$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Hendak Dikudeta Umat Katolik USA, Ini Respon Tak Terduga Paus Fransiskus

foto: voaindonesia.com  INDONESIAKININEWS.COM -  Paus Fransiskus, pemimpin Vatikan, tidak marah ketika disodori daftar panjang tuduhan ...

Paus Fransiskus dalam pertemuan antaragama di Maxaquene Pavilion, Maputo, Mozambik, 5 September 2019.
foto: voaindonesia.com 

INDONESIAKININEWS.COM - Paus Fransiskus, pemimpin Vatikan, tidak marah ketika disodori daftar panjang tuduhan miring terhadapnya dari umat Katolik Amerika Serikat (AS) ketika ia terbang dari Roma ke Mozambik. Dia justru merasa terhormat diserang oleh mereka.

Tuduhan-tuduhan miring yang menyerang Paus Fransiskus itu muncul dalam buku "How America Wanted to Change the Pope (Bagimana Amerika Ingin Mengganti Paus)". Buku itu mengeksplorasi upaya oposisi Katolik konservatif di AS untuk meluncurkan kudeta terhadap Paus Fransikus atau Paus Francis.

Salinan buku itu diberikan kepada Paus oleh sang penulis Nicolas Seneze, seorang jurnalis dari surat kabar Katolik Prancis La Croix, yang berada di atas pesawat kepausan pada hari Rabu.

"Bagi saya itu suatu kehormatan bahwa orang Amerika menyerang saya," kata Paus yang bergurau ketika dia menerima buku itu. Dia bercanda bahwa buku tentang kritik terhadapnya akan menjadi kejutan besar.

Tetapi, juru bicara Vatikan Matteo Bruni berusaha untuk mengurangi ketegangan. Dia mengklarifikasi bahwa komentar Paus Francis dibuat secara informal.

"(Paus) Francis selalu menganggap itu suatu kehormatan untuk dikritik, terutama ketika itu berasal dari suara otoritatif atau, seperti dalam kasus ini, sebuah bangsa yang penting," katanya, seperti dikutip Russia Today, Kamis (5/9/2019).

Terlahir dengan nama asli Jorge Mario Bergoglio, Francis telah mendapatkan reputasi sebagai paus yang lebih "liberal", dibandingkan dengan pendahulunya, John Paul II dan Benediktus XVI.

Hal itu menimbulkan kritik dari beberapa pejabat gereja dan kelompok pemikir sayap kanan. Buku Seneze menggambarkan, antara lain, bagaimana seorang mantan utusan kepausan untuk AS, Uskup Agung Carlo Vigano—telah menulis surat yang dipublikasikan tahun lalu—menyerukan agar Francis mengundurkan diri karena diduga menangani skandal pelecehan seksual Gereja Katolik.

sumber: internasional.sindonews.com


Name

Berita,3812,HUMOR,1,Internasional,53,Nasional,3802,News,50,OPINI,47,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Hendak Dikudeta Umat Katolik USA, Ini Respon Tak Terduga Paus Fransiskus
Hendak Dikudeta Umat Katolik USA, Ini Respon Tak Terduga Paus Fransiskus
https://gdb.voanews.com/E31ED847-2E70-445D-86DA-5B6DDE355CC1_cx0_cy7_cw0_w1023_r1_s.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2019/09/hendak-dikudeta-umat-katolik-usa-ini.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2019/09/hendak-dikudeta-umat-katolik-usa-ini.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy