INDONESIAKININEWS.COM - Museum SBY-ANI dan Bendungan Tukul saat ini sedang jadi buah bibir masyarakat. Hal ini mengingat kedua proyek terse...
INDONESIAKININEWS.COM - Museum SBY-ANI dan Bendungan Tukul saat ini sedang jadi buah bibir masyarakat. Hal ini mengingat kedua proyek tersebut adalah proyek besar.
Kedua proyek ini sama-sama ada di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tak heran keduanya dibicarakan disaat yang bersamaan.
Bendungan Tukul sendiri adalah proyek yang dibangun sejak 6 tahun yang lalu. Bendungan ini diresmikan pada Minggu, 14 Februari 2021.
Anggaran pembangunan bendungan ini berkisar 916 miliar rupiah dengan memiliki kemampuan mengairi 600 hektar lahan.
Mungkin Anda menyukai ini:
Jokowi berharap Bendungan Tukul mampu meningkatkan ketahanan pangan terutama untuk warga Kabupaten Pacitan.
Berbeda dengan Bendungan Tukul, Yudhoyono Foundation memiliki proyek tersendiri. Berlokasikan di kabupaten yang sama, proyek Museum SBY-Ani ditargetkan selesai pada Maret mendatang.
Museum ini dibangun dengan tujuan untuk menjadi saran rekreasi dan edukasi bagi pengunjung sehingga dapat mendongkrak angka wisatawan di Pacitan.
Museum ini memuat perjalan hidup seorang SBY. Tak hanya itu, museum ini merupakan permintaan mendiang Ibu Ani Yudhoyono. SBY juga mengatakan pembangunan museum ini menjadi bukti tanda kasihnya pada keluarga.
Maraknya kedua proyek besar ini dibicarakan, warganet mulai menyorot lagi proyek Hambalang. Membanjiri setiap postingan yang berkaitan dengan kedua proyek ini, mempertanyakan perihal proyek Hambalang.
Proyek Hamblang yang dimaksud adalah proyek pembangunan Komplek Wisma Atlet Hambalang. Proyek yang sudah dimulai sejak kepemimpinan SBY.
Bangunan wisma atlet yang terbengkalai hingga ditumbuhi ilalang di Desa Hambalang dikarenakan prosesnya yang tak kunjung usai.
Proyek ini mangkrak dan tidak diproses lagi pada tahun 2012 akibat skandal korupsi para petinggi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada saat itu yang membuat negara merugi hingga Rp 976 miliar.
Sebelumnya, akibat dari terbengkalainya bangunan ini, SBY dikaitkan dengan proyek ini mengingat proyek ini dimulai pada masanya.
SBY dalam pertemuan Pembekalan Caleg DPR RI Partai Demokrat pernah menyinggung proyek ini. Ia mengatakan bahwa ia telah menyelesaikan kasus hukum yang membuat proyek ini tertunda.
“Jadi tidak dilanjutkan pembangunan Hambalang itu tentu menjadi hak kewenangannya pemerintahan Presiden Bapak Jokowi. Tapi jangan dikaitkan dengan Partai Demokrat dan SBY,” kata SBY pada Minggu, 11 November 2018, dikutip dari Kompas.com
Sementara pada 18 Februari 2016, Jokowi mengunjungi pembangunan proyek ini. Dalam sidaknya, Jokowi berjanji akan menuntaskan persoalan proyek tersebut.
Namun, sampai sekarang seperti yang diketahui bahwa proyek ini masih saja terbengkalai. Bahkan bangunan ini kerap disebut ‘Candi Hamblang’.
S:Makassar Terkini
