$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Pantas Takut Pulang ke Indonesia dan Kini Kabur dari Malaysia, Terungkap Masa Lalu Ayah Gen Halilintar Terlibat Organisasi Terlarang!

INDONESIAKININEWS.COM -  Keberadaan keluarga Gen Halilintar kini semakin jadi sorotan publik. Apalagi setelah Aurel Hermansyah mengatakan ka...


INDONESIAKININEWS.COM - 
Keberadaan keluarga Gen Halilintar kini semakin jadi sorotan publik.

Apalagi setelah Aurel Hermansyah mengatakan kalau mertuanya akan menetap di Turki.

Hal itu menandakan mereka semakin jauh dari Indonesia setelah sebelumnya menetap di Malaysia.

Langsung saja hal itu jadi pembahasan di mana-mana.

Pasalnya, mereka sampai mengorbankan hari pernikahan Atta Halilintar dan Aurel dan juga kelahiran cucu pertama mereka.

Yang sempat membuat netizen geram, mereka malah mengajak Aurel yang saat itu tengah hamil tua untuk bertemu di Turki.

Terbaru, malah terkuak masa lalu ayah Gen Halilintar, Anofial Asmid yang disebut terlibat organisasi terlarang.

Padahal sebelumnya banyak yang mengira mereka enggan kembali ke Indonesia karena permasalahan istri kedua Anofial Asmid.

Wah, seperti apa ya?

Dilansir dari berbagai sumber, saat masih berstatus Mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Universitas Indonesia, Anofial memulai bisnis berskala kecil hingga sukses melebarkan sayap ke berbagai negara bersama istrinya.

Sebuah buku berjudul “Pengembaraan Sang Duta: Halilintar Muhammad Jundullah” pun sempat jadi perbincangan.

Buku itu adalah karya Taufik Mustafa dan merujuk buku tersebut, Eep Saefulloh Fatah, konsultan politik cum sahabat Halilintar semasa kuliah, sedikit menceritakan sosok ayah Atta itu.

“Tahun 1995, ia [Halilintar dulu] adalah seorang yang door to door menjajakan karpet, dibantu istri dan seorang temannya yang mantan pengecer koran. Ketika Oktober 2002, saya bertemu kembali dengannya, ia adalah pemimpin sebuah jaringan usaha berskala global,” kata Eep di buku terbitan Giliran Timur pada 2003 itu.

Perubahan pola pikir dan berpakaian Halilintar terjadi setelah ia berguru pada Syeikh Ashaari Muhammad At Tamimi, atau Abuya Ashaari, di Malaysia.

Sejak berguru pada Abuya pula, putra kelahiran Dumai, Riau itu mendapat nama baru menjadi Halilintar Muhammad Jundullah.

“Perubahannya yang penting bagi saya bukanlah perubahan gaya berpakaiannya (memakai gamis, membelitkan sorban di lingkar kepala), melainkan caranya bertutur dan topik-topik yang ia pilih dalam pembicaraan,” tutur Eep.

Syekh Ashaari atau Abuya--panggilannya, adalah pendiri dan pemimpin Darul Arqam, sebuah organisasi keagamaan Islam yang berbasis di Malaysia.
Anofial pun sempat menjadi salah satu pengikut.

Pengakuan Halilintar sebagai tokoh Darul Arqam juga tercantum dalam buku "Jejak Hizbut Tahrir Indonesia" karya Pusat Data dan Analisa TEMPO.

Halilintar bergabung dengan organisasi ini pada 1989 dan menjabat sebagai pimpinan Darul Arqam kawasan Jakarta dan Bogor.

Bagi sebagian orang, Darul Arqam memang organisasi yang tidak asing.

Berpusat di Malaysia, sejak 1968, Abuya Ashaari menjaring lebih dari 100 ribu orang untuk bergabung dan tersebar di ASEAN, termasuk Indonesia.

Gerakannya berfokus pada banyak sektor, khususnya ekonomi.

Intinya, Darul Arqam menganjurkan jemaahnya untuk berbisnis sesuai syariat demi mensucikan diri kepada Tuhan dengan menyumbangkan harta.

Namun besarnya modal dan banyaknya keanggotaan Darul Arqam membuat pemerintah Malaysia menaruh curiga pada gerakan ini, baik secara akidah maupun kendaraan politik dan kekuasaan.

Mengutip tulisan Abdul Rahman Haji Abdullah dalam "Pemikiran Islam di Malaysia: sejarah dan aliran", sumber pokok penggerak Darul Arqam adalah semangat jihad atau pengorbanan jiwa dan harta di kalangan anggota atau pengikutnya.

Mereka yang memiliki penghasilan tetap harus bersedia dipotong gaji hingga 10 persen setiap bulan, bahkan lebih.

Tujuan ajarannya: Melalui proses pendidikan hati atau jiwa sufi, lahir sifat-sifat dermawan di kalangan mereka, sehingga orang-orang kaya menjadi 'bank' bagi yang memerlukan.

Dalam perjalanannya, ajaran Darul Arqam dianggap menyimpang lantaran Abuya Ashaari mengakui dirinya merupakan Bani Tamim, atau pendamping Imam Mahdi.

Di beberapa sumber sekunder, Abuya mengaku pernah berdialog dengan Nabi Muhammad SAW.

Ia meyakini gurunya, Syeikh Syuhaimi --yang sudah wafat asal Wonosobo, adalah Imam Mahdi, dan Ashaari adalah penerus Syuhaimi.

Darul Arqam juga dituding sempat menyiapkan dan melatih 300 pasukan berani mati di Thailand.

Atas dasar inilah, organisasi Darul Arqam resmi dilarang oleh Malaysia pada 1994, selain bertentangan dengan akidah ahli sunnah wal jamaah.

Abuya Ashaari sempat ditahan setahun, lalu berganti status menjadi tahanan rumah, pindah ke Pulau Labuan hingga akhirnya bebas murni pada 2004.

Tahun 2002, Halilintar sudah mengemban jabatan tinggi; Komisaris Utama PT Cahaya Timur (perusahaan bidang rekaman kaset dan perdagangan), Komisaris Utama PT Qatrunada (travel), Chairman Hawariyun Group of Companies, dan Direktur International Rufaqa Corporation yang berpusat di Malaysia.

Dua perusahaan terakhir yang disebut merupakan 'wajah baru' Darul Arqam.

Berbeda dengan Darul Arqam yang berkonsep organisasi keagamaan serta memiliki jemaah, Hawariyun dan Rufaqa adalah perusahaan yang memang fokus pada ranah bisnis dan dakwah.

Sehingga, pegawai diklaim mendapat timbal-balik upah.

"Dan jangan khawatir, Darul Arqam tak akan berdiri lagi," tuturnya.

Halilintar kian merambah bisnis di segala bidang; sekolah, klinik bersalin, toko obat, puluhan outlet, studio rekaman, super market, ekspor-impor, restoran, peternakan, konsultan SDM, event organizer, kafe, desain & kontraktor, bisnis entertsainment, salon, industri rekaman, travel dan berbagai bisnis skala global.

Mereka menjalankan bisnis dengan tiga strategi: Bisnis Fardhu Kifayah (produk wajib yang dibutuhkan masyarakat), Bisnis Komersil, Bisnis Strategis.

Cakupannya tak tanggung-tanggung, dari Australia, Jerman, hingga Prancis.

Di dalam negeri, Halilintar melebarkan bisnis di segala sektor.

Di bidang kebudayaan, misalnya, Halilintar mendirikan grup nasyid Qatrunada dan melahirkan album rekaman.

Di bidang pendidikan, ia membangun Sekolah Cinta Tuhan, murid tak dikenakan ilmu, guru pun tidak digaji.

"Setiap gurunya pula bukan diberi insentif dengan iming-imingan gaji yang tinggi, melainkan dibawa untuk sama-sama berjuang memerankan tugas seorang duta Tuhan di bidang pendidikan, sehingga tertonjollah keindahan pengalaman syariat Tuhan di bidang pendidikan," tutur Taufik. 

S: grid.id


Name

Berita,22045,H,151,HUMOR,7,Internasional,226,Kesehatan,26,Nasional,21841,News,1309,OPINI,80,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Pantas Takut Pulang ke Indonesia dan Kini Kabur dari Malaysia, Terungkap Masa Lalu Ayah Gen Halilintar Terlibat Organisasi Terlarang!
Pantas Takut Pulang ke Indonesia dan Kini Kabur dari Malaysia, Terungkap Masa Lalu Ayah Gen Halilintar Terlibat Organisasi Terlarang!
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEisNFtHQ7-f6oo8Qp1xCAiPkA8Uo5UTqEf26rW7W_wayG8cfZJOd8ICl0wHyUFRfH3H9ptqBOEAZkmLkAiOIWjnUHTtNjtcqHg7Q7eWFpnmJefAVuOMopkVm9lOPdh3w6OVhDzEQMOUFkx9wuNqsC8l0yrxDEPyctTOh62QswRLCtU7fjFQ5BJLXp9Q=w640-h360
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEisNFtHQ7-f6oo8Qp1xCAiPkA8Uo5UTqEf26rW7W_wayG8cfZJOd8ICl0wHyUFRfH3H9ptqBOEAZkmLkAiOIWjnUHTtNjtcqHg7Q7eWFpnmJefAVuOMopkVm9lOPdh3w6OVhDzEQMOUFkx9wuNqsC8l0yrxDEPyctTOh62QswRLCtU7fjFQ5BJLXp9Q=s72-w640-c-h360
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2022/03/pantas-takut-pulang-ke-indonesia-dan.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2022/03/pantas-takut-pulang-ke-indonesia-dan.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy