$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Mantan Mertua Di Sumenep Minta Oknum Polisi Yang Menembak Terduga Begal Berkali Kali Dihukum Mati

INDONESIAKININEWS.COM -  Soal tewasnya korban Herman (24) setelah ditembak beberapa kali oleh oknum polisi Polres Sumenep di JL. Raya Adiras...


INDONESIAKININEWS.COM - 
Soal tewasnya korban Herman (24) setelah ditembak beberapa kali oleh oknum polisi Polres Sumenep di JL. Raya Adirasa Kolor pada Minggu (13/3/2022) terus menuai protes dari Masyarakat.

Kali ini dari mantan mertua korban Herman, yakni Buriani asal Desa Dungkek Sumenep dengan tegas meminta agar oknum polisi yang telah menghilangkan nyawa mantan menantunya itu segera diberi hukuman mati.

"Harapan saya pelakunya (oknum polisi) hukum juga dan bahkan hukum mati juga pelakunya," kata Buriani, Selasa (15/3/2022).

Meski sudah jadi mantan mertua tuturnya, ia juga mengaku kecewa dengan tindakan oknum polisi yang dipandang tidak manusiawi dalam video viral aksi penembakan terhadap korban Herman yang diduga begal sepeda motor.

"Itu nyawa, dan itu bukan ebbuk (tupai), memang sudah pisah dengan anak perempuan saya. Tapi kan dia (korban Herman) punya anak (kompoi/bahasa Madura) dengan anak saya," katanya.

Ia juga bercerita, selama mantan menantunya ikut ke rumahnya saat sebagai menantu tidak pernah ada catatan kriminal kepolisian. Bahkan, Buriani juga merasa kehilangan.

"Tidak pernah ada catatan kriminal, mantan menantu saya orang baik. Heran, sudah terlihat tidak melawan (Herman) kenapa masih ditembak. Apalagi salahnya tidak jelas, meski salah sekalian kan tidak pantas tindakan itu," katanya.

Ditulis sebelumnya, alasan polisi karena tidak mengindahkan tembakan peringatan soal hujan peluru terhadap pria di Sumenep bernama Herman (24) asal Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding yang tewas terkapar pada Minggu (13/3/2022).

Korban Herman, terlihat jelas dalam video viral 26 detik sudah terkapar di menit ke- 8. 

Namun, oknum Polres Sumenep tetap hujani peluru hingga meninggal dunia.

Sebelumnya, pria berjaket hitam dengan memakai helm warna putih itu diduga akan merampas sepeda motor seorang perempuan bernama EF asal Pulau Kangean Sumenep di depan Swalayan JL. Raya Adirasa Kolor Sumenep.

Informasi yang diterima media ini, EF ditodong oleh Herman (diduga pelaku) dengan menggunakan senjata tajam yang diduga (Herman) akan merampas sepedanya.

Namun, warga yang tidak jauh rumahnya dari kejadian menyebutkan bahwa EF sudah sempat lepas dari Herman setelah ada tembakan pringatan polisi.

"Kejadiannya saat ditodong itu lama, mungkin ada salah satu orang lihat sajam itu langsung telpon polisi. Akhirnya datang polisi ada tembakan tiga kali kayaknya. Mungkin lihat polisi takut yang mau begal, pisaunya (Herman) diturunin dari perempuannya (penodongan) dan perempuannya (EF) itu kabur langsung lewat sawah-sawah," kata warga Sumenep yang tidak jauh dari tempat kejadian melalui pesan suara di WhatsApp.

Dikonfirmasi apakah penembakan korban Herman (disebut setres karena ditinggal istrinya hingga diduga begal) yang tewas terkapar sudah sesuai SOP atau tidak, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan bahwa Herman (diduga pelaku begal) tidak mengindahkan tembakan peringatan petugas.

"Dari petugas memberikan tembakan peringatan, tetapi tidak diindahkan oleh pelaku (Herman)," kata AKP Widiarti Sutioningtyas, Senin (14/3/2022).

Ditanya posisi korban (Herman) sudah roboh tersungkur karena dilumpuhkan kakinya dengan peluru polisi dan terlihat jelas tak bisa melawan, namun tetap ada suara tembakan mengarah ke korban Herman hingga tewas, AKP Widiarti Sutioningtyas mengaku masih akan mendalaminya.

"Kita juga masih mendalam kejadian penembakan tersebut," ungkapnya.

Pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail, karena yang mendalami kejadian penembakan itu langsung ditangani Propam Polres Sumenep.

"Semua ada prosedurnya, dari Propam yang akan mendalami hal itu," katanya.

S:Tribun Madura


Name

Berita,22045,H,151,HUMOR,7,Internasional,226,Kesehatan,26,Nasional,21841,News,1309,OPINI,80,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Mantan Mertua Di Sumenep Minta Oknum Polisi Yang Menembak Terduga Begal Berkali Kali Dihukum Mati
Mantan Mertua Di Sumenep Minta Oknum Polisi Yang Menembak Terduga Begal Berkali Kali Dihukum Mati
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjm3kYa_4vdDq29dTJG2Fh1WdTCGIoJEE0cA07OldJpmJLacRyH44YIErd92BNU-DAUyTgDdYFFfGiGDdCf7Fmv05vGKnosY-mx5SVybyvaIOXib-euT3uTiXSrajiT-BiCwNdBPut2ntrXSWFFkOxyL4FekGdtCbaKZrBnc21n8sZJiay6DZdphoyhVQ=w640-h354
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjm3kYa_4vdDq29dTJG2Fh1WdTCGIoJEE0cA07OldJpmJLacRyH44YIErd92BNU-DAUyTgDdYFFfGiGDdCf7Fmv05vGKnosY-mx5SVybyvaIOXib-euT3uTiXSrajiT-BiCwNdBPut2ntrXSWFFkOxyL4FekGdtCbaKZrBnc21n8sZJiay6DZdphoyhVQ=s72-w640-c-h354
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2022/03/mantan-mertua-terduga-begl-yang.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2022/03/mantan-mertua-terduga-begl-yang.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy