$type=slider$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=5$show=home

Atur Uang Suap Bupati Paser Penajam Utara, Foto Tampang Nur Afifah Balgis Digeruduk, Nama AHY Ikut Diseret

INDONESIAKININEWS.COM -  Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi t...



INDONESIAKININEWS.COM - Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan atau OTT. Abdul Gafur dicokok di sebuah mal di Jakarta Selatan pada Rabu (12/1/2022). 

Ikut diamankan dalam OTT, seorang wanita muda bernama Nur Afifah Balgis yang diketahui menjabat sebagai Bendahara Umum Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Balikpapan. 

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata membeberkan kronologi penangkapan Abdul Gafur yang tercatat sebagai kader Partai Demokrat tersebut.

Menurut Alex, penangkapan itu bermula saat KPK mendapat informasi dari masyarakat soal adanya dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara terkait proyek dan izin usaha di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Berdasarkan laporan tadi, tim KPK bergerak dan berpencar ke sejumlah lokasi di Jakarta dan Kalimantan Timur.

Ketika itu, KPK mengetahui Abdul diduga telah mengirimkan orang kepercayaannya bernama Nis Puhadi alias Ipuh di sekitaran Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

Nis diduga mau mengambil uang yang sudah dikumpulkan dari beberapa kontraktor untuk pengadaan barang dan jasa.

Alex lalu menjelaskan, "Nis Puhadi sebagai salah satu orang kepercayaannya melakukan pengumpulan sejumlah uang dari beberapa kontraktor, melalui MI (Plt Sekda Penajam Paser Utara Muliadi), JM (Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Penajam Paser Utara Jusman), dan staf di Dinas PUPR Kabupaten Penajam Paser Utara."

Adapun uang yang berhasil dikumpulkan sekitar Rp950 juta dalam bentuk tunai. Uang itu langsung dibawa ke rumah Abdul Gafur yang ada di Jakarta Barat setelah sampai ke tangan dari Nis Puhadi.

Setibanya di Jakarta, Nis Puhadi disambut dengan orang kepercayaan Abdul Gafur lainnya, yakni Rizky untuk mengantarkan menuju rumah Abdul Gafur.

Selanjutnya, Abdul mengajak Nis dan Bendahara Umum Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis ke salah satu mall di Jakarta dengan membawa uang yang dimaksud.

Atas perintah Abdul Gafur, Nur Afifa bahkan sempat menambahkan yang Rp50 juta agar nominalnya genap Rp1 miliar.

"Sehingga uang terkumpul sejumlah Rp1 Miliar dan dimasukkan ke dalam tas koper yang sudah disiapkan oleh NAB (Nur Afifah Balqis)," tutur Alex.

Kendati demikian, Alex tidak memerinci alasan ketiganya dalam membawa uang sebesar Rp1 miliar ke sebuah mall di Jakarta.

Sebelum bergegas meninggalkan mall, tepatnya berada di lobby, tim dari KPK yang bergerak di Jakarta langsung menangkap mereka.

Dalam penangkapan ini, KPK juga menemukan uang Rp 447 juta di rekening milik Nur Afifa Balgis yang juga tercatat sebagai anggota tim pemenangan Abdul Gafur dalam pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur. Uang tadi juga diduga milik Abdul dari beberapa rekanan.

Bersamaan dengan itu, Tim KPK juga turut mengamankan beberapa pihak di Jakarta, yaitu Muliadi, Welly, dan Achmad Zuhdi. Sedangkan tim KPK yang berada diwilayah Kalimantan Timur mengamankan Supriadi, Asdar, Jusman dan Edi Hasmoro.

Nur Afifah Balgis kini ikut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud. 

Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan itu juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Penetapan tersangka ini setelah Abdul Gafur Mas'ud terjaring OTT KPK pada Rabu (13/1/2022) malam.

Abdul Gafur ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap pengadaan barang dan jasa proyek pembangunan jalan di Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2021-2022. Selain Bupati Penajam Paser Utara, KPK juga menetapkan 5 tersangka lainnya.

Di antaranya ada Bendahara DPC Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balgis. Berdasarkan keterangan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Nur Afifah Balgis berperan menyimpan uang suap yang diterima Abdul Gafur Mas'ud.

"Tersangka AGM diduga bersama tersangka NAB, menerima dan menyimpan serta mengelola uang-uang yang diterimanya dari para rekanan didalam rekening bank milik tersangka NAB yang berikutnya dipergunakan untuk keperluan tersangka AGM," kata Alex saat konferensi pers di Gedung Merah Putih, KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/1/2022).

Secara rinci berikut ini 6 orang yang ditetapkan sebagai tersangka:

1) Sebagai pemberi suap adalah Achmad Zuhdi alias Yudi yang merupakan pihak Swasta.

2) Sebagai penerima suap, sebagai berikut :

1. Abdul Gafur Mas'ud, Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara Periode 2018-2023.
2. Mulyadi, Plt Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara;
3. Edi Hasmoro, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara;
4. Jusman, Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara, dan
5. Nur Afifah Balqis Swasta atau Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan

Nur Afifah Balgis diketahui merupakan Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan. Artinya, di Partai Demokrat, Nur Afifah Balgis merupakan anak buah Abdul Gafur lantaran Abdul Gafur menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan.

Kedekatan Abdul Gafur dan Nur Afifah juga terlihat di akun Instagram Nur Afifah Balgis, @nafgis_. Pada 20 Desember lalu, Nur Afifah mengunggah foto saat bersama Abdul Gafur.

Dalam foto itu, Nur Afifah Balgis dan Abdul Gafur berpose di sebuah mobil BMW berpelat nomor B 215 NAH. Foto ini yang membuat Nur Afifah mendapat hujatan dari netizen. Bukan hanya itu, foto tampang wanita muda yang diduga menjadi pengatur uang suap Abdul Gafur ikut digeruduk.

Nur Afifah diketahui baru berusia 24 tahun. Hal itu terungkap dari postingannya sekira 5 bulan lalu, dimana ia mengunggah kue ulang tahun yang bertuliskan Selamat Ulang Tahun Bendahara Umum DPC Demokrat ke-24.

Nur Afifah Balgis juga mengunggah foto kegiatannya di kantor Partai Demokrat. Selebihnya, tak banyak informasi tentang Nur Afifah Balgis.

Penangkapan Abdul Gafur dan Nur Afifah Balgis juga menjadi perhatian, Saiful Huda Ems, Kepala Departemen Komunikasi Partai Demokrat Kubu Moeldoko.  

Dia menuliskan catatan di akun media sosialnya. "Setelah terjadinya perlawanan keras para kader dan pengurus-pengurus daerah Partai Demokrat di beberapa hari yang lalu, terhadap kepemimpinan pusat DPP Partai Demokrat, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dinilainya pengecut dan otoriter, publik tiba-tiba dikejutkan OTT KPK.

Kata Saiful, penangkapan anak buah AHY, yakni Bupati Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas'ud dan Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balgis sudah membuat publik terhenyak. Selain itu saat ini kedua orang tersebut bersama tiga orang lainnya, juga sudah dinyatakan sebagai tersangka oleh KPK.

"Menariknya, ada dugaan kuat bahwa korupsi yang dilakukan oleh para anak buah AHY di Kalimantan Timur itu, digunakan untuk menyetor ke Mafia Cikeas," tulis Saiful. "Sebab sudah menjadi rahasia umum bahwa setiap ada hajatan Partai Demokrat entah itu Musda, Muscab ataupun Pilkada, para kader yang akan ikut berkompetisi menjadi ketua DPD, DPC atau Kepala Daerah, diharuskan menyetor sejumlah uang ke DPP."  

Alexander Marwata, Wakil Ketua KPK, telah memberikan keterangan pers, bahwa sejatinya kepala daerah bukan tidak mungkin akan berafiliasi dengan partai politik. "Kita semua tahu bahwa semua kepala daerah itu terafiliasi dengan Partai Politik, kebetulan AGM ini juga dari Partai Demokrat." Kata Alexander Marwata, Jum'at (14/1/2022).

Kata Alex, "di Kalimantan Timur saat ini sedang ada pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat, dan Abdul Gafur Mas'ud merupakan salah satu kandidatnya". Saiful menyebutkan, berangkat dari informasi inilah KPK selanjutnya akan menelusuri kemana aliran dana korupsi yang dilakukan oleh AGM dan NAB, termasuk kemungkinan dana hasil korupsi mereka berdua bersama tiga orang tersangka lainnya yang mengalir ke DPP Partai Demokrat, masih akan didalami dalam proses penyidikan.

s: grid.id


Name

Berita,22045,H,151,HUMOR,7,Internasional,226,Kesehatan,26,Nasional,21841,News,1309,OPINI,80,Seleb,2,Tekno,1,
ltr
item
IndonesiaKiniNews.com: Atur Uang Suap Bupati Paser Penajam Utara, Foto Tampang Nur Afifah Balgis Digeruduk, Nama AHY Ikut Diseret
Atur Uang Suap Bupati Paser Penajam Utara, Foto Tampang Nur Afifah Balgis Digeruduk, Nama AHY Ikut Diseret
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEheWAGdyMol92qeM5da3eFPjtsGFZZp_6lGTDwA5G3-mXrLUvt7AMSjhCdsMG3T_Mn3Q_Wm4G3XOmtvE_esS2TRzKxM9SS2PskzelaabPlS8ioP2L9tXJ-aFqHrqYGm7U-UJVjSix4OWRcLBH2SdiuViqey4qVzzuesgzB6tB2YoEP4poj9yzsKJDa9Vg=w640-h426
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEheWAGdyMol92qeM5da3eFPjtsGFZZp_6lGTDwA5G3-mXrLUvt7AMSjhCdsMG3T_Mn3Q_Wm4G3XOmtvE_esS2TRzKxM9SS2PskzelaabPlS8ioP2L9tXJ-aFqHrqYGm7U-UJVjSix4OWRcLBH2SdiuViqey4qVzzuesgzB6tB2YoEP4poj9yzsKJDa9Vg=s72-w640-c-h426
IndonesiaKiniNews.com
https://www.indonesiakininews.com/2022/01/atur-uang-suap-bupati-paser-penajam.html
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/
https://www.indonesiakininews.com/2022/01/atur-uang-suap-bupati-paser-penajam.html
true
1493314966655697463
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy