$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Massa Pro-Anies: Kinerja Anies yang Pantas Kita Sebut Good Bener, Ada Presiden yang Kinerjanya Setingkat Lurah

Foto: Republika INDONESIAKININEWS.COM -  Seorang massa pendukung Anies Baswedan menyebut Gubernur DKI Jakarta itu sebagai aset nasional...

Massa pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkumpul dan berorasi di depan Balai Kota Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).
Foto: Republika

INDONESIAKININEWS.COM - Seorang massa pendukung Anies Baswedan menyebut Gubernur DKI Jakarta itu sebagai aset nasional.

Hal itu disampaikan oleh orator bernama Abu Jibril.

Jibril menilai Anies Baswedan tidak boleh hanya menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Namun, harus direlakan untuk menjadi aset nasional.

"Saya ingatkan kepada hater bahwa Anies Baswedan adalah aset nasional."

"Kami perjuangkan beliau menang dan akan menjaga."

"Jangan berpikir Anies adalah aset DKI, tidak."

"Hendaklah direlakan beliau jadi aset nasional bukan lagi aset DKI," ujar Jibril di depan Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Menurut Jibril yang mengenakan pakaian serba putih, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut sangatlah berpotensi menjadi Presiden Indonesia.

Pria paruh baya tersebut juga membandingkan kinerja Anies Baswedan dengan Presiden.

Namun, Jibril tak menyebut siapa Presiden yang ia maksud.

"Beliau sangat potensi sebagai RI 1. Kegiatan kita kawal Anies yang kinerja luar biasa pantas kita sebut good bener Indonesia."

"Yang maaf aja, ada Presiden yang kinerja mungkin setingkat lurah, kita tidak sebut Presiden mana," paparnya.

Salah satu anggota Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Muhammad Rifki alias Eki Pitung, juga ikut berorasi.

Awalnya orasi Eki menyinggung Abu Janda dan Dewi Tanjung dari massa kontra, hanya berani di media sosial.

Sebab, saat itu kedua orang tersebut belum hadir untuk berdemonstrasi.

Eki sendiri sempat mengajak massa pro menyoraki ketidakberanian dua sosok tersebut hadir demonstrasi.

"Abu Janda dan Dewi Tanjung hanya berani di media sosial. Ayo soraki... Aaaaa...," ujar Eki, di atas mobil komando, Selasa (14/1/2020).

Pria yang mengenakan kacamata dan peci tersebut juga menegaskan pihaknya akan melawan siapa pun yang berani menantang Anies Baswedan.

Menurutnya, musibah banjir sudah selesai, hingga lumpur sudah diatasi oleh Pemprov DKI bersama Anies Baswedan.

Eki kemudian menyinggung aksi demontrasi ini seolah berusaha mengalihkan isu besar saat ini, yakni kasus dugaan korupsi Jiwasraya hingga Asabri.

"Kalau ada yang ngaco-ngaco ke gubernur kita, kita lawan."

"Banjir itu sudah selesai, lumpur sudah enggak ada, kenapa masih ganggu saja," kata dia.

"Yang belum kelar itu Jiwasraya. Jangan pengalihan isu, masih ada BLBI, ada Asabri."

"Kenapa Anies diganggu, digoyang-goyang? Takut kali dia jadi Presiden," imbuh Eki.

Setelahnya, Eki Pitung mengajak massa pro untuk meneriakkan bahwa Anies adalah Gubernur Indonesia.

"Anies Rasyid Baswedan Gubernur....," teriak Eki kepada massa.

"Indonesia....," teriak massa membalas Eki.

Sementara, pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda, mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Ibu Kota beberapa waktu lalu.

Pernyataan ini diutarakan Abu Janda saat mengikuti aksi unjuk rasa menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera mundur dari jabatannya.

Mulanya, ia menegaskan warga DKI sejatinya tidak menginginkan upaya yang disebutnya sebagai pencitraan, yakni keterlibatan Anies Baswedan bekerja bakti membersihkan sisa banjir.

Warga Jakarta, lanjut dia, menginginkan agar program normalisasi gubernur sebelumnya, yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, agar diteruskan di masa kepemimpinan Anies Baswedan.

"Yang diinginkan warga DKI bukan pencitraan kerja bakti, yang diinginkan warga DKI adalah kerjaan Pak Ahok diteruskan."

"Saat itu Pak Ahok ini kan diberikan tugas Presiden RI untuk melakukan normalisasi," katanya seusai berorasi di patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Normalisasi, katanya, berarti melebarkan sungai.

Dan melebarkan sungai konsekuensinya harus menggusur warga yang tinggal di bantaran sungai atau perumahan liar.

Abu Janda menduga Anies Baswedan tidak melakukan normalisasi sungai, karena sedang melakukan pencitraan untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

"Kenapa dia tidak lakukan itu? Kalau dia lakukan itu dia akan dihajar habis, bahkan mungkin sama pendukungnya sekaligus."

"Dia juga takut kalau dia bakal kehilangan dukungan dari pendukungnya kalau itu dilakukan."

"Jadi normalisasi selama dua tahun Pak Anies menjabat itu tidak dilakukan," tegasnya.

Abu Janda menilai, apabila Anies Baswedan meneruskan normalisasi sungai yang telah dijalankan Ahok, tentunya banjir di Jakarta tidak akan separah tahun ini.

"Makanya banjir bisa seperti ini, mungkin kalau dilakukan, diteruskan programnya Pak Ahok, mungkin tidak akan separah ini."

"Itu yang kita tahu, seperti itu," ucapnya.

Politikus PDIP Dewi Tanjung juga mengikuti aksi unjuk rasa (unras) massa Jakarta Bergerak.

Massa menuntut Anies Baswedan segera mundur dari jabatannya karena gagal menanggulangi banjir.

Dalam orasinya, Dewi Tanjung beberapa kali menyinggung pandangan Anies Baswedan terkait ucapannya yang menyebut "air hujan turun ke bawah."

Dengan lantang, Dewi Tanjung meminta tanggung jawab Anies Baswedan terkait janji politiknya dalam penanganan banjir.

"Jakarta bebas macet, Jakarta bebas macet, dia menjanjikan kolam, ternyata kita (warga DKI Jakarta) kelelep," ujarnya dalam orasi di patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Ia juga menuntut Gubernur Anies Baswedan segera mundur dari jabatannya.

Menurutnya, pemimpin yang tidak amanah dengan program yang dikampanyekan Anies Baswedan ketika mengikuti kontestasi Pilgub DKI Jakarta, harus segera mundur.

"Turunkan Anies. Pemimpin yang tidak amanah harus mundur. Sebentar lagi dia harus mundur, karena dia tidak bisa memegang janjinya saat kampanye," desaknya.

"Anies Baswedan hanya bisa mengumbar janji. Baiknya bapak menjadi pujangga saja, jangan gubernur," imbuhnya.

"Karena kami menganggap kinerja Anies tidak bagus, terlalu banyak menyalahkan orang lain, selalu cuci tangan," papar Dewi Tanjung.

Ia mengungkapkan, massa aksi Jakarta Bergerak merupakan gabungan masyarakat Jakarta yang alami kebanjiran akibat kinerja Anies Baswedan yang buruk.

Ia pun menegaskan, apabila Anies Baswedan tak ingin mundur dari jabatannya, maka masyarakat DKI Jakarta yang akan memaksanya turun dari kursi gubernur.

Menurutnya, hal tersebut tidaklah berat untuk dilakukan.

"Tidak ada yang berat, Presiden saja bisa lengser, Soeharto saja lengser karena masyarakat meminta, apalagi gubernur," cetusnya.

Dewi Tanjung juga menyatakan pihaknya tidak ingin beraudiensi dengan Anies Baswedan.

Ia menegaskan hanya ingin bertemu dengan Mendagri Tito Karnavian, DPRD DKI Jakarta, dan Presiden Jokowi.

Alasannya, pihaknya ingin meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera diturunkan dari jabatannya.

"Kita tidak pengin diterima gubernur. Tapi kita ingin diterima DPRD, Mendagri, dan Presiden untuk meminta Anies dicopot," terangnya.

Perihal aksi unjuk rasa di patung kuda Arjuna Wiwaha, Dewi Tanjung menegaskan tujuannya agar Anies Baswedan tahu warga Jakarta sudah bosan dengan janji-janjinya sebagai gubernur.

"Pokoknya hari ini Anies tahu rakyat bosan dan jengah sama dia."

"Rakyat kalau sudah bergerak apa pun terjadi, apalagi dibantu Allah," tegasnya. 

S. Tribunnews


Name

Berita,5856,HUMOR,1,Internasional,104,Nasional,5796,News,54,OPINI,73,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Massa Pro-Anies: Kinerja Anies yang Pantas Kita Sebut Good Bener, Ada Presiden yang Kinerjanya Setingkat Lurah
Massa Pro-Anies: Kinerja Anies yang Pantas Kita Sebut Good Bener, Ada Presiden yang Kinerjanya Setingkat Lurah
https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/massa-pendukung-gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-berkumpul-dan-_200114154046-790.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2020/01/massa-pro-anies-kinerja-anies-yang.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2020/01/massa-pro-anies-kinerja-anies-yang.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy