$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Oposisi Peralat Munarman, MRS, HTI, FPI Lawan Presiden Joko Widodo

INDONESIAKININEWS.COM -  Pegiat media sosial dan pengamat politik, Ninoy K Karundeng dan Iyyas Subiakto, mengatakan, kalangan oposisi selalu...


INDONESIAKININEWS.COM - 
Pegiat media sosial dan pengamat politik, Ninoy K Karundeng dan Iyyas Subiakto, mengatakan, kalangan oposisi selalu memperalat Munarman, Mohammad Rizieq Shihab (MRS), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI) dalam melawan Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Hal itu dikemukakan Ninoy K Karundeng dan Iyyas Subiakto, Rabu, 28 April 2021, menanggapi Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polisi Republik Indonesia (Polri) menangkap Munarman, mantan Sekretaris FPI di Moderns Hills, Cinangka, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, pukul 15.00 WIB, Selasa, 27 April 2021.

Munarman ditangkap karena terlibat dalam Jammaah Ansharut Daullah (JAD) yang berafiliasi dengan The Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). M Fikri, salah satu anggota teroris mantan anggota FPI ditangkap di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 6 April 2021, menyebut Munarman bagian dari JAD.

Munarman hadir dalam baiat anggota FPI bergabung dengan JAD di Makassar, 25 Januari 2015. Kemudian aktifitas serupa dihadiri Munarman di Medan dan Jakarta.

Menurut Ninoy K Karundeng dan Iyyas Subiakto, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan sejumlah partai pendukung Presiden Indonesia, Joko Widodo (20 Oktober 2014 – 20 Oktober 2024), harus melakukan konsolidasi lebih rapi, sebelum menangkap Munarman dan MRS.

HTI dan FPI

Konsolidasi dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017, untuk membubarkan HTI. MRS ditangkap di Jakarta, Sabtu, 13 Desember 2020 atas kasus hate speech dan penghinaan terhadap Negara, dan pelarangan berbagai aktifitas FPI dalam bentuk apapun terhitung Rabu, 30 Desember 2020.

“Kalau tidak didasarkan perhitungan matang, Pemerintahan Presiden Joko Widodo, akan diserang dari berbagai penjuru. Lawan politik dilemahkan, pionnya dipreteli, seperti penangkapan MRS dan Munarman, serta pemberangusan HTI dan FPI,” ujar Iyyas Subiakto.

Dikatakan Iyyas Subiakto, tugas paling berat Pemerintahan Presiden Indonesia, Joko Widodo, adalah menjaga tetap tegaknya ideology Pancasila, berlandaskan Undang-Undang Dasar 1845, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.

Karena itulah, HTI dan FPI yang berjuang menginginkan Indonesia berubah menjadi negara Islam berbasis khilafah, harus dibubarkan, setelah konsolidasi internal di lingkungan pemerintahan dinilai sudah cukup solid.

“Memang, bagi sebagian masyarakat yang kurang mengikuti ritme politik secara lebih detil, bisa saja menuding Presiden Joko Widodo, kurang berani menghadapi kelompok radikal. Tapi penangkapan MRS, Sabtu, 13 Desember 2020 dan Munarman, Selasa, 27April 2021, telah menjawab semua keraguan selama ini, karena Presiden Joko Widodo, butuh konsolidasi terlebih dahulu,” ujar Iyyas Subiakto.

Ninoy K Karundeng, mengatakan, “Presisi memakan korban. Hormat untuk Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Pentolan teroris ISIS-FPI Munarman ditangkap Densus 88. Luar biasa.

Pasalnya, Munarman adalah salah satu kompor, provokator di Republik Indonesia, ini, selain Anies Baswedan (Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta) dan Jusuf Kalla. Trio the untouchables ini terkait dengan dan menggunakan ormas teroris FPI sebagai alat politik identitas.

Publik masih ingat. Betapa MRS disambut oleh Anies Baswedan, Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, saat kembali dari pelariannya di Arab Saudi selama tiga tahun, Selasa, 10 Nopember 2020.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, sebagai Satuan Tugas Corona Virus Disease-19 (Covid-19) menyumbang puluhan ribu masker untuk kegiatan pernikahan anak MRS di Petamburan, Jakarta, Sabtu, 14 Nopember 2020.

Jusuf Kalla, Wakil Presiden Indonesia, 2004 – 2009 dan 2014 – 2019, menyebut ada kekosongan kepemimpinan di Indonesia hanya karena melihat pion dia disambut oleh para pendukung teroris di Bandara Soekarno Hatta, Selasa, 10 Nopember 2020. Muaranya delegitimasi terhadap Presiden Joko widodo. Politik identitas mereka usung.

Kalkulasi politik Pemilihan Presiden 2024 menjadikan Anes Baswedan dan Jusuf Kalla, serta Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat) merangkul FPI alias MRS yang di belakangnya, otaknya, adalah pentolan teroris Munarman. Lagi-lagi politik identitas akan digunakan oleh mereka.

Praktik Pemilihan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, 2017, memecah-belah umat Islam, termasuk kriminialisasi terhadap Ahok sebagai jalan menggerakkan kebencian terhadap NKRI.

“Maka, dengan ditangkapnya Munarman, peta terorisme, radikalisme menjadi berubah. Memang Munarman pantas ditangkap. Sekali lagi. Dia adalah master, otak, selain pentolan MRS dalam jaringan ISIS dan terorisme FPI,” ungkap Ninoy K Karundeng.

Kita paham Munarman tidak punya latar belakang ilmu agama Islam sama sekali. Persis seperti MRS. MRS hanya penjual parfum Arab, memimpin organisasi massa berkedok agama. Penghasut anak negeri untuk menjadi teroris bersama Munarman.

MRS kacung Munarman

Menurut Ninoy K Karundeng, publik yang bahlul, dengan menjual agama, seperti kata Buni Yani, mendukung FPI. Enam bulan lalu di Republik Indonesia, ini, para bahlul membela pentolan teroris MRS.

“Munarman memilih MRS sebagai kacungnya. Munarman menyuruh MRS berbicara ngawur, memfitnah, dan melakukan framing membenci pemerintahan. MRS yang ingin kaya raya tanpa bekerja keras, dipasang oleh Munarman menjadi corong FPI,” ungkap Ninoy K Karundeng.

“Sementara Munarman mengendalikan seluruh strategi agar duit mengalir. MRS tetap mendapat bagian besar duit dari para penjahat, cukong dari mulai Cendana, Cikeas, dan Chaplin – serta sembilan Naga.”

Saking kuatnya, Munarman sanggup menghambat perintah Presiden Joko Widodo. Sampai saat ini Negara gagal mengambil alih tanah Megamendung yang menjadi rumah para teroris, Markaz Syariah, seperti Petamburan.

Pesantren Megamendung adalah tempat latihan para teroris FPI. Simbol kekuatan teroris FPI. Sampai saat ini, Perseroan Terbatas Perusahaan Negara (PTPN) VIII sebagai pemilik lahan ketakutan. Tidak berani mengambil haknya.

Tidak satu pun pejabat di Republik Indonesia, ini, berani mengeksekusi lahan milik negara yang diserobot organisasi teroris FPI. Karena lobby Munarman sampai ke level Menteri. Menteri pun ketakutan terhadap Munarman.

Terkait ISIS pun Munarman tetap bebas. Munarman menghadiri baiat ISIS di markas FPI di Makassar pun tidak tersentuh hukum. Di Medan juga Munarmana melakukan baiat terhadap para teroris ISIS.

Selain itu Pamulang pun dijadikan basis bibit teroris ISIS termasuk Universitas Islam Negeri (UIN).

Kisah Munarman ini jadi bagian rangkaian kisah trio the untouchables di Republik Indonesia, ini. Munarman telah diselesaikan oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Polisi Republik Indonesia.

“Saya berharap, dengan teroris Munarman dicokok, maka tindakan hukum terhadap Anies Baswedan terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PBD) DKI Jakarta, korupsi lahan Dana Pendahuluan (DP) 0% (nol persen), gelontoran uang untuk Formula E, akan bisa dilakukan,” kata Ninoy K Karundeng.

Untuk Jusuf Kalla, Ninoy K Karundeng, meminta hentikan menggunakan politik identitas sebagai kendaraan politik.

“Lebih baik Jusuf Kalla jualan Coto Makassar, kalau usaha bangkrut, tidak dapat proyek dari Luhut Binsar Panjaitan (Menteri Koordinator Investasi dan Maritim) atau Erik Tohir (Menteri Badan Usaha Milik Negara) Daripada ambisi menggunakan dan menggandeng orang seperti Rizieq Shihab FPI, yang di belakangnya ada pentolan teroris Munarman,” kata Ninoy K Karundeng.

Dikatakan Ninoy K Karundeng, ketegasan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo adalah amanat tegas dari Presiden Joko Widodo yang dijalankan dengan tingkat presisi luar biasa. Bidak catur strategi Jenderal Listyo mampu memorakporandakan gerakan teroris FPI di Indonesia.

“Jenderal Listyo akan merangsek dan menghancurkan pelanggaran hukum, termasuk terorisme, dengan presisi yang dicanangkan. Publik bersorak sorai menyambut ketegasan Jenderal Listyo. Salut! Hormat Jenderal!” kata Ninoy K Karundeng.

Iyyas Subiakto mengatakan, “Kita tidak sesenang pemenang Indonesian idol, Rabu malam, 27 April 2021, tapi lebih kepada kelegaan sebagai warga yang ingin negara ini aman, nyaman, berkeadilan bukan dikerdilkan oleh akal licik para otak picik.”

Munarman, otak dari nyaris semua pergerakan FPI akhirnya dicokot Densus 88 pada Selasa, 27 April 2021 jam 15.00 WIB di rumahnya.

“Munarman sudah lama diendus sebagai otak teror dalam beberapa pergerakan dan dialah strategic thinker FPI yang dirancang menggerus Indonesia dengan jalan melalui membangun radikalisme berkenderaan agama, sialnya Islam yang dipakai,” ungkap Iyyas Subiakto.

Sukses ujicoba di DKI Jakarta

Mereka sukses pada uji coba di Pemilihan Kepala Daerah di Jakarta, 2017 yang membuahkan gubernur yang cuma bisa kumur-kumur.

Agama agung yang seharusnya dijaga malah dijadikan bara termasuk terus menyerang agama lain, dan memancing benturan kepada aparat negara bahkan merendahkan kepala negara bak musuh yang harus musnah.

“Munarman salah satu contoh manusia yang berakal bebal memusuhi negara dan kebaikan. Apakah dia sendiri, sudah pasti tidak. Ingat saat seorang Intel Kedutaan Jerman mampir ke markas FPI, apakah dia cuma mampir numpang kencing, pastinya tidak.”

“Markas FPI bukan Wates Close Umum. Namun yang pasti di sana ada pendulum yang digoyang oleh tangan tertentu untuk melemahkan Indonesia yang sedang merangkak naik menuju negara maju. Tapi ada para biadab yang tak mau,” kata Iyyas Subiakto.

Dikatakan Iyyas Subiakto, kita ingat ada 92 rekening FPI yang ditelisik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) termasuk rekening Munarman, sayangnya kita tidak bisa mendapat info tuntas siapa saja penyetor dana kotor untuk membantu gerakan teror.

“Munarman hanya bak seekor kepiting batu yang merangkak pelan di atas pasir pantai luas Indonesia, ada banyak hiu, dan jenis binatang mematikan di dasar laut yang mengintai mangsa. Dan bangsa inilah yang diincar mereka,” ujar Iyyas Subiakto.

Manuver buruk

Dikatakan Iyyas Subiakto, akhir-akhir ini makin terang benderang siapa saja mereka. Bahkan saat kepulangan MRS ada banyak manuver buruk dari orang berhati busuk yang sekarang semakin terpuruk.

Keterpurukan mereka adalah karena Joko Widodo pelan tapi pasti membuat mereka setengah mati.

Kita harus makin sadar bahwa penyelamatan ini dimulai sejak Joko Widodo hadir sebagai pemimpin yang disiplin serta tidak plin plan.

Menjalankan amanah memasuki fase kedua Joko Widodo makin nyata menyesakkan nafas bau mereka yang selama ini menjadi titik histamin pusat kebusukan Indonesia.

Kembali kepada Munarman, dicokotnya dia ini bak benang merah utk peringatan kepada PS, jangan main2 dgn kelompok radikal ini. Terlepas ada utang budi pada Pemilihan Presiden sebelumnya dan hampir terjadi balas jasa dengan memberi ruang direksi kepada manusia HTI yang sudah dijadikan organisasi massa terlarang dengan pakai berang segala.

“Hal ini bisa menambah kekuatan stigma bahwa Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan, hanya pura-pura baik untuk Indonesia, buktinya dia akrab dgn orang-orang anti Pancasila,” ungkap Iyyas Subiakto.

Kini sebagain besar rakyat Indonesia terasa makin gamang kalau sejak awal Joko Widodo seolah menolak untuk dicalonkan lagi dengan alasan masalah undang-undang dan konstitusi.

Padahal undang-undang itu bukan kitab suci yang seolah harus dipertahankan, dan akibatnya bisa membahayakan kelangsungan sebuah bangsa yang sedang recovery, dan hal itu yang membidani adalah Joko Widodo sendiri.

“Terus mau ditinggal pergi. Kalau begitu ngapain dimulai untuk diperbaiki bila akhirnya bakal ada potensi di rusak lagi. Dan kita tahu orangnya ya, dia-aia juga,” kata Iyyas Subiakto.

Dikatakan Iyyas Subiakto, Indonesia perlu dijaga untuk keselamatan dari Munarman-munarman susulan yang masih berkeliaran dengann model dan gaya pura-pura mengabdi, sambil melirik kapan bisa mencuri saat Joko Widodo pergi.

“Oh Gusti gerakkan hati Presiden Indonesia, Joko Widodo, agar mau menunggu pengganti yang mumpuni dan itu pasti dari campur tangan-Mu lagi,” ujar Iyyas Subiakto. *

S:Suarapemredkalbar


Name

Berita,14240,H,3,HUMOR,5,Internasional,159,Kesehatan,10,Nasional,14111,News,72,OPINI,76,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Oposisi Peralat Munarman, MRS, HTI, FPI Lawan Presiden Joko Widodo
Oposisi Peralat Munarman, MRS, HTI, FPI Lawan Presiden Joko Widodo
https://1.bp.blogspot.com/-KEnlTOBxUSI/YIlfDhUwW2I/AAAAAAAAKpk/1VaxXCnA3YUPEwUzbsgyoUg-r7S07Mt5wCLcBGAsYHQ/w640-h462/Screenshot_2021-04-28-20-10-36-86.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-KEnlTOBxUSI/YIlfDhUwW2I/AAAAAAAAKpk/1VaxXCnA3YUPEwUzbsgyoUg-r7S07Mt5wCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h462/Screenshot_2021-04-28-20-10-36-86.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/04/oposisi-peralat-munarman-mrs-hti-fpi.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/04/oposisi-peralat-munarman-mrs-hti-fpi.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy