$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Kesaksian Jemaat Katedral Manado, Tenang Lihat Banser Turut Berjaga, 'Kami Teringat Riyanto'

INDONESIAKININEWS.COM -   Wajah Sulut yang penuh pluralisme, itulah yang tergambar saat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunj...



INDONESIAKININEWS.COM -  Wajah Sulut yang penuh pluralisme, itulah yang tergambar saat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi gereja Katedral Manado,

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kamis lalu di saat misa Kamis Putih. 

Puluhan ormas adat dan keagamaan berdatangan menjaga gereja yang berada di pusat kota Manado tersebut.

Ada pula tokoh agama non-katolik yang datang untuk mendukung pesan damai paskah Kapolri dari Manado.

Di antara mereka, yang menyolok, adalah Barisan Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama. 

Seragam mereka loreng dengan tulisan Banser di dada kiri. 

Di dada kanan tertera papan nama. Lambang Banser tertera di bahu kiri.

Gaya mereka sigap. Dua di antaranya berjaga tak jauh dari pintu gereja. 

Lainnya berjaga di halaman gereja dan jalan depan gereja. Dina seorang jemaat sempat mengira mereka tentara. 

Ia merasa aman setelah tahu itu anggota Banser. 

"Luar biasa anggota banser, mereka sangat luar biasa, kami merasa semakin aman dengan adanya mereka," katanya. 

Lain lagi dengan Jemmy. Jemaat dari Minut ini pernah membaca kisah heroik seorang anggota Banser bernama Riyanto

yang tewas terkena ledakan saat hendak menyelamatkan Gereja Eben Haezer Mojokerto dari ledakan bom.

Mereka luar biasa. Di Sulut ini adalah wujud toleransi. Tepat Kapolri ke Sulut untuk mengirim pesan paskah aman ke seluruh Indonesia," katanya. 

Amatan Tribun, setelah Kapolri pulang, anggota Banser tetap berjaga. Mereka malah lebih awas. 

Banser Sulut mengerahkan 100 anggota untuk mengamankan perayaan Paskah di Gereja - Gereja di Manado.

Migiarto, Komandan Banser Sulut mengatakan, anggota Banser dipecah menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok menjaga satu gereja.

"Saya dan 11 orang lainnya kebagian menjaga gereja Katedral Manado," ujarnya kepada Tribun Manado di halaman gereja Katedral Manado, kota Manado, provinsi Sulawesi Utara, Kamis (1/4/2021) malam. 

Menurutnya, menjaga gereja sudah jadi tradisi Nahdlatul Ulama (NU). 

Banser Sulut sebagai bagian dari NU telah ambil bagian dalam menjaga gereja di tiap momen keagamaan.

"Kami biasa jaga gereja saat natal, tahun baru serta paskah," ujar dia. 

Khusus momen Paskah kali ini, ia menuturkan, Banser NU turun full team karena dibayang - bayangi serangan teroris.

Juga untuk mengamankan Kapolri. "Kami bertekad untuk mengamankan kebhinekaan dan menjaga kerukunan antar umat beragama," kata dia. 

Pengamat Budaya Sulut Ivan Kaunang mengatakan, ini merupakan penghargaan terhadap toleransi umat beragama di Sulut. 

"Bicara toleransi dan pluralisme, masyarakat Sulut sangat dewasa," katanya kepada Tribun Manado via WA Jumat (2/4/2021) malam.

Ungkap dia, toleransi di Manado  telah dipupuk sejak berabad lalu. 

Kala itu, belanda mendirikan perkampungan antar suku di Manado.

"Mereka berjumpa dalam hubungan yang setara dan rasa persaudaraan yang tinggi," kata dia.

Ungkapnya, rasa kekeluargaan warga Manado terbilang tinggi. Mereka yang sekampung bak saudara. Saat acara Tilawatil Quran di Manado pada tahun 60 an, banyak orang Kristen jadi panitia.

"Itu toleransi yang luar biasa," kata dia. Tahun 1970 an, kata dia, sempat terjadi perselisihan kecil. Saat itu digagaslah BKSAUA. 

"Jadi Manado yang pertama menggagas BKSAUA kemudian berdiri di seluruh Indonesia. Itu benar benar muncul dari bawah.

Lalu muncullah FKUB. Lembaga lembaga ini yang banyak berperan dalam memadamkan konflik di sejumlah daerah di Indonesia. Asalnya dari Manado," kata dia. 

Di masa ketika internet muncul, warga memanfaatkannya untuk memperkokoh toleransi. 

Saat Kapolri datang dan menginjakkan kaki di Katedral Manado, netizen Manado menaburkan 
pesan damai di dunia maya. 

Ia tak memungkiri, konflik kecil kerap terjadi. Tapi konflik tersebut justru memunculkan solusi yang kian memperkuat kerukunan antar umat beragama.

Menurut Ivan, Manado dapat menjadi suluh bagi bangsa ini yang sedang dicengkram konflik identitas. 

Kedatangan Kapolri kian membesarkan peran Manado dalam hal pelopor kerukunan serta penjaga benteng terakhir pluralisme di Indonesia

"Kerukunan di Manado bukan hanya narasi. Tapi sebuah praktek yang mendarah daging di masyarakat," ujarnya. (art) 




S: Tribunnews


Name

Berita,13805,H,2,HUMOR,5,Internasional,159,Kesehatan,9,Nasional,13677,News,72,OPINI,76,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Kesaksian Jemaat Katedral Manado, Tenang Lihat Banser Turut Berjaga, 'Kami Teringat Riyanto'
Kesaksian Jemaat Katedral Manado, Tenang Lihat Banser Turut Berjaga, 'Kami Teringat Riyanto'
https://1.bp.blogspot.com/-hJ3__7fth-8/YGnI-eoktcI/AAAAAAAAMhI/_o455nRlOyccvRY-hO2_wk1dwNNfxU-DgCLcBGAsYHQ/w640-h308/Screenshot_2021-04-04-21-10-04-08.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-hJ3__7fth-8/YGnI-eoktcI/AAAAAAAAMhI/_o455nRlOyccvRY-hO2_wk1dwNNfxU-DgCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h308/Screenshot_2021-04-04-21-10-04-08.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/04/kesaksian-jemaat-katedral-manado-tenang.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/04/kesaksian-jemaat-katedral-manado-tenang.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy