$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Telak! Anies Kena “Tuabok” Jokowi, Lamban Dan Gak Becus!

INDONESIAKININEWS.COM -  Beberapa minggu terakhir ini, Anies memang banyak bikin salah. Nggak tanggung-tanggung, kesalahannya besar dan namp...



INDONESIAKININEWS.COM - Beberapa minggu terakhir ini, Anies memang banyak bikin salah. Nggak tanggung-tanggung, kesalahannya besar dan nampak sekali di mata publik. Bisa saja dimulai dari ketika Anies bertemu Ridwan Kamil dan panen padi di Sumedang, Jawa Barat pada tanggal 11 Juni 2021 lalu. Saat itu angka Covid di Jakarta sedang beranjak naik. Yang katanya sudah diprediksi oleh epidemiolog dari UI Sumber. Tapi kok Anies sempat-sempatnya keluyuran ke Sumedang selama beberapa hari?

Padahal banyak hal yang harus dipersiapkan di DKI Jakarta. Yang paling urgent adalah ketersediaan tempat tidur di rumah sakit buat pasien Covid. Entah lucu atau buodoh, balik dari Sumedang, Anies pun berpidato di depan peserta apel bersama dalam rangka penegakan pendisiplinan PPKM berskala mikro pada hari Minggu malam (13/6). Memaparkan peningkatan angka-angka Covid, lalu menyebut jika kondisi tidak terkendali, DKI Jakarta akan masuk fase genting Sumber. Lah, sudah tahu begitu kenapa Anies sempat-sempatnya ke Sumedang? Tepok jidat!

Benar saja, pada tanggal 21 Juni, Kapolri menagih tambahan tempat isolasi pasien Covid Sumber. Tambahan tempat ini sudah tertuang dalam KepGub yang ditandatangani Anies pada tanggal 31 Mei 2021, termasuk di antaranya adalah Rusun Nagrak Cilincing Sumber. Rusun Nagrak jadi terkenal karena dalam 2 kesempatan, Pemprov DKI Jakarta minta-minta bantuan peralatan seperti ember, sapu, lap dan lain-lain. Pertama, minta-minta ke warga masyarakat. Kedua, minta-minta ke para dubes asing, sampai Kemenlu turun tangan. Blunder besar, memalukan nama negara dan bangsa.


 
Kesalahan Anies berikutnya, yang masih fresh, yakni salah sidak. Belagak sidak sambil marah-marah ke perusahaan di sebuah gedung di Jalan Sudirman pada Selasa lalu (6/7). Eh ternyata itu perusahaan asuransi yang termasuk sektor esensial. Anies nampak makin buodoh. Seperti pejabat yang tidak tahu peraturan. Pihak perusahaan dan OJK pun menyentil Anies, lengkapnya di tulisan saya sebelumnya : https://seword.com/politik/salah-sidak-kena-sentil-ojk-ini-3-cara-anies-EvXk8884kC

Kelakuan Anies ini memalukan. Juga tidak produktif. Mungkin Presiden Jokowi sudah sempat menegurnya di balik layar. Namun, memang bukan gaya Presiden Jokowi untuk menegur atau pun memarahi bawahannya di depan umum. Padahal kurang apa pemerintah pusat sama Anies? APBD kurang, dikasih pinjeman, yang angkanya triliunan. Kurang pasokan oksigen, Menteri Luhut langsung kontak Krakatau Steel buat bantu. Anies sendiri terkesan lamban, tidak sigap, bahkan sepertinya tidak tahu mau ngapain. Kelihatan dari ngawurnya skala prioritas ketika dia berkegiatan.

Contohnya ya dalam mempersiapkan Rusun Nagrak itu. Begitu lama sampai berhari-hari. Sesudah ditagih Kapolri, baru deh Anies inspeksi ke Rusun Nagrak pada tanggal 23 Juni lalu. Anies menyebut Rusun Nagrak mampu menampung 2.500 orang dan memastikan sudah siap. Padahal pada tanggal 24 Juni keluar postingan Pemprov DKI di akun medsos mereka, minta bantuan warga masyarakat melengkapi peralatan di Rusun Nagrak Sumber. Lalu pada tanggal 28 Juni 2021, dibuatlah surat minta-minta peralatan ke para dubes asing yang jadi blunder besar itu Sumber. Kenapa sebelumnya Anies menyatakan sudah siap? Lucunya, pada hari yang bersamaan (23/6), Camat Cilincing, Muhammad Andri menjelaskan kepada media bahwa kapasitas Rusun Nagrak Tower 3 yang dibuka untuk fasilitas isolasi adalah 1.020 unit tempat tidur. Beda dengan pernyataan Anies Sumber. Saya sih percaya Camat Andri ketimbang Anies. Buktinya, Pemprov waktu itu masih minta-minta sumbangan peralatan kan?

Bagi orang yang terbiasa kerja macam Presiden Jokowi, Anies ini jadi kayak keledai tambun yang lamban. Mesti diarahkan dan dipecut dulu, baru gerak bener. Salah satu cara Presiden Jokowi “nuabok” Anies adalah dengan bergerak sendiri di Jakarta. Anies sepertinya lupa bahwa Jakarta ini ibu kota negara. Presiden juga ngantor di sini. Gampang memantau kinerja Anies, gampang pula “nuabok” Anies dengan mengambilalih kerjaan Anies.

Awalnya Presiden Jokowi, ditemani Menteri Kesehatan dan Menteri PUPR, meninjau persiapan Asrama Wisma Haji Pondok Gede di Jakarta Timur, pada Senin malam lalu (5/7). Di sana disiapkan 900 tempat tidur isolasi, 50 ICU (intensive care unit), dan 40 HCU (high care unit). Presiden memerintahkan Kementrian PUPR untuk menyelesaikannya dalam waktu 2 hari, sehingga hari Kamis, hari ini, sudah bisa dipakai Sumber. Urusan asrama haji memang jatuhnya di Kementrian Agama ya, bukan bagian Anies. Namun itu kan buat menolong wilayah Anies. Kenapa Anies nggak diajak oleh Presiden Jokowi meninjaunya? Ini adalah salah satu sentilan dari Jokowi.


 
Lokasi berikutnya yang dicek oleh Presiden Jokowi adalah Rusun Pasar Rumput. Nah, ini betul-betul proyek Anies. Tercantum dalam KepGub yang dia tandatangani pada 31 Mei itu. Pada Rabu malam kemarin (7/7), Presiden meninjau kesiapan Rusun Pasar Rumput, bersama Menteri PUPR dan Kepala BNPB. Lokasi ini akan diperuntukkan bagi pasien yang bergejala ringan atau tanpa gejala. Menurut Presiden Jokowi, Tower 1 sudah siap digunakan dengan kapasitas 2.060 tempat tidur. Sedangkan Tower 2 dan 3 akan siap dalam 2-3 hari ini dengan kapasitas 5.950 tempat tidur Sumber. Jadi boleh dibilang, presiden sedang mengerjakan tugas seorang gubernur yang dijuluki pemujanya sebagai “gubernur rasa presiden”, tapi terbukti tidak becus mengerjakan pekerjaan sebagai gubernur hehehe…

Selain meninjau kesiapan Rusun Pasar Rumput, Presiden Jokowi juga menyampaikan instruksi yang menyentil Anies. “Saya minta seluruh gubernur, bupati dan wali kota baik yang berada di pulau Jawa dan pulau Bali, maupun yang di luar pulau Jawa semuanya untuk terus turun ke bawah mengecek lapangan. Mengontrol kesiapan-kesiapan, baik itu obat-obatan, baik itu alat-alat kesehatan, baik itu tabung oksigen dan juga tempat isolasi yang selalu dan harus dipersiapkan,” ujar Presiden Jokowi. Juga beliau mengucapkan terima kasih kepada para dokter, para nakes dan para relawan yang bekerja pagi siang malam menangani Covid Sumber.

Presiden menyebut gubernur, usai mengambilalih kerjaan seorang gubernur, yang tidak mendampinginya. Presiden memaparkan instruksinya buat dilakukan oleh gubernur, tanpa kehadiran gubernur wilayah itu, ketika presiden selesai melakukan tugas si gubernur. Anies seakan tidak dianggap ada sebagai pemimpin Jakarta. Bahwa Presiden Jokowi yang super sibuk mengurus seluruh Indonesia, masih sempat mengerjakan tugasnya Anies. Itu menunjukkan bahwa kemampuan Presiden Jokowi jauh di atas dan beberapa kali lipat Anies. Anies hanya sok saja disebut gubernur rasa presiden. Nyatanya, mengerjakan tugas seorang gubernur saja sudah keteteran dan tidak becus, sampai presiden turun tangan mengambilalih. Memalukan dan telak “menampar” Anies.

Video di bawah ini menunjukkan kondisi Presiden Jokowi yang nampak sudah kecapean. Tapi harus kerja terus sampai malam, gara-gara seorang gubernur yang kerjanya tidak jelas dan tidak becus. Hanya orang-orang zholim yang menyebut Presiden Jokowi harus menyerah dan mundur! Duhh, hati saya jadi trenyuh… Sehat selalu Pak Jokowi! Selalu dari kura-kura



S: Ninanoor


Name

Berita,17062,H,102,HUMOR,5,Internasional,159,Kesehatan,13,Nasional,16932,News,613,OPINI,76,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Telak! Anies Kena “Tuabok” Jokowi, Lamban Dan Gak Becus!
Telak! Anies Kena “Tuabok” Jokowi, Lamban Dan Gak Becus!
https://1.bp.blogspot.com/-oBScvKNZm70/YOcBbZPOUOI/AAAAAAAAPk0/nQo6ZcqqDHo3ICZYKzcr8RwDOC6i4HQWQCLcBGAsYHQ/w640-h382/Screenshot_2021-07-08-20-43-55-95.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-oBScvKNZm70/YOcBbZPOUOI/AAAAAAAAPk0/nQo6ZcqqDHo3ICZYKzcr8RwDOC6i4HQWQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h382/Screenshot_2021-07-08-20-43-55-95.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/07/telak-anies-kena-tuabok-jokowi-lamban.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/07/telak-anies-kena-tuabok-jokowi-lamban.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy