$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Deretan Sifat Aneh Herry Wirawan Dituntut Hukuman Mati, Jaksa Sampai Terkejut Melihatnya

INDONESIAKININEWS.COM -  Deretan sifat aneh Herry Wirawan, pelaku rudapaksa 13 santriwati, jaksa sampai terkejut melihatnya. Herry Wirawan a...



INDONESIAKININEWS.COM - Deretan sifat aneh Herry Wirawan, pelaku rudapaksa 13 santriwati, jaksa sampai terkejut melihatnya.

Herry Wirawan akan menjalani sidang lanjutan agenda pembelaan atau pledoi hari ini, Kamis (20/1/2022).

Herry Wirawan sebelumnya ditutun hukuman mati hingga kebiri kimia oleh jaksa.

Selama berlangsungnya proses hukum terhadap Herry, yang bersangkutan beberapa kali menunjukkan perilaku dan sikap yang di tidak normal atau aneh.

Dilansir TribunWow.com, berikut ini adalah sejumlah perilaku aneh yang pernah ditunjukkan oleh Herry Wirawan.

1. Masih Bisa Bercanda
Herry Wirawan, guru pesantren di Bandung yang merudapaksa 12 santriwatinya hingga melahirkan 8 bayi.

Walaupun mendpat tuntutan yang sangat berat, Herry disebut-sebut masih bersikap normal seperti biasa sebelum mendapat tuntutan hukuman mati.

Fakta ini disampaikan oleh Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kebonwaru Bandung, Riko Steven.

Dikutip dari TribunJabar.id, berdasarkan penjelasan Riko, tidak ada yang aneh dari sikap Herry di rutan seusai menerima tuntutan hukuman mati.

Riko menjelaskan, Herry masih beraktivitas normal di dalam rutan.

"Dia masih terlihat biasa saja. Masih tetap salat, waktunya ke musala yah ke mushala," ujar Riko, Selasa (18/1/2022).

Berdasarkan penjelasan Riko, Herry juga tidak berubah menjadi tertutup.

Yang bersangkutan masih berinteraksi bersama napi lainnya di dalam rutan.

"Dia juga masih bercanda dengan teman-teman," kata Riko.

2. Berbelit-belit Ngaku Khilaf
Pada sidang ke-12 yang digelar Selasa (4/1/2022), Herry memberikan jawaban berbelit-belit soal motif melakukan rudapaksa terhadap belasan korban.

Awalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan apa motif Herry melakukan tindakan asusila.

Namun Herry tidak langsung menjawab pertanyaan dan pada akhirnya mengaku khilaf lalu meminta maaf.

"Ketika ditanyakan motifnya, itu jawabannya yang masih berbelit-belit," kata Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Dodi Gazali Emil, Selasa (4/1/2022).

"Tapi ujung-ujungnya dinyatakan bahwa dia minta maaf dan khilaf. Itu yang disampaikan oleh HW," ujar Dodi.

Herry sendiri mengakui seluruh perbuatan bejatnya terhadap 13 santriwati seperti yang tertera dalam dakwaan.

Sebelumnya pada sidang ke-11, terungkap fakta Herry diduga kuat melakukan pencucian otak terhadap korban dan istrinya.

Fakta itu terungkap dalam sidang ke-11 kasus ini yang digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (30/12/2021).

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Asep N Mulyana mengatakan Herry diduga mencuci otak istrinya hingga tak melapor meski mengetahui ada santriwati yang hamil.

"Jadi, kalau teman-teman bertanya kenapa ini baru terungkap sekarang, kenapa istrinya tidak mau melapor," kata Asep, dikutip dari TribunJabar.id, Kamis (30/12/2021).

"Di dalam istilah psikolog ada dampak-dampak dirusak fungsi otak sehingga orang tidak bisa membedakan mana itu benar dan salah."

Asep menyebut Herry sengaja mencuci otak istrinya agar tak bertindak meski mengetahuinya merudapaksa belasan anak di bawah umur.

"Boro-boro melapor, istrinya pun tidak berdaya," ucap Asep.

"Jadi, dia disuruh, ibu tinggal di sini, bahkan mohon maaf, ketika istri pelaku mendapati suaminya kemudian pada saat malam tidur malam naik ke atas dan mendapati pelaku melakukan perbuatan tidak senonoh pada korban, dia (istrinya) tidak bisa apa-apa."

Dalam melancarkan aksinya, Herry disebutnya sengaja menjanjikan sejumlah fasilitas dan kemudahan bagi para korbannya.

Asep pun menyebut aksi rudapaksa ini telah direncanakan oleh Herry.

"Itu tadi cuci otak dalam arti psikologi dia memberikan iming-iming, memberikan kesenangan kemudahan fasilitas yang katakan dia tidak dapatkan sebelumnya diberikan itu sehingga pelan-pelan pelaku mempengaruhi korban. Saya kan sudah berikan kamu ini, tolong dong kasarnya begitu," ucapnya.

"Kamu juga memahami kebutuhan saya, tentang keinginan saya."

"Ini sekali lagi kejahatan luar biasa tentu pemberantasannya harus luar biasa. Ini kejahatan serius," sambung Asep.

3. Ekspresinya Buat Jaksa Heran

Pada Selasa (11/1/2022), terdakwa kasus rudapaksa 13 santriwati di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Herry Wirawan telah dituntut hukuman mati dan kebiri kimia oleh jaksa.

Dalam momen ini, ekspresi Herry menuai sorotan dari sang jaksa yakni Kepala Kejati Jawa Barat Asep N. Mulyana.

Asep mengaku baru kali ini melihat ekspresi seperti Herry saat terdakwa mendengar tuntutan hukuman mati.

Dikutip dari Tribunnews.com, Asep heran dan terkejut melihat ekspresi Herry yang seakan-akan menganggap semua perbutan cabulnya adalah hal normal.

Tak menangis dan tak juga histeris, Herry bersikap biasa saja saat dituntut hukuman mati.

"Saya lihat ketika kami membacakan tuntutan mati, tidak ada ekspresi sama sekali. Tidak ada satu tetes air mata pun yang muncul," kata Asep N Mulyana dalam wawancara TV One yang dilansir TribunnewsBogor.com, Rabu (12/1/2022).

"Tidak ada rasa bersalah dari terdakwa. Seolah-olah ini suatu kebiasaan atau perbuatan yang apa adanya, yang umum dilakukan orang."

Kendati demikian, Asep meyakini Herry dalam kondisi sehat fisik dan jiwa.

"Ketika kami menanyakan bagaimana fakta perbuatan, dijawab dengan lugas," ungkap Asep.

"Jadi kami tidak melihat ada hal-hal sakit jiwa. Ada kesadaran dan kesengajaan pelaku melakukan perbuatan ini, kejahatan yang sangat serius," pungkasnya. 

s: tribunnews.com


Name

Berita,22138,H,151,HUMOR,7,Internasional,226,Kesehatan,27,Nasional,21933,News,1321,OPINI,80,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Deretan Sifat Aneh Herry Wirawan Dituntut Hukuman Mati, Jaksa Sampai Terkejut Melihatnya
Deretan Sifat Aneh Herry Wirawan Dituntut Hukuman Mati, Jaksa Sampai Terkejut Melihatnya
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhBOvjlEtCK24y9BhhHsNXPq8YLoedrJhqrgWl0a8aeDLwDBKI58kRu5kdGhFkuO3vCmQIIMo4j8mONQ1dassqHX1DpD5B__Ea8PEUaM8fSFE8r1C9algNM5YrzaT7E5KCGZus1w-YNigtmTEbqtUvo7NF6LnG8lgaeM8ApxfFhFpgYeuiylLH2SNPvsQ=w640-h360
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhBOvjlEtCK24y9BhhHsNXPq8YLoedrJhqrgWl0a8aeDLwDBKI58kRu5kdGhFkuO3vCmQIIMo4j8mONQ1dassqHX1DpD5B__Ea8PEUaM8fSFE8r1C9algNM5YrzaT7E5KCGZus1w-YNigtmTEbqtUvo7NF6LnG8lgaeM8ApxfFhFpgYeuiylLH2SNPvsQ=s72-w640-c-h360
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2022/01/deretan-sifat-aneh-herry-wirawan.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2022/01/deretan-sifat-aneh-herry-wirawan.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy