$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Roy Suryo: Rezim SBY Disebut Era Reformasi, Rezim Jokowi Apa Pantas Disebut Era Orde BuzzeRP?

INDONESIAKININEWS.COM -  Pakar Multimedia dan Telematika Roy Suryo ikut mengomentari soal ramainya buzzer di media sosial. Mantan kader Part...



INDONESIAKININEWS.COM - Pakar Multimedia dan Telematika Roy Suryo ikut mengomentari soal ramainya buzzer di media sosial. Mantan kader Partai Demokrat ini menilai, rezim Presiden Joko Widodo kerap dijumpai para buzzer yang membelanya.

Roy Suryo kemudian membandingkan dengan rezim-rezim sebelumnya.

Jika di masa pemerintahan Soekarno disebut sebagai orde lama (Orla), dan rezim Soeharto disebut orde baru (Orba). Di masa BJ Habibie hingga Susilo Bambang Yudhoyono dikenal dengan rezim era reformasi,

“Dulu Bung Karno disebut OrLa =Orde Lama. Pak Harto disebut OrBa = Orde Baru, Sesudah Orde Reformasi (BJ Habibie ssampai pak SBY),” cuita Roy Suryo di twiternya, Kamis (11/2).

Roy kemudian bertanya di rezmi Joko Widodo apa pantas disebut rezim buzzer.

“Maka sekarang ini mau disebut apa? Kalau merunut Aliansi Mahasiswa ASLI UGM soal “BuzzerRp” tsb. Apa iya mau disebut OrBuzz = Orde BuzzerRp?” katanya.

Setidaknya, apa yang disampaikan Roy Suryo tersebut, senada dengan Ekonom senior Rizal Ramli.

Rizal Ramli mengkhawatirkan akhir dari rezim Jokowi hanya dikenang sebagai ‘Rezim BuzzRP’.

Bukan tanpa alasan, Rizal Ramli melihat pemerintah tidak memiliki indikator keberhasilan ekonomi. Sehingga untuk menutupi itu, buzzer dikerakkan di media sosial.

“Saya kuatir karena pemerintahan Jokowi tidak memiliki legacy keberhasilan ekonomi, kemakmuran rakyat, bersih (anti KKN) dan pro-demokrasi, akhirnya hanya akan dikenang sebagai “Rezim BuzzeRP” yang kelola ekonomi secara ugal-ugalan, dan menutupinya dengan sewa BuzzeRP. What an irony,” tulis Rizal Ramli di akun twitter miliknya, Rabu (10/2).

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI ini menilai, penggunaan buzzer oleh para pejabat negara adalah pembodohan terhadap negara. Sebab tak jarang ditemukan buzzer yang melakukan upaya-upaya rasionalisasi dengan kalimat-kalimat vulgar.

“Salah satu tujuan kemerdekaan kita adalah ‘Mencerdaskan Bangsa’. Penggunaan buzzeRP oleh pejabat secara masif, menggunakan logika bodoh dan bahasa-bahasa vulgar, adalah upaya pembodohan bangsa, bertentangan dengan cita kemerdekaan,” katanya. (dal/fin)





S:fajar Indonesia Network 



Name

Berita,12445,HUMOR,5,Internasional,158,Kesehatan,8,Nasional,12319,News,70,OPINI,76,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Roy Suryo: Rezim SBY Disebut Era Reformasi, Rezim Jokowi Apa Pantas Disebut Era Orde BuzzeRP?
Roy Suryo: Rezim SBY Disebut Era Reformasi, Rezim Jokowi Apa Pantas Disebut Era Orde BuzzeRP?
https://1.bp.blogspot.com/-a-HP88gYhIE/YCTC4qxFnvI/AAAAAAAAKNc/O1lZC3WDFykIXxo1qm6xbwEHf70gNiE9gCLcBGAsYHQ/w640-h450/Screenshot_2021-02-11-12-35-51-183_id.co.babe.png
https://1.bp.blogspot.com/-a-HP88gYhIE/YCTC4qxFnvI/AAAAAAAAKNc/O1lZC3WDFykIXxo1qm6xbwEHf70gNiE9gCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h450/Screenshot_2021-02-11-12-35-51-183_id.co.babe.png
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/02/roy-suryo-rezim-sby-disebut-era.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/02/roy-suryo-rezim-sby-disebut-era.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy