Tentu ini semangat bagus Krn ada jiwa besar selamatkan lembaga ditengah adanya friksi internal," twit Pasek.

Pasek mengakui ketika itu tidak ikut KLB dan telah meminta izin langsung ke SBY lewat BBM. Alasannya, agar KLB berjalan lancar.

"Sebab banyak DPD dan DPC mau ketemu AU di Bali. Beliau pun setuju dan saya ajak AU ke pasar seni Giwang Sukawati, Kintamani sampai makan malam di Jimbaran," kicau Pasek.


 
Usai terpilih secara aklamasi, SBY, kata Pasek, mengirim pesan BBM kepada dirinya. Menyatakan terima kasih dan titip terima kasih ke Anas Urbaningrum.

"Beliau (SBY) juga meminta nama-nama pengurus dari kubu AU. Saat itu rombongan sedang istirahat di rumah Saya. Lalu saya bacakan BBM Beliau. AU lalu titip pesan minta waktu besok untuk setor nama," twitnya.

Anas Urbaningrum menepati janji, dengan menyetor nama-nama keesokan harinya.

"Tetapi semuanya hanyut terbawa banjir kesenangan Beliau (SBY) mjdi ketum. Hilang semua, hanya Saan (Mustopa) yg tetap jadi Wasekjen itupun sebenarnya jabatan tetap bukan dimasukkan. Nama saya hanyut. Di situ Saya baru paham ternyata gentlement aggreement sulit bisa dilakukan walaupun dengan figur yang begitu hebat jika memang sudah tidak ada komitmen," twitnya.

Pasek lebih lanjut mengatakan, nama teman-teman dekat Anas akhirnya hilang dari struktur dewan pimpinan pusat Partai Demokrat.

"Kuku Cikeas kuat karena pertamakali Bapak-anak jadi Ketum dan Sekjen. Sebenarnya masih ada sisi lain soal komitmen yang teringkari dari kisah KLB tersebut..padahal jika mau, AU sangat bisa memainkan kartu truf tetapi demi kekompakan malah semua temannya tersapu habis. Ternyata yg diperjuangkan jauh penampilan dg isi dalamnya. #bukanmerpati," kicaunya.

Pasek menyebut hanya bicara sekelumit sejarah masa lalu, bicara fakta soal KLB 2013 lalu. Ia juga menegaskan, sudah lama mengubur janji-janji yang diingkari.

Namun, sebagai sebuah pelajaran politik, ia berharap ceritanya dapat bermanfaat.

"Saya hanya bicara KLB masa itu, bukan dan tidak ada urusan dengan KLB masa kini. Saya juga tdk mau ikut campur KLB kali ini krn memang tdk ada urusan. Tidak ada kepentingan. Saya hanya berbagi cerita agar yg merasakan angin sorga jangan menganggap diajak ke sorga. Sebab kecewanya...itu bisa buat..... Sakitnya tu disini..!#bukanmerpati," kicaunya.

Pasek kemudian mengingatkan, bagi orang-orang yang saat ini menjadi die hard SBY untuk belajar dari Ruhut Sitompul yang pada akhirnya juga meninggalkan Partai Demokrat.(gir/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


 


S: Tribunnews


Name

Berita,13825,H,2,HUMOR,5,Internasional,159,Kesehatan,9,Nasional,13697,News,72,OPINI,76,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Cerita Gede Pasek soal Keikhlasan Anas Urbaningrum dan Pengkhianatan SBY
Cerita Gede Pasek soal Keikhlasan Anas Urbaningrum dan Pengkhianatan SBY
https://1.bp.blogspot.com/-BPxp119SqAU/YDt2Qr7xBUI/AAAAAAAALF8/4AW6XQXNiHgrjjmkVS-t4YOxw3MgyeI-QCLcBGAsYHQ/w640-h356/Screenshot_2021-02-28-17-46-11-54.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-BPxp119SqAU/YDt2Qr7xBUI/AAAAAAAALF8/4AW6XQXNiHgrjjmkVS-t4YOxw3MgyeI-QCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h356/Screenshot_2021-02-28-17-46-11-54.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/02/cerita-gede-pasek-soal-keikhlasan-anas.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/02/cerita-gede-pasek-soal-keikhlasan-anas.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy