$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

China Murka KRI Imam Bonjol Tembaki Kapalnya, Senjata Mematikan Ini Rupanya Ada di Armada Parchim Class TNI AL

INDONESIAKININEWS.COM -  Berani usir hingga tantang duel kapal China di Natuna, KRI Imam Bonjol 383 milik TNI AL rupanya bukan kapal sembara...



INDONESIAKININEWS.COM - Berani usir hingga tantang duel kapal China di Natuna, KRI Imam Bonjol 383 milik TNI AL rupanya bukan kapal sembarangan.

Pada tahun 2016 silam, KRI Imam Bonjol 383 TNI AL bahkan tak segan menembaki kapal China yang nyelonong masuk ke Natuna.

Insiden penembakan KRI Imam Bonjol 383 milik TNI AL terhadap 12 kapal China di Natuna ini terjadi pada pertengahan bulan Juni 2016.

Kala itu, kapal-kapal China ngeyel dan tak menggubrik peringatan yang sudah diberikan awak KRI Imam Bonjol 383 TNI AL di Natuna.

Mirisnya, insiden yang berakhir protes dan kemurkaan dari China itu nyaris kembali terulang di bulan yang sama di tahun 2022.

Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari akun Instagram resmi TNI AL @tni_angkatan_laut yang mengunggah sebuah video detik-detik pengusiran kapal coast guard China pada 3 Juni 2022.

"Anjungan, juru radar melaporkan, kontak radar kapal coast guard China jarak 6 way 5 mil, baringan 080, posisi kapal mengapung," ujar juru radar KRI Imam Bonjol 383 TNI AL dalam video yang diunggah.

Tak lama anggota TNI AL lainnya memberikan peringatan kepada kapal coast guard China menggunakan bahasa Inggris untuk meninggalkan laut Natuna yang merupakan ZEE Indonesia.

"Dalam menjaga kedaulatan laut Nusantara, KRI Imam Bonjol 383 melaksanakan hailing contact terhadap kapal China Coast Guard Haijing 5202 dan Kingwu 5206 yang telah memasuki Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia di perairan Laut Natuna.

Dalam komunikasi ini, personel KRI Imam Bonjol 383 meminta kapal China, coast guard tersebut untuk segera meninggalkan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia," ujar narator dalam video yang diunggah TNI AL.

Berani mati bela NKRI di Natuna, KRI Imam Bonjol 383 TNI AL bukan kapal sembarangan.

Dikutip Zonajakarta.com dari Antara, KRI Imam Bonjol 383 milik TNI AL merupakan korvet kelas Parchim buatan Jerman Timur.

Dalam laporan russianships.info kapal kelas Parchim memiliki spesifikasi dengan perpindahan antara 865 hingga 935 ton.

Soal ukuran kapal kelas Parchim memiliki dimensi panjang sekitar 75,3 meter dengan balok 9,78 meter dan bagan 2,65 meter.

Kecepatan yang bisa diraih oleh kapal kelas Parchim sekitar 24,5 knot dengan lingkup jangkauan hingga 2.500 mil.

Sumber juga menuturkan bila kapal kelas Parchim memiliki dapur pacu berupa Diesel M-504A-3 3x4750 hp.

Kemudian juga ada 3 baling-baling pitch tetap, generator diesel 1x500 kW, generator diesel 2x200 kW.

Soal persenjataan, dijelaskan bila kapal kelas Parchim ini memiliki persenjataan berupa 1x1 76 mm AK-176M - 300 putaran.

Kemudian juga ada pengendalian kebakaran MR-123 Vympel 1x6 30 mm AK-630M - 3000 putaran.

Selanjutnya dilengkapi dengan 2x2 tabung torpedo 533 mm (4 torpedo).

2x12 RBU-6000 Smerch-2 (96 RGB-60).

Sistem kontrol kebakaran Burya 2x4 MTU-4U 9K32M Strela-2M SAM peluncur sistem (16 rudal 9M32M) atau 9K34 Strela-3 (16 rudal 9M36) 10 muatan kedalaman BB-1.

Teknologi elektronik yang ada pada kapal kelas Parchim yakni radar pencarian udara/permukaan MR-352 Pozitiv.

Kemudian ada Bizan-4B ECM, MR-212/201-3 Radar navigasi Vaygach, MGK-335MS Platina-MS sonar, MG-349 Rosy-Ksonar, MG-35 Shtil-2 stasiun komunikasi bawah air PK-16 sistem dispenser umpan yang ditularkan melalui kapal (2 peluncur KL-101) – AZ-TST-60, AZ-TSP-60UM (dari tahun 1991), AZ-TSTM-60U (dari tahun 1994) putaran.

Parchim class TNI AL memiliki salah satu senjata canggih dan sudah diakui dunia.

Dan senjata di Parchim class TNI AL tersebut adalah RBU 6000.

Mengutip weaponsystems.net, RBU-6000 sendiri adalah persenjataan anti kapal selam yang berupa roket.

RBU-6000 berguna untuk membombardir titik yang diduga ada kapal selam.

Bahkan pesisir juga bisa di bom oleh sistem RBU-6000 dengan cepat.

Fungsi RBU-6000 dapat dioperasikan di berbagai pertempuran anti kapal selam dan pertempuran dukungan pendaratan amfibi.

Dalam 1 sistem RBU-6000 terdapat 12 roket yang siap dan sudah terisi penuh.

12 roket RBU-6000 tersebut juga terintegrasi dengan sonar suite canggih.

Nantinya RBU-6000 disinkronkan dengan titik yang dituju agar lebih presisi memudahkan melacak target.

Jika target sudah ditemukan maka RBU-6000 akan langsung menghujani target dengan roket.

Roket RBU-6000 dapat meledak dalam air dan merusak kapal selam.

Sehingga RBU-6000 cocok digunakan dalam pertempuran anti kapal selam.

Terutama di perairan dangkal yang menjadi spesialisasi RBU-6000.

Teknologi roket dari RBU-6000 bisa meledak hingga kedalaman 5 km.

Daya tembak RBU-6000 bisa mencapai jarak 5.8 km.

Dan minimum RBU-6000 bisa mencapai jarak 300 meter dari posisi.

Walaupun berdaya tembak dekat tetapi jika dalam misi buru kapal selam maka RBU-6000 adalah jagonya.

Dan sampai saat ini RBU-6000 sudah banyak dipakai oleh banyak negara.

Salah satunya Indonesia masih memakai RBU-6000 sebagai spesilaisai anti kapal selam.

Ada informasi juga jika RBU-6000 bisa mengatasi ancaman infiltrasi bawah air.

Terutama pasukan khusus yang ingin melakukan sabotase bisa dicegah dengan RBU-6000.

Untuk itu RBU-6000 menjadi senjata yang berkualitas teknologi canggih di kelasnya.

Dan bersyukur Indonesia masih memiliki RBU-6000 yang masih aktif di Parchim class TNI AL.

s; pikiran-rakyat.com


Name

Berita,22584,H,151,HUMOR,7,Internasional,387,Kesehatan,29,Nasional,22217,News,1357,OPINI,80,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: China Murka KRI Imam Bonjol Tembaki Kapalnya, Senjata Mematikan Ini Rupanya Ada di Armada Parchim Class TNI AL
China Murka KRI Imam Bonjol Tembaki Kapalnya, Senjata Mematikan Ini Rupanya Ada di Armada Parchim Class TNI AL
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL5lY3xIBhR5Cjs8XxBbIYhq7tWbXTXNqjWGL4Yd4AtEWtOtlUsl9Aydx2B5y5BGsX1O1zWysaXcB2mjDKlu9_ZMyzWakNbVuTsF7M7Zxg7dt_JBXejBEdKrSJ92wGUR1UP0cEAml1YUN8bYlDOiWDXl0dE3DCsHBvWJKU3O2POxfd27oGV7Fy-MPZ2g/w640-h360/d1d38b6b745f485a3752d23eaae5f276.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL5lY3xIBhR5Cjs8XxBbIYhq7tWbXTXNqjWGL4Yd4AtEWtOtlUsl9Aydx2B5y5BGsX1O1zWysaXcB2mjDKlu9_ZMyzWakNbVuTsF7M7Zxg7dt_JBXejBEdKrSJ92wGUR1UP0cEAml1YUN8bYlDOiWDXl0dE3DCsHBvWJKU3O2POxfd27oGV7Fy-MPZ2g/s72-w640-c-h360/d1d38b6b745f485a3752d23eaae5f276.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2022/06/china-murka-kri-imam-bonjol-tembaki.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2022/06/china-murka-kri-imam-bonjol-tembaki.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy