INDONESIAKININEWS.COM - Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyatakan bahwa kelompoknya akan semakin gencar menyerang personel TNI/Polri. Menu...
INDONESIAKININEWS.COM - Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyatakan bahwa kelompoknya akan semakin gencar menyerang personel TNI/Polri.
Menurut Juru Bicara TPNPB OPM, Sebby Sembom, eskalasi pertempuran yang terjadi ke depannya akan terus meningkat jika pemerintah tak mau berunding.
"Perang pembebasan nasional yang dilakukan oleh pasukan TPNPB (kelompok kriminal bersenjata) tidak akan berhenti," kata Sebby dilansir iNews.id, Senin (15/2). "Ini semua akan terus kami lakukan."
Sebby pun menegaskan bahwa perundingan yang dimaksud pihaknya harus melalui mediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), bukan hanya dialog khusus dengan pemerintah Indonesia saja.
Apabila permintaan tersebut tak direalisasikan, pasukan OPM disebut akan terus menyerang TNI/Polri.
Menanggapi ancaman ini, Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, buka suara.
Waterpauw menegaskan bahwa pihaknya tak takut dengan ancaman tersebut dan tak akan segan memberi tindakan tegas terukur terhadap kelompok separatis tersebut.
Waterpauw mengaku pihaknya terus berkoordinasi dengan TNI dan satuan tugas lainnya dalam mengamankan daerah rawan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), termasuk Kabupaten Intan Jaya.
"Kendaraan operasional saat ini sudah berada di Sugapa (Intan Jaya) dan diharapkan dapat memudahkan kegiatan anggota dalam melaksanakan tugasnya," kata Waterpauw di Jayapura, Selasa (16/2).
Para personel TNI/Polri disebut siap siaga dalam menghadapi ancaman KKB. Aparat keamanan juga disebut siap meladeni tantangan KKB tersebut asal tak melibatkan warga sipil. "TNI-Polri siap namun apakah nantinya KKB bisa dipastikan tidak melibatkan warga sipil?" ujar Waterpauw.
Di sisi lain, personel TNI dilaporkan baru saja menewaskan tiga anggota KKB yang berusaha merampas senjata milik aparat. Kejadian tersebut terjadi di Puskesmas Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Senin kemarin.
"Ketiganya berusaha melarikan diri, menyerang dan berusaha merampas senjata dari aparat gabungan TNI-Polri yang berjaga di Puskesmas," jelas Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kol Czi IGN Suriastawa, dilansir Kompas.com. "Dengan sigap aparat melumpuhkan ketiga orang itu hingga tewas."
Suriaswata memastikan bahwa ketiga pria yang tewas di tangan aparat tersbeut merupakan anggota KKB yang selama ini kerap meneror dan menyerang masyarakat di Sugapa. Mereka diketahui bernama Janius Bagau, Januarius Sani, dan Justinus Bagau.
S: Netralnews
