$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

KISAH Adian Napitupulu Saat Ikut Aksi Demo Lengserkan Soeharto, Ungkap Sumber Dana Mahasiswa

INDONESIAKININEWS.COM -  Aksi demo besar-besaran dilakukan oleh ribuan mahasiswa untuk melengserkan Soeharto pada Mei 1998. Saat itu mahasis...



INDONESIAKININEWS.COM - Aksi demo besar-besaran dilakukan oleh ribuan mahasiswa untuk melengserkan Soeharto pada Mei 1998.

Saat itu mahasiswa berhasil menduduki gedung DPR/MPR.

Demonstrasi tersebut menjadi salah satu pemicu berakhirnya era Orde Baru.

Presiden Soeharto akhirnya mundur dari jabatanya.
 
Soeharto membacakan pidato pengunduran dirinya pada tanggal 21 Mei 1998.

Foto: Aksi demonstrasi mahasiswa pada Mei 1998.
Tampuk kekuasaan yang sudah diemban selama 32 tahun pun berpindah tangan.

Tugas sebagai Presiden pun dilanjutkan oleh BJ Habibie menggantikan Soeharto.

Salah satu aktifis mahasiswa pada peristiwa bersejarah tersebut yaitu Adian Yunus Yusak Napitupulu.

Beberapa waktu lalu, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mengenang peristiwa 23 tahun silam tersebut.

Adian Napitupulu mengungkapkan bahwa gerakan mahasiswa saat itu bersifat sukarela.

Ia mengatakan bahwa saat itu para mahasiswa yang melancarkan aksi tidak memiliki uang untuk membiayai gerakan mereka.

Menurutnya mahasiswa bekerja keras, termasuk mengamen, untuk mengumpulkan uang.

Hal tersebut dilakukan untuk mencetak selebaran dan membeli kertas.

"Gerakan kita itu dibiayai dari apa? Ngamen, dan ngecrek di mobil sambil bikin selebaran," tutur Adian saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/5/2016).

Adian Napitupulu mengakui hasil dari mengamen lumayan besar

Sebagai contoh, istrinya, yang saat itu juga salah satu mahasiswi yang ikut melancarkan aksi, mengamen hingga mendapatkan uang Rp 2 juta.

Angka tersebut terbilang cukup besar.

Jumlah itu mereka dapatkan karena banyak masyarakat yang berpihak kepada para mahasiswa demonstran.

Masyarakat menghendaki perubahan sehingga mendukung penuh aksi yang dilancarkan Adian dan ribuan rekannya.

Adian mengisahkan, bahkan ada seorang ibu paruh baya yang mendermakan cincin lima gramnya untuk membantu para mahasiswa demonstran.

Adian Napitupulu menilai kehidupan gerakan mahasiswa saat itu sangat ironis.

Sebab, para mahasiswa juga kekurangan uang untuk hidup sehari-hari sepanjang Mei 1998 itu.

Tak hanya itu, untuk menyambung hidup, pagar kampus pun menjadi sasaran, dipereteli untuk ditukar dengan uang.

"Saking enggak punya duit, kami pernah kiloin pagar kampus. Rektornya marah-marah," tutur Adian sambil tertawa.

"Kami kiloin ke tukang besi tua. Ya kami lapar. Pagar perumahan dosen juga kena," kata dia.

Adian juga mengungkapkan bahwa saat itu dirinya yang berkuliah di Universitas Kristen Indonesia (UKI) mesti menumpang bus dari pos UKI di Cawang menuju tempat melancarkan aksi.

oleh karena itu, ia pun membantah jika ada ada pihak yang menyebut para mahasiswa tersebut banyak uang.

"Orang bilang banyak duit. Enggak ada. Siapa yang biayai? Pada 18 Mei itu ya kami, air mineral, satu gelas berdua. Serak-serak kami enggak ada minuman," ucapnya.

Adian mengungkapkan selepas 18 Mei 1998, para mahasiswa demonstran tak lagi kelaparan.

Bantuan mulai berdatangan dari banyak pihak.

Adian menilai semua pihak berlomba ingin berebut peran kesejarahan seusai Soeharto jatuh.

Pada momen tersebut, pangan berlimpah.

Mahasiswa yang biasa menyantap masakan rumahan di Warung Tegal, pasca-jatuhnya Soeharto, dipasok banyak makanan, termasuk makanan cepat saji.

Adian menuturkan, para mahasiswa akhirnya mengenal roti dengan bungkus bertuliskan "bakery" serta roti-roti berisi daging di kala sebelumnya mereka hanya menyantap roti dengan taburan gula.

Kiriman nasi bungkus juga terus berdatangan, sekalipun para mahasiswa tak memintanya.

Saking banyaknya gelontoran pangan, mereka pun sampai sakit perut.

"Makanan yang tidak pernah kami makan, di sana banyak. Kami kan spesialisasi warteg," kata dia.

Tak hanya bantuan pangan, bantuan sandang juga banyak dikirim oleh masyarakat.

"Pakaian dari celana dalam sampai piyama dikasih. Enggak ngerti maksudnya," ujarnya sambil tertawa.

Bantuan pangan dan sandang hasil kiriman banyak pihak tersebut akhirnya dibagikan kepada masyarakat oleh para mahasiswa demonstran.

"Setiap sore, kami keliling dengan mobil kampus dan mobil pribadi mahasiswa, bagikan ke mana-mana karena kelebihan," tutur Adian.


 

S: Tribun Manado


Name

Berita,17439,H,110,HUMOR,7,Internasional,159,Kesehatan,13,Nasional,17309,News,705,OPINI,76,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: KISAH Adian Napitupulu Saat Ikut Aksi Demo Lengserkan Soeharto, Ungkap Sumber Dana Mahasiswa
KISAH Adian Napitupulu Saat Ikut Aksi Demo Lengserkan Soeharto, Ungkap Sumber Dana Mahasiswa
https://1.bp.blogspot.com/-ac6vdCL2_9g/YKj8WWRKPII/AAAAAAAAN6E/9Bt5Wz38Z7ID9NQR_2EN24oEmwHhNMwoQCLcBGAsYHQ/w640-h350/Screenshot_2021-05-22-19-41-21-80.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ac6vdCL2_9g/YKj8WWRKPII/AAAAAAAAN6E/9Bt5Wz38Z7ID9NQR_2EN24oEmwHhNMwoQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h350/Screenshot_2021-05-22-19-41-21-80.jpg
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2021/05/kisah-adian-napitupulu-saat-ikut-aksi.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2021/05/kisah-adian-napitupulu-saat-ikut-aksi.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy